By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Wujudkan Bontang Bersih, Neni Ingin Masyarakat Galakkan Gerakan Bersihkan Sampah di Laut
Birokrasi

Wujudkan Bontang Bersih, Neni Ingin Masyarakat Galakkan Gerakan Bersihkan Sampah di Laut

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:38 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan alat untuk membersihkan pantai dan laut pada gerakan bersih-bersih pantai dan laut di Pelabuhan Tanjung Laut, Kamis (12/9/19). (Ayu Salsabila/Akurasi.id)
SHARE

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan alat untuk membersihkan pantai dan laut pada gerakan bersih-bersih pantai dan laut di Pelabuhan Tanjung Laut, Kamis (12/9/19). (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Kegiatan bersih-bersih pantai dan laut dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 diapresiasi Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Aksi peduli lingkungan garapan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang itu dinilai dapat mengurangi sampah plastik yang ada di pantai maupun laut.

Neni ingin, gerakan seperti itu dapat dilaksanakan secara masif di berbagai kegiatan dan kesempatan, baik oleh lembaga pemerintah maupun masyarakat. Neni yakin, jika semua elemen masyarakat bahu membahu menjaga lingkungan, maka Bontang akan menjadi kota yang bersih dan bebas dari berbagai persoalan sampah.

Orang nomor wahid di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang itu mengakui, pengurangan sampah plastik memang belum begitu optimal di Kota Taman –sebutan Bontang. Namun, adanya aturan mengurangi sampah plastik sangat berdampak di Bontang. Terbukti dengan berkuragnya volume sampah yang sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontang Lestari.

“Kami monitornya dari jumlah volume sampah, karena Bontang sudah memiliki KSM di setiap kelurahan, dari 9 ton sehari sampah sebelumnya, saat ini sudah mulai berkurang,” jelas dia, Kamis (12/9/19).

Menurutnya, untuk di laut, sampah memang terbilang sulit dipantau. Pada Kamis (12/9/19) misalnya, masih terlihat sampah plastik yang baru dibuang di laut. Karenanya, Neni meminta harus ada gerakan masif dan tak boleh menyerah untuk terus melakukannya. “Cara mengukur sampah di laut, dilihat secara faktual masih seperti ini. Tapi sudah jauh berkurang dari sebelumnya,” terang dia.

Untuk perbandingannya, Neni mengatakan bisa menimbang hasil sampah yang dikumpulkan pada gerakan bersih pantai dan laut serentak ini, dengan hasil bersih-bersih laut beberapa waktu lalu. Bisa dibandingkan selisihnya berapa.

Namun demikian, masih ada satu kekhawatiran yang menghantui wali kota perempuan itu. Para turis atau pengunjung di Pulau Beras Basah diketahui masih acap membuang sampah ke laut. Akhirnya, pemerintah lagi yang menggelar aksi bersih-bersih hingga sampahnya mencapai 20 karung. “Memang agak sulit, tapi harus dilaksanakan semaksimal mungkin,” imbuhnya.

Disinggung soal kesadaran masyarakat membuang sampah ke laut yang kian waktu terus turun, Neni menyebut masih perlu perjuangan luar biasa untuk menyadarkan bahwa bumi ini hanya satu dan manusia membutuhkannya, sehingga harus dijaga.

“Laut termasuk bagian dari bumi, maka harus dijaga. Karena ikan pun sekarang banyak mengandung mikroplastik yang tentu ada radikal bebas, hingga menyebabkan kanker dan lainnya,” bebernya.

Neni menegaskan, jika dirinya sangat mengapresiasi kegiatan gerakan bersih pantai dan laut pada Harhubnas. Mengingat Indonesia penyumbang sampah plastik terbanyak kedua di dunia. “Kalau ada ikan paus yang mati di perairan Indonesia, maka kita turut andil di dalamnya,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala KSOP Kelas II Bontang, Agus Harjanto yang juga ketua Panitia Gerakan Bersih Pantai dan Laut, dalam sambutannya mengatakan, dari Kementerian Perhubungan, gerakan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia yang melibatkan 220 KSOP. Gerakan bersih-bersih laut dan pantai juga sebagai edukasi bagi warga pesisir. “Hasil sampah yang dikumpulkan nanti akan dipilah antara sampah plastik dan sampah organik,” jelas Agus.

Gerakan bersih laut dan pantai diharapkan dapat dilaksanakan rutin, minimal 4 bulan sekali. Sehinga sampah-sampah di wilayah pantai, khususnya pesisir laut bisa berkurang. “Kami minta masyarakat bisa sadar menjaga kebersihan lingkungan, disiplin membuang sampah, dan memilah pembuangan sampah antara sampah plastik dan organik,” tandasnya. (*)

Penulis: Ayu Salsabila
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:KebersihanNeni MoerniaeniPemkot BontangWalikota Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

taman adipura bontang
Birokrasi

Taman Adipura dan Tanjung Laut Bisa Dipinjam untuk Kegiatan, Andi Ilham: Tapi Ada Syaratnya

By
akurasi 2019
Surat Negatif Covid-19
Birokrasi

RSUD Taman Husada Bontang Layani Pembuatan Surat Negatif Covid-19

By
akurasi 2019
Pansus II DPRD Bontang Bahas Raperda Penyertaan Modal
Birokrasi

Pansus II DPRD Bontang Bahas Raperda Penyertaan Modal

By
akurasi 2019
RDP Bank Kaltimtara
Birokrasi

Dari RDP Bank Kaltimtara, Dewan Minta PAD Ditingkatkan di Atas Rp200 Miliar

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?