By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Penutupan Jembatan Mahkota II Dianggap Tepat, Waspadai Potensi Bahaya, Dewan Sinyalir Ada Pelanggaran Hukum
Kabar Politik

Penutupan Jembatan Mahkota II Dianggap Tepat, Waspadai Potensi Bahaya, Dewan Sinyalir Ada Pelanggaran Hukum

Devi Nila Sari
Last updated: April 28, 2021 11:29 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Penutupan Jembatan Mahkota II Dianggap Tepat, Waspadai Potensi Bahaya, Dewan Sinyalir Ada Pelanggaran Hukum
Anggota Komisi III DPRD Kalti, Syafruddin mengapresiasi wali kota Samarinda yang menutup cepat aktivitas kendaraan pasca bergesernya Jembatan Mahkota II. (Zulkifli/ Akurasi.id)
SHARE
Penutupan Jembatan Mahkota II Dianggap Tepat, Waspadai Potensi Bahaya, Dewan Sinyalir Ada Pelanggaran Hukum
Anggota Komisi III DPRD Kalti, Syafruddin mengapresiasi wali kota Samarinda yang menutup cepat aktivitas kendaraan pasca bergesernya Jembatan Mahkota II. (Zulkifli/ Akurasi.id)

Penutupan Jembatan Mahkota II Dianggap Tepat, Waspadai Potensi Bahaya, Dewan Sinyalir Ada Pelanggaran Hukum. Sebagai upaya evaluasi, Komisi III DPRD Kaltim bakal turun meninjau kondisi jembatan.

Akurasi.id, Samarinda – Pasca abrasi yang mengakibatkan pergeseran pylon Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II pada Minggu (25/4/2021) kemarin. Pemkot Samarinda langsung mengambil langkah tegas. Yakni menutup akses lalu lintas sementara. Kebijakan yang diambil Wali Kota Samarinda Andi Harun itu dianggap tepat oleh Komisi III DPRD Kaltim.

“Kami (Komisi III) mengapresiasi langkah tegas wali kota Samarinda. Dengan berani menutup sementara Jembatan Mahkota II. Agar menghindari hal tidak diinginkan,” ucap anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin, Senin (26/4/2021).

Ketua Partai PKB Kaltim ini mengatakan, secara kasat mata melihat adanya masalah dalam persoalan itu. Dia menduga ada pelanggaran teknis dalam pelaksanaan pengerjaan megaproyek itu. “Ini ada tindakan yang dilanggar oleh perusahaan yang mengeruk tanah di area tiang jembatan,” duganya.

Dalam waktu dekat Komisi III akan melakukan tinjauan di lokasi kejadian. Guna memastikan secara detail kondisi pasca abrasi tanah yang berdampak luas itu. “Kami akan cari tahu juga sebenarnya yang salah dan bertanggung jawab siapa,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pria yang karib disapa Udin ini menegaskan, Komisi III nantinya akan mendorong agar pihak yang bertanggung jawab dapat memprosesnya ke ranah hukum. Pasalnya, atas pekerjaan mengeruk tanah di samping kiri dan kanan tiang pylon jembatan, mengakibatkan terjadinya abrasi.

“Kami mendorong agar pihak kepolisian melakukan investigasi. Mengecek pelaku yang bertanggung jawab ini siapa. Dan tindakannya ini sejauh mana berpengaruh pada terjadinya abrasi. Jadi tunggu saja. Komisi III akan segera ke lokasi,” pungkasnya.

[irp]

Untuk diketahui, dampak abrasi membuat pylon jembatan bergeser. Peristiwa itu mengakibatkan satu orang tertimbun longsor ke arah sungai. Pasca terjadinya longsor, kini muncul beberapa retakan tanah di sekitar lokasi kejadian. Yang dikhawatirkan akan berimbas pada abrasi susulan.

Di lokasi kejadian, juga terdapat proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kalhol. Yang berada tepat di bawah jembatan. Diduga, proyek itu mengakibatkan tanah pada bagian bawah jembatan menjadi tidak stabil.

Kini pylon jembatan dari sisi Jalan Ampera, Palaran, telah bergeser ke kanan hingga 7 milimeter (mm). Dan turun ke bawah kurang dari 35 mm. Kondisi itu menjadi riskan bagi pengguna jalan jembatan.

[irp]

Atas pertimbangan itu, wali kota Samarinda melakukan penutupan akses jembatan sepanjang 1,42 kilometer (km) itu. Penutupan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sampai adanya pengumuman kondisi terbaru mengenai jembatan dari hasil kajian teknis. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

 

TAGGED:#DPRD KaltimAndi HarunKomisi III DPRD KaltimPenutupan Jembatan Mahkota IISamarindasyafruddinWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kasus Pinjaman KUD Bumi Senyiur Rp7 Miliar Dipertanyakan, DPRD Kaltim: Jika Ada Penyimpangan Bisa Diperiksa
Kabar Politik

Kasus Pinjaman KUD Bumi Senyiur Rp7 Miliar Dipertanyakan, DPRD Kaltim: Jika Ada Penyimpangan Bisa Diperiksa

By
Devi Nila Sari
Mengais Rezeki di Tengah Himpitan Pandemi, dari Bisnis Daring Masker Raih Omzet Jutaan Rupiah
Trending

Mengais Rezeki di Tengah Himpitan Pandemi, dari Bisnis Daring Masker Raih Omzet Jutaan Rupiah

By
Devi Nila Sari
Pembubaran Timnas Amin dan Masa Depan Politik Anies dengan Komentar Surya Paloh serta Tanggapan Muhaimin Iskandar
HeadlineKabar Politik

Pembubaran Timnas Amin dan Masa Depan Politik Anies dengan Komentar Surya Paloh serta Tanggapan Muhaimin Iskandar

By
akurasi 2019
Sosialisasi Perda Bantuan Hukum, Nindya Listiyono Ingatkan Pergub Sebagai Implementasi Perda
Kabar Politik

Sosialisasi Perda Bantuan Hukum, Nindya Listiyono Ingatkan Pergub Sebagai Implementasi Perda

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?