By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Secarik Kisah Wartawan Menjalani Isolasi Mandiri, Dikala Canda Tawa Beralih Jadi Kesepian
Trending

Secarik Kisah Wartawan Menjalani Isolasi Mandiri, Dikala Canda Tawa Beralih Jadi Kesepian

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 12:04 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
5 Min Read
Secarik Kisah Wartawan Menjalani Isolasi Mandiri, Dikala Canda Tawa Beralih Jadi Kesepian
Ismail yang merupakan seorang wartawan harus menjalani hari-hari di ruang isolasi Rusunawa Guntung, Bontang. (Dok Pribadi Ismail)
SHARE
Secarik Kisah Wartawan Menjalani Isolasi Mandiri, Dikala Canda Tawa Beralih Jadi Kesepian
Ismail yang merupakan seorang wartawan harus menjalani hari-hari di ruang isolasi Rusunawa Guntung, Bontang. (Dok Pribadi Ismail)

Secarik Kisah Wartawan Menjalani Isolasi Mandiri, Dikala Canda Tawa Beralih Jadi Kesepian. Bagaimana tidak, setiap harinya dia harus menyaksikan dan mendengar pasien lain yang berteriak merancu menahan sesak. Berjuang antara hidup dan mati melawan Covid-19.

Akurasi.id, Bontang – Setiap batuk dada Ismail terasa sesak. Nafasnya juga tersengal-sengal. Wajah pria 29 tahun itu pucat pasi. Kedua bola matanya tampak memerah. Suhu tubuhnya juga di atas 37 derajat. Sudah dua hari belakangan Ismail merasakan demam.

Benak Ismail tiba-tiba dicekam ketakutan. Rasa khawatir kian menggunung di dadanya. Selasa, 27 Juli 2021, Ismail memberanikan diri melakukan tes antigen di salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Bontang.

Setelah beberapa saat menunggu, sekira pukul 13.00 Wita, handphone Ismail berdering. Pesan singkat dari kontak fasilitas kesehatan seketika membuyarkan lamunannya. Kaget bukan main, pria itu menerima kabar bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Meski kondisinya terbilang tidak terlalu parah, Ismail tetap diharuskan melakukan isolasi mandiri. Dia bercerita, awal-awal sebelum dirinya di swab antigen, sempat merasakan anosmia (kehilangan indra penciuman dan pengecap).

“Sebelum di swab itu, saya juga sempat merasakan gejala lain seperti demam dan flu. Itu berlangsung dua hari,” kata Ismail, kepada Akurasi.id melalui sambungan telepon, Kamis (29/7/2021).

Menjelang sore, setelah berbincang dengan keluarganya. Ismail memutuskan untuk isolasi mandiri di Rusunawa Guntung, Bontang. Segalanya sudah dipersiapkan, mulai dari pakaian dan alat mandi. Pria berkulit putih itu mengendarai motor seorang diri menuju tempat isolasi.

Pekerjaan sebagai kuli tinta atau wartawan pun harus ia tanggalkan. Dirinya juga harus berpisah dari ayah, ibu, dan adiknya untuk sementara waktu. “Saya memilih isolasi di sana (Rusunawa) agar orang tua tidak terpapar,” ujarnya.

Kamar bernomor 221, yang berada di lantai dua Rusunawa menjadi tempat peristirahatan sementara. Ruangan berukuran 3×4 itu memiliki fasilitas cukup memadai. Terdapat dua bed tempat tidur, kipas angin, lemari, kursi, meja, serta kamar mandi di dalamnya.

[irp]

Selama isolasi, aktivitas gerakannya terbatas hanya di ruangan itu. Dia juga tak boleh dibesuk kerabat maupun sahabat. Keluarga boleh membawakan makanan atau pakaian dengan cara dititipkan di penjagaan yang ada di depan Rusunawa. Setelah itu, perawat yang akan mengantarkan ke ruangan Ismail.

Hari demi hari Ismail lalui di ruang isolasi. Kesepian perlahan melumat hidupnya bulat-bulat. Dia tak tahu lagi bagaimana melarung kesepian dalam kesendirian yang begitu pekat di lubuk hatinya. Tak ada teman yang benar-benar bisa membantunya dalam hal ini.

Tak ada tempat lain yang bisa dia jajaki untuk mengusir kesepiannya. Dirinya terpaksa mengakrabi dinding kamar pengap itu dengan beberapa obat-obatan yang tertumpuk di sudut ruangan. “Untuk mengusir rasa jenuh, saya memilih main game. Kadang juga saya vidio call sama teman atau keluarga,” ucapnya.

[irp]

Ismail bilang, selama isolasi, mental harus benar-benar dipersiapkan. Bagaimana tidak, setiap harinya dia harus menyaksikan dan mendengar pasien lain yang berteriak merancu menahan sesak. Berjuang antara hidup dan mati melawan Covid-19.

Hari ini, Kamis (29/7/2021), tepat tiga hari Ismail diisolasi. Mendengar suara batuk yang menggelegar dari ruangan sebelah sudah menjadi santapan sejak pertama kali dirinya diisolasi. Kata dia, beberapa pasien yang terbilang lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit, harus dibantu oksigen.

“Kalau mental tidak kuat bisa down. Makanya ketika masuk ruang isolasi kita harus fokus untuk pemulihan diri,” jelasnya.

Ismail mengaku, selama terpapar Covid-19, dia banyak berdoa kepada Tuhan. Selain itu, dia juga harus mengkonsumsi 6 jenis obat-obatan, dan vitamin. “Alhamdulillah pelayanan di sini sangat baik. Selain diberi obat, saya juga dapat makan tiga kali sehari,” akunya.

[irp]

Menurut dia, peran keluarga serta sahabat sangat membantu dalam proses penyembuhan. Candaan yang kerap teman-temannya lontarkan melalui vidio call menjadi motivasi dan semangat baginya. Terbukti, hari ketiga ini kondisinya sudah mulai membaik. Nafasnya sudah mulai longgar.

“Kondisi saya sudah mulai membaik, kalau tidak ada gejala lagi, 7 hari ke depan saya sudah bisa kembali ke rumah,” ucapnya memberikan keyakinan pada dirinya sembari berbagi cerita atau kisah wartawan menjalani isolasi mandiri. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Jalani Isolasi MandiriPandemi Covid-19Secarik Kisah WartawanWartawan Isolasi MandiriWartawan Terpapar Covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

dua tulang jenazah
Hukum & KriminalTrending

Breaking News: Polisi Ambil Dua Tulang Sampel Jenazah Yusuf untuk Ungkap Penyebab Kematian

By
akurasi 2019
Fariz RM Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Sudah Keempat Kalinya
Hukum & KriminalTrending

Fariz RM Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Sudah Keempat Kalinya

By
Wili Wili
Tragedi Pentas Seni di SMK Dharma Pertiwi: Siswa Tewas Saat Perankan Adegan Bunuh Diri
PeristiwaTrending

Tragedi Pentas Seni di SMK Dharma Pertiwi: Siswa Tewas Saat Perankan Adegan Bunuh Diri

By
Wili Wili
Mengenal DME yang Bakal Gantikan Elpiji
HeadlineTrending

Mengenal DME yang Bakal Gantikan Elpiji

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?