By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Mengenal DME yang Bakal Gantikan Elpiji
HeadlineTrending

Mengenal DME yang Bakal Gantikan Elpiji

Devi Nila Sari
Last updated: November 15, 2021 4:39 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Mengenal DME yang Bakal Gantikan Elpiji
Pemerintah akan menggantikan LPG dengan DME (Dimethyl Ether), demi menekan subsidi elpiji yang kerap salah sasaran. Ilustrasi. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono).
SHARE
Mengenal DME yang Bakal Gantikan Elpiji
Pemerintah akan menggantikan LPG dengan DME (Dimethyl Ether), demi menekan subsidi elpiji yang kerap salah sasaran. Ilustrasi. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono).

Akurasi.id — Pemerintah berencana mengganti konsumsi gas masyarakat dari liquified petroleum gas (LPG) atau gas minyak cair menjadi Dimethyl Ether (DME). Pasalnya, subsidi elpiji selama ini ternyata salah sasaran. DME dicanangkan bakal gantikan elpiji.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui gelontoran dana subsidi LPG banyak tidak tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat mampu. Berdasarkan data yang dikantonginya, 65 persen subsidi LPG di antaranya dinikmati masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi.

“Ketimpangan terjadi untuk subsidi LPG yang hanya dinikmati oleh 35 persen kelompok masyarakat miskin dan rentan, dan sisanya dinikmati kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi,” ungkap Ma’ruf dalam Dies Natalis V dan Lustrum I Universitas Pertamina 2020, Senin (1/2).

Kendati begitu, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin mengatakan pemerintah tetap bakal menekan harga DME lewat pemberian insentif harga khusus untuk hilirisasi batu bara.

Ia menuturkan insentif serta skema subsidi tersebut masih dibahas antara pemerintah dan badan usaha. Lantas, apa sebenarnya DME yang bakal gantikan elpiji?

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyatakan DME memiliki kesamaan karakteristik sifat kimia maupun fisika dengan LPG.

Lantaran mirip, DME dapat menggunakan infrastruktur LPG yang ada sekarang, seperti tabung, storage dan handling eksisting.

[irp]

“Campuran DME sebesar 20 persen dan LPG 80 persen dapat digunakan kompor gas eksisting,” ungkap Dadan lewat rilis resmi, (23/7) lalu.

Ia melanjutkan kelebihan yang dimiliki DME ialah dapat diproduksi dari berbagai sumber energi, termasuk bahan yang dapat diperbarui. Antara lain, biomassa, limbah, serta Coal Bed Methane (CBM).

Namun, saat ini batu bara kalori rendah masih menjadi bahan baku yang paling ideal untuk pengembangan DME.

Meskipun industrinya belum ada di Indonesia, ia menyebutkan bahwa Kementerian ESDM akan mengembangkan pendukung teknis di dalam negeri, baik dari sisi produksi atau pemanfaatan.

[irp]

Sebagai perbandingan dengan LPG, untuk kandungan panasnya (calorific value), DME memiliki calorific value sebesar 7.749 Kcal/Kg, sementara kandungan panas LPG senilai 12.076 Kcal/Kg.

Kendati begitu, DME memiliki massa jenis yang lebih tinggi, sehingga kalau dalam perbandingan kalori antara DME dengan LPG sekitar 1 berbanding 1,6.

Tak hanya soal harga saja, pemilihan DME untuk subtitusi sumber energi juga mempertimbangkan dampak lingkungan.

Menurut Dadan, DME lebih mudah terurai di udara, sehingga tidak merusak ozon dan meminimalisir gas rumah kaca hingga 20 persen.

[irp]

“Kalau LPG per tahun menghasilkan emisi 930 kg CO2. Nah, nanti dengan DME hitungannya akan berkurang menjadi 745 kg CO2. Ini nilai-nilai yang sangat baik sejalan dengan upaya-upaya global menekan emisi gas rumah kaca,” jelas Dadan.

Di samping itu, kualitas nyala api yang dihasilkan DME lebih biru dan stabil, tidak menghasilkan partikular matter (pm) dan NOx, serta tidak mengandung sulfur.

DME merupakan senyawa eter paling sederhana mengandung oksigen dengan rumus kimia CH3OCH3 yang berwujud gas sehingga proses pembakarannya berlangsung lebih cepat dibandingkan LPG. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:DME Gantikan LPGHeadlineLPG Salah SasaranMengenal DME
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Lantik Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 2025-2030
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Lantik Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua

By
Wili Wili
Rosé BLACKPINK Bantah Rumor Pacaran dengan Jaden Smith: “Toxic Till The End” Bukan Tentang Dia
KpopTrending

Rosé BLACKPINK Bantah Rumor Pacaran dengan Jaden Smith: “Toxic Till The End” Bukan Tentang Dia

By
Wili Wili
Presiden Jokowi Soroti Kemajuan Pembangunan Indonesia dalam Dekade Terakhir dalam Pidato Kenegaraan
HeadlineKabar Politik

Presiden Jokowi Soroti Kemajuan Pembangunan Indonesia dalam Dekade Terakhir dalam Pidato Kenegaraan

By
akurasi 2019
Update Harga Emas Antam Minggu 5 April 2026, Buyback Tetap Rp2,577 Juta
PeristiwaTrending

Update Harga Emas Antam Minggu 5 April 2026, Buyback Tetap Rp2,577 Juta

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?