By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Wabah Corona di Loktuan Mengkhawatirkan, Posko Tanggap Covid-19 Perlu Dibangun
Trending

Wabah Corona di Loktuan Mengkhawatirkan, Posko Tanggap Covid-19 Perlu Dibangun

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Wabah Corona di Loktuan Mengkhawatirkan, Posko Tanggap Covid-19 Perlu Dibangun
Lurah Loktuan Muhammad Takwin menyampaikan jika kasus Covid-19 di daerahnya kian mengkhawatirkan, sehingga perlu dibangun posko tanggap Covid-19. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Wabah Corona di Loktuan Mengkhawatirkan, Posko Tanggap Covid-19 Perlu Dibangun
Lurah Loktuan Muhammad Takwin menyampaikan jika kasus Covid-19 di daerahnya kian mengkhawatirkan, sehingga perlu dibangun posko tanggap Covid-19. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Wabah corona di Loktuan mengkhawatirkan, posko tanggap Covid-19 perlu dibangun. Salah satu tempat yang diminta untuk mendapatkan pengawasan ketat yakni pasar, karena tempat tersebut menjadi magnet yang menarik kerumunan.

Akurasi.id, Bontang – Penyebaran wabah Covid-19 di Kota Bontang dari hari ke hari kian mengkhawatirkan saja. Salah satu daerah yang kini masuk zona merah dan menempati urutan pertama dengan kasus positif Covid-19 terbanyak yakni di Kelurahan Loktuan.

Angka kasus terkonfirmasi positif yang tidak kunjung melandai di daerah itu, membuat Pemerintah Kelurahan Loktuan hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mulai khawatir. Sebagai upaya pencegahan, Pemkot Bontang telah meminta agar di daerah itu segera dibangun posko tanggap Covid-19.

Lurah Loktuan Muhammad Takwin menyebutkan, angka positif Covid-19 di daerah itu per tanggal 3 Februari 2021, sudah mencapai 174 orang. Angka itu merujuk pada data yang dimiliki Pusksesmas Bontang Utara II. Angka itu, diakuinya, menjadikan Loktuan sebagai kelurahan dengan kasus positif terbanyak di Kota Taman -sebutan Bontang.

“Angka kasus positif di Kelurahan Loktuan memang cukup tinggi, menjadi yang terbanyak pertama di Bontang. Selain karena memang di Loktuan ini menjadi kelurahan dengan jumlah penduduk yang paling banyak juga di Bontang, yakni sekitar 22 ribu penduduk,” ungkapnya, Kamis (4/2/2021).

Di sisi lain, kebanyakan di antara penduduk Loktuan berkerja sebagai karyawan perusahaan, baik sebagai karyawan permanen maupun non permanen. Sedangkan banyak di antara mereka yang terpapar wabah itu adalah para pekerja perusahaan.

“Menurut data yang diperoleh, ada warga kami yang melakukan isolasi secara mandiri, beberapa ada juga yang di safe house yang notabene dari kalangan perusahaan, dan ada warga kami yang melakukan perawatan di RSUD Taman Husada dan RS PKT,” jelas Takwin.

[irp]

Bercermin dari hal itu, Takwin mengakui, kalau pihaknya telah mendapatkan arahan dan instruksi untuk segera membangun posko tanggap Covid-19 di daerahnya. Itu menjadi instruksi bersama antara Pemkot Bontang, baik dari wali kota, sekertaris daerah, hingga kapolres dan dandim.

Salah satu tempat yang diminta untuk mendapatkan pengawasan ketat yakni pasar. Karena pasar menjadi magnet tak terelakan yang bisa menarik kerumunan. Penerapan protokol kesehatan di pasar diminta untuk benar-benar diperhatikan secara ketat.

“Nanti posko ini terdiri dari polres, TNI, dan juga dari relawan tingkat RT, yang nanti tugasnya untuk meyosialisasikan, mendampingi masyarakat yang lagi melakukan isolasi mandiri di rumah dan bagaimana mengupayakan warga yang kurang mampu saat isolasi mandiri agar mendapatkan sembako untuk kebutuhan sehari-harinya tanpa harus keluar rumah,” tuturnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19 Loktuan MengkhawatirkanPosko Covid-19 Perlu DibangunPosko Tanggap Covid-19RSUD Taman Husada BontangWabah Coronawabah covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hendropriyono Jatuh Sakit, Sudah 2 Hari Dirawat di RSPAD
HeadlineTrending

Hendropriyono Jatuh Sakit, Sudah 2 Hari Dirawat di RSPAD

By
akurasi 2019
Keberhasilan Bersejarah Peluncuran Starliner Berawak Boeing Menuju ISS
TechnoTrending

Keberhasilan Bersejarah Peluncuran Starliner Berawak Boeing Menuju ISS

By
akurasi 2019
Tangkapi Warga, Polisi Kepung Desa Wadas, Tagar #WadasMelawan Trending Topic
HeadlineTrending

Tangkapi Warga, Polisi Kepung Desa Wadas, Tagar #WadasMelawan Trending Topic

By
akurasi 2019
Penangkapan Tersangka Mutilasi: Polisi Temukan Jasad Wanita SH Tanpa Kepala di Muara Baru, Jakarta Utara
Hukum & KriminalTrending

Penangkapan Tersangka Mutilasi: Polisi Temukan Jasad Wanita SH Tanpa Kepala di Muara Baru, Jakarta Utara

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?