By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Viral Kayu Gelondongan Hanyut di Banjir Sumatera, Mendagri Tito Karnavian Minta Investigasi Mendalam
HeadlinePeristiwa

Viral Kayu Gelondongan Hanyut di Banjir Sumatera, Mendagri Tito Karnavian Minta Investigasi Mendalam

Wili Wili
Last updated: Desember 1, 2025 5:18 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Viral Kayu Gelondongan Hanyut di Banjir Sumatera, Mendagri Tito Karnavian Minta Investigasi Mendalam
Viral Kayu Gelondongan Hanyut di Banjir Sumatera, Mendagri Tito Karnavian Minta Investigasi Mendalam. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian angkat suara mengenai viralnya video kayu-kayu gelondongan besar yang hanyut terseret banjir di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fenomena tersebut memicu dugaan adanya praktik illegal logging yang disebut-sebut sebagai salah satu pemicu banjir bandang dan longsor.

Dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025), Tito menegaskan bahwa pemerintah belum dapat memastikan asal-usul kayu tersebut sebelum dilakukan investigasi resmi.

“Ada informasi yang berkembang bahwa itu katanya illegal logging, ada juga yang katanya kayu sudah lapuk. Itu belum tahu. Saya enggak bisa menjawab sesuatu yang saya sendiri belum melihat atau mendapatkan data resmi. Itu perlu investigasi dari aparat penegak hukum di sana,” tegas Tito.

Tito menyampaikan, saat ini pemerintah masih memprioritaskan penanganan darurat, termasuk membuka akses ke wilayah yang terisolasi serta mengirimkan bantuan melalui jalur udara. Presiden Prabowo Subianto juga telah berangkat langsung meninjau wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat dan Aceh.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mendorong pemerintah membentuk tim investigasi untuk menelusuri asal-usul kayu gelondongan yang ikut hanyut saat banjir. Menurutnya, investigasi diperlukan untuk mengetahui apakah ada pelanggaran terkait penebangan liar.

“Kami mendorong agar pemerintah segera membentuk tim investigasi. Dari mana kayu itu? Kenapa bisa hanyut saat bencana? Apakah ada pelanggaran atau illegal logging? Siapa pelakunya?” ujar Daniel.
Ia menilai langkah investigasi akan memberikan efek positif bagi publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai rangkaian bencana yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar merupakan bukti nyata bahwa Indonesia sedang menghadapi krisis iklim. Ia menyoroti peningkatan suhu di berbagai kota besar dan perubahan pola cuaca yang semakin tidak menentu.

“Kita sudah mengalami peningkatan suhu di mana-mana. Kita juga tidak lagi tahu kapan harus mengekspektasi hujan atau musim kering,” kata Eddy.

Kementerian Kehutanan melalui Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum), Dwi Januanto Nugroho, turut memberikan penjelasan sementara mengenai asal-usul kayu yang terbawa banjir tersebut. Menurutnya, kayu-kayu itu diduga merupakan kayu bekas tebangan yang sudah lapuk dan kemudian terseret arus. Ia menyebutkan kayu tersebut kemungkinan besar berasal dari area milik Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL).

Namun, Dwi menegaskan bahwa pemeriksaan lebih lanjut tetap harus dilakukan oleh tim Gakkum, mengingat kondisi banjir di beberapa lokasi masih berlangsung.

Kasus viral ini kembali membuka diskusi publik mengenai potensi deforestasi dan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas kehutanan, terutama di wilayah rawan bencana.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:banjir sumateraBerita Nasionaldeforestasi sumateragakkum kemenhutillegal logginginvestigasi banjirkayu gelondonganKrisis IklimPrabowo SubiantoTito Karnavian
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KPK Gencar Lakukan Penggeledahan di Kantor Pemerintah Kota Semarang
HeadlineParlemen

KPK Gencar Lakukan Penggeledahan di Kantor Pemerintah Kota Semarang

By
akurasi 2019
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa Disambut Meriah di Jakarta, Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
HeadlineKabar Politik

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa Disambut Meriah di Jakarta, Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo

By
Wili Wili
Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka dalam Kasus Minyakita Disunat, 10.560 Liter Disita
PeristiwaTrending

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka dalam Kasus Minyakita Disunat, 10.560 Liter Disita

By
Wili Wili
Ganjar dan Luhur Sepakat Tunda Kenaikan Harga Tiket Borobudur
HeadlineTrending

Ganjar dan Luhur Sepakat Tunda Kenaikan Harga Tiket Borobudur

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?