By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Vaksinasi di Bontang Batal, Wawali Basri Kecewa
Trending

Vaksinasi di Bontang Batal, Wawali Basri Kecewa

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 14, 2021 4:27 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Vaksinasi di Bontang Batal, Wawali Basri Kecewa
Ilustrasi
SHARE
Vaksinasi di Bontang Batal, Wawali Basri Kecewa
Ilustrasi

Bontang awalnya mendapatkan dosis Vaksin Sinovac sebanyak 800 Dosis, yang difokuskan untuk Tenaga Kesehatan (nakes), namun akhirnya, vaksinasi di Bontang Batal.

Akurasi.id, Bontang – Vaksinasi di Bontang batal, hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri kesehatan yang mengatakan pemberian vaksin untuk sementara ini difokuskan hanya untuk daerah yang dekat dengan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur, Yakni Samarinda dan Kutai Kartanegara.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali (Wawali) Kota Bontang Basri Rase merasa kecewa. Basri menyayangkan atas keputusan tersebut.

Kota Bontang kata Basri, selayaknya menjadi prioritas. Mengingat Kota Bontang merupakan kota industri. Jika terjadi sesuatu yang buruk, tentu berdampak besar.

“Bisa berdampak pada devisa negara,” ujarnya.

[irp]

Dilanjutkan Basri, memang sejatinya vaksinasi tahap pertama ditujukan untuk tenaga kesehatan. Namun, dirinya khawatir jika terjadi lonjakan kasus, tenaga medis ikut jadi korban lantaran belum divaksin.

“Kasihan kawan-kawan tenaga kesehatan. Nakes juga bisa ikut terpapar. Kalau nakes terpapar, nanti akan kewalahan. Bisa berdampak banyak ke Kota Bontang, ke perusahaan juga. Bisa nanti berpengaruh pada produksi,” kata Basri.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Covid-19 Bontang, Adi Permana, tidak banyak bicara.

Adi hanya memperjelas bahwasanya Bontang batal mendapatkan Dosis Vaksin Sinovak untuk di tahap pertama.

“Iya betul, Untuk saat ini Bontang batal mendapatkan Vaksin tersebut,” ucap Adi Saat dihubungi awak media, Rabu (13/1/2021).

Saat ditanyai alasan pembatalan, Adi hanya memperjelas bahwa pihaknya tidak mengetahui penyebabnya.

“Saya kurang tahu untuk alasannya, semua keputusan ini berasal dari pusat. Bisa jadi karena dua daerah tersebut angka paparannya paling tinggi. Salah satunya Samarinda menjadi nomor satu di Kaltim ” jelasnya.

Lanjut Adi, Seluruh kebijakan terkait vaksinasi Covid-19 menjadi otoritas Kemenkes, baik provinsi maupun kota tinggal mengikuti instruksi yang diberikan.

“Data sudah dikirim. Cuma tiba-tiba berubah. Padahal rencananya besok kami sudah menjemput vaksinnya,” pungkasnya.

[irp]

Sebagai informasi, Vaksin Sinovak mulai beredar di Indonesia, termasuk provinsi Kalimantan Timur mendapatkan bagian. Diketahui ada sebanyak 25.520 Dosis Vaksin Sinovac telah sampai di Kaltim pada Selasa (5/1/2021) lalu.

Bontang awalnya akan mendapatkan dosis Vaksin Sinovac sebanyak 800 Dosis, yang mana akan difokuskan untuk Tenaga Kesehatan (nakes). (*)

Penulis: Rezki Jaya/Rachman Wahid
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Basri RaseVaksinasi di Bontang BatalWakil Wali Kota Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Trending

Puluhan Instansi di Samarinda Menunggak Air, Mulai Belasan hingga Ratusan Juta

By
akurasi 2019
Nama Artis Gisel Trending Satu di Twiter, Netizen Ramai Bicarakan Soal Video Adengan Seks Mirip Gisel
Trending

Nama Artis Gisel Trending Satu di Twiter, Netizen Ramai Bicarakan Soal Video Adengan Seks Mirip Gisel

By
akurasi 2019
Waduh! Cerita Petambak di Sungai Mahakam, Air Tercemar Minyak Sawit, Ratusan Kilo Ikan Mati
Trending

Waduh! Cerita Petambak di Sungai Mahakam, Air Tercemar Minyak Sawit, Ratusan Kilo Ikan Mati

By
Devi Nila Sari
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta, Polisi Telusuri Penyebab Ledakan
PeristiwaTrending

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta, Polisi Telusuri Penyebab Ledakan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?