By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Utang Indonesia 2021 Capai Rp5.964 Triliun, Sri Mulyani: Bisa Dibayar Asal Warga Bayar Pajak!
Trending

Utang Indonesia 2021 Capai Rp5.964 Triliun, Sri Mulyani: Bisa Dibayar Asal Warga Bayar Pajak!

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 1:11 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Utang Indonesia 2021 Capai Rp5.964 Triliun, Sri Mulyani: Bisa Dibayar Asal Warga Bayar Pajak!
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin utang negara akibat pengeluaran yang melonjak selama pandemi COVID-19 bisa dibayar. (Istimewa)
SHARE
Utang Indonesia 2021 Capai Rp5.964 Triliun, Sri Mulyani: Bisa Dibayar Asal Warga Bayar Pajak!
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin utang negara akibat pengeluaran yang melonjak selama pandemi COVID-19 bisa dibayar. (Istimewa)

Utang Indonesia 2021 capai Rp5.964 triliun, Sri Mulyani: Bisa dibayar asal warga bayar pajak! Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin utang negara akibat pengeluaran yang melonjak selama pandemi COVID-19 bisa dibayar.

Akurasi.id, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin utang negara akibat pengeluaran yang melonjak selama pandemi COVID-19 bisa dibayar. Hal itu bisa terjadi jika pemerintah bisa mengumpulkan pajak dari yang dibayar masyarakat.

Berdasarkan data Bank Indonesia, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan II-2021 mencapai US$ 415,1 atau setara Rp 5.964 triliun. Jumlah itu menurun 0,1% dibandingkan triwulan sebelumnya yang US$ 415,3 miliar.

“Meskipun kita menghadapi pandemi dan penerimaan negara kita merosot, oleh karena itu kita masih harus mengalami defisit dan berutang, namun kita yakin bisa membayar lagi apabila penerimaan pajak bisa dikumpulkan,” kata Sri Mulyani dalam webinar Pajak Bertutur 2021, Rabu (25/8/2021).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan pajak yang terkumpul juga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat sendiri. Selama pandemi COVID-19 misalnya, pajak turut berkontribusi untuk perlindungan sosial hingga insentif dunia usaha demi menjaga daya beli masyarakat.

“Jajaran dan seluruh para pendidik di Indonesia baik itu di sekolah negeri, madrasah, itu semua mendapatkan dukungan dari pajak. Jajaran tenaga kesehatan yang selama 17 bulan bertarung menghadapi COVID-19 di lini terdepan, mereka mendapatkan tunjangan dan dukungan termasuk perlindungan dalam bentuk APD, vaksinasi, itu semuanya adalah dari pajak,” bebernya.

“Pajak juga sangat penting pada saat kita harus membangun rumah sakit, sistem kenegaraan kita, demokrasi kita; pemilu, pilkada dan seluruh penyelenggara negara itu dibiayai oleh pajak,” tambahnya.

Tahun 2021 saja, pemerintah membelanjakan Rp 214,96 triliun untuk pengadaan vaksin, 3T (testing tracing treatment), insentif tenaga kesehatan, dan biaya perawatan pasien COVID-19. Ketika PPKM berlaku, pemerintah meningkatkan bansos yang masuk dalam program perlindungan sosial dengan anggaran lebih dari Rp 186 triliun.

[irp]

“Pemerintah meningkatkan bansos apakah itu dalam bentuk PKH, kartu sembako, BST, BLT Desa, Kartu Prakerja, subsidi listrik, termasuk kuota internet. Semuanya adalah belanja perlindungan sosial dan itu adalah uang hasil penerimaan pajak kita,” imbuhnya.

Selain itu, Sri Mulyani menyebut pemerintah akan terus mengoptimalkan penerimaan negara untuk menjamin hak-hak dasar warga negara, yakni kesehatan dan pendidikan.

Di bidang pendidikan, pihaknya bakal membangun infrastruktur konektivitas seperti jaringan telekomunikasi dan internet lantaran masih ada 13.000 desa yang belum terkoneksi secara baik. Pasalnya hal ini menghambat pembelajaran jarak jauh selama pandemi.

[irp]

“Seluruh belanja belanja inilah yang akan mampu kita adakan dan kita bangun apabila Indonesia mampu memobilisasi penerimaan pajak dengan baik. Negara yang kuat dari sisi penerimaan pajaknya dia akan juga kuat untuk bisa melindungi bangsanya,” pungkas Ani. (*)

Sumber: Detik.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Bayar PajakMenteri KeuanganPajak IndonesiaSri MulyaniUtang IndonesiaUtang Negara
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Selama Setahun Terakhir, Ada 629 Calon Janda dan Duda Baru di Kota Bontang
Trending

Selama Setahun Terakhir, Ada 629 Calon Janda dan Duda Baru di Kota Bontang

By
Redaksi Akurasi.id
Kontroversi Eliano Reijnders Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: "Kualitasnya Belum Cukup"
OlahragaTrending

Kontroversi Eliano Reijnders Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: “Kualitasnya Belum Cukup”

By
Wili Wili
Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian
Hukum & KriminalTrending

Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian

By
Wili Wili
Kisah di Balik Topeng Badut Pinggir Jalan Kota Bontang, Mengais Rezeki di Tengah Himpitan Ekonomi
Trending

Kisah di Balik Topeng Badut Pinggir Jalan Kota Bontang, Mengais Rezeki di Tengah Himpitan Ekonomi

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?