By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Siap-siap!! APBD Kaltim Rp11,8 Triliun Bakal Terjun Bebas ke Rp6,7 Triliun
Trending

Siap-siap!! APBD Kaltim Rp11,8 Triliun Bakal Terjun Bebas ke Rp6,7 Triliun

akurasi 2019
Last updated: April 14, 2020 5:11 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Rp11,8 triliun
Proyeksi APBD Kaltim 2020 sebesar Rp11,8 triliun terancam terjun bebesar dengan adanya pemangkasan dana perimbangan dari pusat sebesar 50 persen. (Ilustrasi)
SHARE
Rp11,8 triliun
Proyeksi APBD Kaltim 2020 sebesar Rp11,8 triliun terancam terjun bebesar dengan adanya pemangkasan dana perimbangan dari pusat sebesar 50 persen. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Proyeksi terhadap rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kaltim 2020 sebesar Rp11,8 triliun, tampaknya akan mengalami perombakan besar-besaran. Hal itu menyusul keluarnya kebijakan pemerintah pusat yang meminta seluruh pemerintah daerah melakukan rasionalisasi terhadap belanja daerah hingga 50 persen.

Baca juga :Imbas Corona, Kaltim Bisa Puasa Tahun Ini, 50 Persen Transfer Pusat Dipangkas

Kebijakan itu sendiri tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) perihal penyesuaian belanja daerah.

Di antara penyesuaian dimaksud yakni, rasionalisasi belanja daerah, seperti tunjangan penghasilan aparatur sipil negara (ASN), serta mengendalikan dan mengurangi honorarium. Begitu juga dengan rasionalisasi belanja barang dan jasa sebesar 50 persen.

Terkait itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim M Sabani mengakui, jika pemerintah memang akan melakukan penyesuaian terhadap belanja daerah, sebagaimana arahan dari SKB Kemendagri dan Kemenkeu tersebut.

“Hari ini, kami sudah melakukan konsolidasi di TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Kami akan membuar surat kepada kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk melakukan pemotongan,” kata dia, Selasa (14/4/20) siang tadi.

Pasca keluarnya SKB itu, sambung Sabani, pemerintah juga akan meminta semua bupati dan wali kota di Kaltim untuk mengambil kebijakan serupa. Sudah menjadi konsekuensi, ketika ada pengurangan dan pemangkasan dana perimbangan dari pusat, maka penyaluran dari provinsi ke kabupaten/kota, juga otomatis akan dikurangi.

“Kalau perkiraan kami (dari) simulasi penerimaan daerah (APBD Kaltim) itu akan turun dari Rp11,8 triliun menjadi sekitar Rp6,7 triliun,” sebut Sabani.

Kendati demikian, Sabani memastikan, walau APBD Kaltim akan dipangkas dalam skala besar, namun untuk anggaran penanggulangan Covid-19 di Tanah Benua Etam –sebutan Kaltim- sebesar Rp388 miliar, tidak akan terganggu.

“Anggaran untuk penanggulangan Covid-19 itu, akan masuk dalam belanja setelah melakukan pemotongan nantinya. Jadi anggaran buat Covid-19 sebesar Rp388 miliar sudah disiapkan,” imbuhnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Sabani mengakui, pemangkasan besar-besaran terhadap rencana belanja daerah itu, menjadi sebuah kenyataan yang harus diterima oleh seluruh pemerintah daerah. Sebab, pandemi corona telah membawa dampak yang cukup besar terhadap seluruh sektor kegiatan usaha masyarakat.

“Kalau disuruh dipotong 50 persen kan, terus kami harus menyimulasikan sesuai dengan besaran penerimaan sampai dengan sekarang. Karena ada banyak penurunan penerimaan. Sehingga pendapatan daerah juga tidak sesuai perencanaan,” imbuhnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:APBD KaltimCoronaCovid-19Dana DipangkasKaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Billy Syahputra dan Vika Kolesnaya Pulang dari RS, Bayi Pertama Disambut Hadiah Mobil Mewah
SelebritisTrending

Billy Syahputra dan Vika Kolesnaya Pulang dari RS, Bayi Pertama Disambut Hadiah Mobil Mewah

By
Wili Wili
Bersumber dari Pertambangan dan Industri Pengolahan, Kinerja Perekonomian Kaltim Membaik
EkonomiHeadline

Bersumber dari Pertambangan dan Industri Pengolahan, Kinerja Perekonomian Kaltim Membaik

By
Devi Nila Sari
transmisi lokal covid-19
Trending

Kaltim Tambah 8 Pasien Positif Covid-19, 4 Kasus Merupakan Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Rabu 20 Agustus 2025: Antam, UBS, dan Galeri24
PeristiwaTrending

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Rabu 20 Agustus 2025: Antam, UBS, dan Galeri24

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?