By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Kronologis Seorang Ustaz di Samarinda Ditemukan Gantung Diri Dengan Seutas Tali di Balkon Rumah
News

Kronologis Seorang Ustaz di Samarinda Ditemukan Gantung Diri Dengan Seutas Tali di Balkon Rumah

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Desember 16, 2021 10:17 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Kronologis Seorang Ustaz di Samarinda Ditemukan Gantung Diri Dengan Seutas Tali di Balkon Rumah
Petugas Unit Inafis Polresta Samarinda saat melakukan evakuasi jasad seorang pria berinisial MW yang ditemukan gantung diri. (Istimewa)
SHARE
Kronologis Seorang Ustaz di Samarinda Ditemukan Gantung Diri Dengan Seutas Tali di Balkon Rumah
Petugas Unit Inafis Polresta Samarinda saat melakukan evakuasi jasad seorang pria berinisial MW yang ditemukan gantung diri. (Istimewa)

Menurut pengakuan warga setempat, sebelum ditemukan gantung diri, pria bernama Winarno itu sempat mengaku sedang punya masalah keluarga dan penyakit. Namun tidak ada yang menyangka, jika korban yang dikenal sebagai pendakwah itu akan ditemukan gantung diri.

Akurasi.id, Samarinda – Warga di kawasan Jalan Perjuangan 9, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria paruh baya dengan tubuh tergantung di lantai dua sebuah rumah beton, pada Kamis (16/12/2021) pukul 08.00 Wita.

Informasi dihimpun, jasad tersebut merupakan pria bernama Winarno (45), merupakan warga Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang saat ini memang tengah berada di Jalan Perjuangan. Adapun keseharian Winarno merupakan seorang pendakwah yang kerap berkeliling sambil menjajakan obat herbal.

[irp]

Winarno nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali tas dari atas bangunan lantai dua, yang memang merupakan rumah singgah pemuka agama di Samarinda. Aksi nekatnya itu sontak membuat warga setempat tercengang. Pasalnya, Winarno merupakan seorang ustaz yang dikenal sebagai pribadi yang baik.

Keberadaan jasad tersebut awalnya diketahui oleh seorang pria berinisial Riyadi (54) yang akan berganti pakaian di lokasi proyek dekat tempat kejadian.

“Saat itu saya mau ganti baju, pas mau ganti saya lihat ada yang tergantung. Kemudian saya panggil dua teman saya untuk mengecek lebih jelas, ternyata benar ada yang tergantung,” ungkapnya.

Melihat ada jasad yang tergantung di balkon rumah, Riyadi pun bersama dua temannya bernama Amir Machmud (55) dan Warsito (61) langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada ketua RT setempat.

Sementara itu, pemilik rumah singgah, Amir Mahmud (55) menuturkan, mendapat informasi atas kejadian itu dari tetangganya dan langsung cepat menuju ke balkon rumahnya untuk memastikan kejadian tersebut.

[irp]

Saat menengok ke belakang rumah, Amir Mahmud pun terkejut karena mendapati pria yang tergantung di balkon rumahnya itu tak lain adalah Winarno, salah satu penghuni rumah singgah. Tak pelak, Amir panik dan langsung melaporkan hal itu kepada warga, ketua RT, dan kepolisian. Ketua RT yang mengetahui peristiwa tersebut pun bergegas menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan peristiwa tersebut.

“Gantung diri di lantai 2 rumah, tepat di tempat tandon air. Jadi dia mengikatkan talinya di atas kaki tandon air, lalu melompat,” kata Amir memperkirakan kronogis bunuh diri.

Kemudia, Amir mengungkapkan, bahwa dirinya sempat berbincang-bincang dengan Winarno beberapa minggu lalu. Yang mana, saat itu ia mengungkapkan bahwa dirinya tengah sakit. Di sisi lain, Winarno pun mengaku tengah ada masalah keluarga.

[irp]

“Memang terlihat ada perubahan pada diri Winarno. Namun, kami tidak mengetahui pasti permasalahan apa yang sedang dihadapi. Tapi saya sempat mendengar dari warga, bahwa Winarno sempat menyampaikan apabila dirinya meninggal tolong dikuburkan di daerah Mahulu,” bebernya.

Sekira pukul 10.00 Wita, Polsek Samarinda Utara bersama Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda pun langsung menuju ke lokasi kejadian. Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara pihaknya menemukan bahwa korban murni gantungan diri dengan menggunakan tali tas.

[irp]

“Hasil penyelidikan tidak ada ditemukan tanda kekerasan. Dan diperkirakan korban sudah meninggal selama empat jam,” singkatnya Harry. Setelahnya, jenazah pun langsung dievakuasi dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie guna dilakukan visum dan memastikan penyebab kematian lebih pasti. (*)

Catatan Redaksi: Depresi bukanlah persoalan sepele. Jika Anda merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Bunuh Diri Dengan Seutas TaliKasus Bunuh DiriPolresta SamarindaSamarindaSempaja SelatanUstaz Gantung Diri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bogor, 204 Warga Mengungsi
PeristiwaTrending

Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bogor, 204 Warga Mengungsi

By
Wili Wili
Pegawai Pemkot Tasikmalaya Kaget Saldo Dana Pensiunnya Mencapai Rp 7,8 Miliar, Gemetar dan Panik
PeristiwaTrending

Pegawai Pemkot Tasikmalaya Kaget Saldo Dana Pensiunnya Mencapai Rp 7,8 Miliar, Gemetar dan Panik

By
Wili Wili
Wagub Babel Kembali Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Polisi Sita Puluhan Dokumen
HeadlinePeristiwa

Wagub Babel Kembali Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Polisi Sita Puluhan Dokumen

By
Wili Wili
Tenaga Honorer Siap-siap! Mulai 2023, Tak Lagi Dipakai di Instansi Pemerintahan
HeadlineNews

Tenaga Honorer Siap-siap! Mulai 2023, Tak Lagi Dipakai di Instansi Pemerintahan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?