By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Unik, DPK Bontang Ikut Terapkan Kebijakan “Isolasi Buku” Demi Cegah Wabah Covid-19
Birokrasi

Unik, DPK Bontang Ikut Terapkan Kebijakan “Isolasi Buku” Demi Cegah Wabah Covid-19

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:19 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Unik, DPK Bontang Ikut Terapkan Kebijakan “Isolasi Buku” Demi Cegah Wabah Covid-19
Tampak suasana salah satu ruang baca DPK Bontang yang tetap terjaga rapi walau di masa pandemi Covid-19. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Unik, DPK Bontang Ikut Terapkan Kebijakan “Isolasi Buku” Demi Cegah Wabah Covid-19
Tampak suasana salah satu ruang baca DPK Bontang yang tetap terjaga rapi walau di masa pandemi Covid-19. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Unik, DPK Bontang ikut terapkan kebijakan “isolasi buku” demi cegah wabah Covid-19. Karena buku atau kertas disebut-sebut sebagai salah satu median yang bisa membuat virus Covid-19 bisa bertahan untuk waktu yang lama.

Akurasi.id, Bontang – Penyebaran wabah Covid-19 yang terjadi di hampir semua wilayah di Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bontang, memang membuat masyarakat harus ekstra waspada. Anjuran penerapan protokol kesehatan pun juga mesti dilakukan demi mencegah penyebaran wabah tersebut.

Baca juga: Perpustakaan Keliling DPK Bontang untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Hal serupa pun coba dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang. Pencegahan terhadap wabah Covid-19 oleh DPK Bontang, ternyata tidak hanya dilakukan kepada para pemustaka atau pembaca yang datang berkunjung ke tempat tersebut, tetapi juga untuk buku-buku yang dipunyai DPK.

Uniknya, DPK Bontang bahkan menerapkan kebijakan protokol kesehatan untuk setiap buku-buku yang dipinjam oleh pemustaka. Ya, untuk buku-buku yang telah dipinjam dan dikembalikan oleh pemustaka, DPK Bontang menerapkan kebijakan “isolasi buku”.

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan DPK Bontang, Alifia Rizkiyanti menuturkan, berdasarkan hasil penelitian dari sejumlah lembaga diketahui kalau virus Covid-19 dapat bertahan lama pada sejumlah median, di antaranya plastik dan kertas.

Nah, buku merupakan media yang unsurnya paling banyak adalah kertas. Di median buku ini, diperkirakan virus Covid-19 bisa bertahan selama 120 jam atau selama 5 hari lamanya. Mengantisipasi adanya Covid-19 dari setiap buku yang dikembalikan pemustaka, maka DPK Bontang mencoba mengambil langkah inovasi berupa menerapkan isolasi buku.

Artinya, sebelum buku yang dipinjam dan dikembalikan para pemustaka ke setiap rak buku, maka buku-buku akan terlebih dahulu dilakukan isolasi.

“Untuk menjaga keamanan para pemustaka, buku yang mereka pinjam tidak langsung kami simpan di rak, tetapi kami lakukan isolasi terlebih dahulu, kami tidak melakukan penyemporotan di buku karena khawatir jika basah dan mengakibatkan buku rusak. Jadi cukup kami angin-anginkan saja,” jelas Alifia ditemui Akurasi.id di kantornya, Kamis (5/11/2020).

Dia menjelaskan, waktu yang dibutuhkan untuk isolasi buku kurang lebih 1 minggu. Setiap buku yang diisolasi diberikan tanggal masa isolasinya. Jika ada buku yang sudah siap untuk dikembalikan ke rak, maka akan segera dikembalikan dan bisa dibaca lagi oleh pemustaka.

“Semoga dengan inovasi-inovasi yang coba kami lakukan itu, selain memberikan kenyamanan kepada para pembaca atau pemustaka, kami juga berharap dapat ikut membantu mencegah penyebaran wabah Covid-19 di Kota Bontang,” katanya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Cegah Wabah Covid-19#Inovasi DPK Bontang#Isolasi Buku#Kebijakan Isolasi Buku#PemustakaDPK Bontangunik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Banggar DPRD Kaltim Tolak Prosedur Multi Years Contract Usulan Pemprov Kaltim
Birokrasi

Banggar DPRD Kaltim Tolak Prosedur Multi Years Contract Usulan Pemprov Kaltim

By
akurasi 2019
Jempol Weekend, Disdukcapil Sambangi Warga Loktuan dan Bontang Lestari untuk Perekaman KTP-el
Birokrasi

Jempol Weekend, Disdukcapil Sambangi Warga Loktuan dan Bontang Lestari untuk Perekaman KTP-el

By
akurasi 2019
Inovasi Seven in One, Pelayanan Terintegrasi Kepengurusan Dokumen  Akta Perkawinan di Disdukcapil Bontang
Birokrasi

Inovasi Seven in One, Pelayanan Terintegrasi Kepengurusan Dokumen  Akta Perkawinan di Disdukcapil Bontang

By
akurasi 2019
BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pelatihan Operator Alat Berat, Disnaker: Sangat Membantu Entaskan Pengangguran
Birokrasi

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pelatihan Operator Alat Berat, Disnaker: Sangat Membantu Entaskan Pengangguran

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?