By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Kontroversi Ucapan Jokowi: Berkampanye dan Memihak Presiden dalam Sorotan Kritikan
Headline

Kontroversi Ucapan Jokowi: Berkampanye dan Memihak Presiden dalam Sorotan Kritikan

akurasi 2019
Last updated: Januari 30, 2024 1:37 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Kontroversi Ucapan Jokowi: Berkampanye dan Memihak Presiden dalam Sorotan Kritikan
Kontroversi Ucapan Jokowi: Berkampanye dan Memihak Presiden dalam Sorotan Kritikan. Foto: Kompascom
SHARE

Akurasi, Nasional. Istana 29 Januari 2024. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak setelah mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait hak kepala negara untuk berkampanye dan memihak dalam Pemilu 2024. Pernyataan ini menjadi pusat perhatian dan memicu kritikan dari sejumlah kalangan yang menilai bahwa hal tersebut mencerminkan ketidaknetralan kepala negara.

Dalam keterangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Rabu, 24 Januari 2024, Jokowi menyatakan, “Presiden itu boleh kampanye. Boleh memihak. Kita ini kan pejabat publik, sekaligus pejabat politik. Masa ini enggak boleh.” Pernyataan ini langsung menarik perhatian dan memicu perdebatan mengenai etika dan aturan terkait partisipasi presiden dalam kampanye politik.

Beberapa tokoh politik dan aktivis menyampaikan kritik mereka terhadap pernyataan Jokowi. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Universitas Padjadjaran, Mohamad Haikal Febriansyah, menyebut pernyataan tersebut sebagai sesuatu yang memalukan. Haikal menyatakan bahwa posisi Jokowi sebagai kepala negara seharusnya mengutamakan netralitas, terutama dalam konteks penyelenggaraan Pemilu.

Pernyataan Jokowi juga menjadi bahan pembicaraan di media sosial, di mana banyak netizen menyampaikan ketidaksetujuan mereka terhadap pandangan presiden tersebut. Beberapa menilai bahwa pernyataan tersebut bisa menciptakan ketidaksetaraan dalam kontestasi politik dan merusak prinsip demokrasi yang seharusnya didukung oleh kepala negara.

Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga angkat bicara terkait pernyataan Jokowi. Dalam keterangan tertulis, mereka mendesak Jokowi untuk mencabut semua pernyataannya yang dianggap menjurus pada ketidaknetralan institusi kepresidenan. Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah menyatakan bahwa presiden seharusnya menjadi teladan yang baik, taat hukum, dan menjunjung tinggi etika dalam penyelenggaraan negara.

Sebagai respons terhadap kritikan yang semakin meluas, Jokowi memberikan penjelasan lebih lanjut melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada tanggal 27 Januari 2024. Jokowi menyebutkan dasar hukum pernyataannya, mengacu pada Pasal 299 dan Pasal 281 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Pasal 299 mengatur bahwa presiden dan wakil presiden memiliki hak untuk melakukan kampanye. Sementara itu, Pasal 281 menjelaskan aturan berkampanye bagi pejabat negara, termasuk presiden, yang melibatkan ketentuan tidak menggunakan fasilitas jabatan dan menjalani cuti di luar tanggungan negara.

Meskipun Jokowi memberikan dasar hukum, kritik terhadap pernyataannya tetap berlanjut. Beberapa pihak berpendapat bahwa meskipun hukum mengizinkan, seharusnya presiden tetap mempertahankan sikap netralitas demi menjaga integritas dan keseimbangan dalam proses demokrasi.

Kontroversi ini terus menjadi perbincangan hangat di tengah persiapan menuju Pemilu 2024. Sementara beberapa pihak mendukung presiden untuk menggunakan hak politiknya, yang lain menekankan pentingnya mempertahankan ketidaknetralan institusi kepresidenan demi keadilan dan keberlanjutan demokrasi di Indonesia.(*)

Editor: Ani

TAGGED:bem unpadJokowimuhammadyah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Akibat Tanggul Jebol, Banjir Rob Rendam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
HeadlinePeristiwa

Akibat Tanggul Jebol, Banjir Rob Rendam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

By
akurasi 2019
Prabowo Panggil Hashim ke Hambalang, Finalisasi Persiapan Jelang Pelantikan Presiden
HeadlineKabar Politik

Prabowo Panggil Hashim ke Hambalang, Finalisasi Persiapan Jelang Pelantikan Presiden

By
Wili Wili
Satire Anies ke Band Nidji: Suara Tidak Sumbang
HeadlineTrending

Satire Anies ke Band Nidji: Suara Tidak Sumbang

By
akurasi 2019
THR ASN 2026 Resmi Cair, Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun untuk PNS, TNI, Polri dan Pensiunan
HeadlineKabar Politik

THR ASN 2026 Resmi Cair, Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun untuk PNS, TNI, Polri dan Pensiunan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?