By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > UMK Bontang Naik Rp 3,2 Juta Tahun Depan, Kemampuan Perusahaan dan Harga Kebutuhan Jadi Dasar Acuan
CorakNews

UMK Bontang Naik Rp 3,2 Juta Tahun Depan, Kemampuan Perusahaan dan Harga Kebutuhan Jadi Dasar Acuan

akurasi 2019
Last updated: November 6, 2019 10:33 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
UMK Bontang
Kabid Hubungan Industrial, Disnaker Bontang, M Syaifullah. (Istimewa)
SHARE
UMK Bontang
Kabid Hubungan Industrial, Disnaker Bontang, M Syaifullah. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Upah Minimum Kota (UMK) Bontang 2020 dipastikan naik menjadi Rp 3,182,706. Jika dibulatkan menjadi Rp 3,2 juta. Sebelumnya, UMK tahun ini sebesar Rp 2,933,099. Itu berarti UMK Bontang mengalami kenaikan senilai Rp 249,607, jika dibulatkan Rp 250 ribu.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang, M Syaifullah mengatakan mekanisme kenaikan UMK berdasarkan hasil kesepakatan antara Disnaker dengan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Bontang, perwakilan pemerintah, perusahaan-perusahaan serta serikat pekerja (SP) atau serikat buruh (SB) terverifikasi yang memenuhi syarat.

baca juga: Pimpinan Dewan Restui Interpelasi, Samsun: Hanya Mempertanyakan Sikap Gubernur, Bukan Pemakzulan

Kata Syaiful, selama setahun terakhir melakukan survei pasar dengan melihat kemampuan perusahaan dan harga kebutuhan di Bontang, maka November ini ditetapkan upah minimum sebesar Rp 3,2 juta. Kenaikan UMK yang mencapai 8,51 persen tersebut telah disetujui Depeko Bontang. Kemudian kesepakatan itu kemudian mendapat persetujuan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

“Saat ini sedang diproses penetapan dari gubernur Kaltim. Jika disetujui maka UMK Bontang terbaru berlaku per Januari 2020 nanti,” ujarnya saat ditemui Akurasi.id, Rabu (6/11/19).

Syaiful menuturkan sebelum 21 November surat keputusan (SK) sudah turun. Jika SK sudah dikeluarkan, maka pihaknya akan menyosialisasikan ke seluruh perusahaan di Kota Taman –sebutan Bontang-.

MAHYUNADI

Syaiful menuturkan seluruh perusahaan dan pengusaha kecil maupun besar di Bontang wajib mengikuti standar UMK yang ditetapkan. Namun upah minimum tersebut tidak berlaku pada perusahaan sektor kimia dan migas. Sebab, kata 8Syaiful, kedua sektor itu memiliki UMK berdasarkan kemampuan perusahaannya.

“Penetapannya tidak hanya dilihat dari upah terendahnya, tapi dari kemampuan perusahaan, berpenghasilan devisa untuk pemerintah, dilihat kemajuan perusahaan tersebut, serta karyawan dengan syarat tertentu,” jelasnya.

Meski tertulis pada Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pada Pasal 88 terkait pengupahan, jika ada perusahaan yang tidak mampu menggaji karyawan sesuai UMK, maka dapat meminta penangguhan kepada gubernur. Kata Syaiful, jika ada perusahaan yang mampu namun tidak menjalankan UMK, jika pekerja merasa keberatan maka Disnaker membuka layanan aduan.

“Namun jika pengusaha tidak bisa menggaji sesuai UMK karena kondisi tertentu, dan pekerja menerima saja maka tidak masalah,” bebernya.

Hingga saat ini diakui Syaiful belum ada pengaduan resmi terkait perusahaan yang tidak memberi upah minimum. Namun, ada beberapa pekerja yang mengadu ke Disnaker dan dapat diselesaikan secara mediasi. (*)

Editor: Dirhanuddin

TAGGED:UMK Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Coblos Sepuluh Kali di Pemilu, Pelaku Terancam Hukuman Berat
Hukum & KriminalTrending

Coblos Sepuluh Kali di Pemilu, Pelaku Terancam Hukuman Berat

By
akurasi 2019
Kebakaran Hutan di Los Angeles: 13 Korban Tewas, Kerugian Capai Rp2.185 Triliun
PeristiwaTrending

Kebakaran Hutan di Los Angeles: 13 Korban Tewas, Kerugian Capai Rp2.185 Triliun

By
Wili Wili
Pertemanan Rusak Gegara Cakwe, Pria di Samarinda Adu Pukul Hingga Berdarah
News

Pertemanan Rusak Gegara Cakwe, Pria di Samarinda Adu Pukul Hingga Berdarah

By
Devi Nila Sari
Pasukan Hamas Tangkap Tentara Israel, Gaza Kembali Memanas
PeristiwaTrending

Pasukan Hamas Tangkap Tentara Israel, Gaza Kembali Memanas

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?