By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Tubuh Perlu Selalu di Detoksifikasi, Ini Tanda Awal Memulainya
Kesehatan

Tubuh Perlu Selalu di Detoksifikasi, Ini Tanda Awal Memulainya

akurasi 2019
Last updated: Juli 2, 2020 1:32 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
tubuh perlu didetoksifikasi
Perubahan pada kebiasaan buang air besar menjadi tanda awal tubuh memerlukan detoksifikasi. (Ilustrasi/Istockphoto/seb_ra)
SHARE
tubuh perlu didetoksifikasi
Perubahan pada kebiasaan buang air besar menjadi tanda awal tubuh memerlukan detoksifikasi. (Ilustrasi/Istockphoto/seb_ra)

Akurasi.id — Racun di dalam tubuh kerap menumpuk. Hal ini diakibatkan gaya hidup yang tidak sehat. Apabila racun sudah berkumpul, artinya tubuh perlu didetoksifikasi.

baca juga: Bisakah Minum Kopi Sebabkan Asam Urat?

“Organ detoksifikasi itu ada ginjal, pankreas, kulit. Ginjal lewat urine, kulit mengeluarkan keringat, dan pankreas lewat empedu,” ujar ahli gizi klinis, Hilna Khairunisa Shalihat dalam webinar bersama FibreFirst, Kamis 25/6).

Mengutip Healthline, pada dasarnya tubuh mampu melakukan mekanisme detoksifikasi sendiri. Hal itu sesungguhnya membuat seseorang tak perlu repot-repot mengonsumsi sederet produk detoksifikasi.

Perubahan pada kebiasaan buang air besar menjadi tanda awal tubuh memerlukan detoksifikasi. Buang air besar yang sehat dilakukan setiap hari sebagai bentuk pembuangan sisa sistem pencernaan.

Namun, saat seseorang mulai tidak buang air besar selama lebih dari tiga hari, Hilna mengingatkan untuk berhati-hati.

“Zat sisa ini lama di usus, disimpan terus enggak akan jadi emas, maka dibuang aja. Kalau terlalu lama, zat sisa, toksik ini bakal diserap lagi oleh tubuh,” katanya.

Saat kondisi seperti ini dibiarkan maka akan timbul tanda lain yakni kenaikan gula darah. Hilna menyebut gula darah bisa melonjak dari normal 140 mg/dL (gula darah dua jam setelah makan) menjadi 200 mg/dL.

Hal yang sama juga terjadi pada kolesterol yang akan meningkat. Dari angka normal kurang dari 200 mg/dL menjadi lebih dari 200 mg/dL.

Agar buang air besar lancar, tambah asupan makanan berserat baik dari buah maupun sayur. Selain itu, pastikan pula kebutuhan cairan, olahraga, mengelola stres, serta konsumsi makanan dengan kandungan probitotik dan prebiotik.(*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Yusva Alam

TAGGED:Detoksifikasikesehatankesehatan ibu dan bayiTubuh
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Perangi Stunting, Pertamina EP Gelar Kegiatan Pertamina Sehati
DestinasiKesehatan

Perangi Stunting, Pertamina EP Gelar Kegiatan Pertamina Sehati

By
akurasi 2019
Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis
KesehatanTrending

Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis

By
Wili Wili
Infografis

Kendalikan Hipertensi dengan PATUH Dari RSUD Bontang

By
Devi Nila Sari
Waspada! Suka Gonta-Ganti Warna Rabut, Kanker Payudara Mengintai Anda
Kesehatan

Waspada! Suka Gonta-Ganti Warna Rambut, Kanker Payudara Mengintai Anda

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?