By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Waspada! Suka Gonta-Ganti Warna Rambut, Kanker Payudara Mengintai Anda
Kesehatan

Waspada! Suka Gonta-Ganti Warna Rambut, Kanker Payudara Mengintai Anda

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 2, 2021 12:29 pm
By
Devi Nila Sari
Share
5 Min Read
Waspada! Suka Gonta-Ganti Warna Rabut, Kanker Payudara Mengintai Anda
Waspada Bagi yang Suka Gonta-Ganti Warna Rabut, Kanker Payudara Mengintai Anda. (Powerofforever/Getty Images)
SHARE
Waspada! Suka Gonta-Ganti Warna Rabut, Kanker Payudara Mengintai Anda
Waspada Bagi yang Suka Gonta-Ganti Warna Rabut, Kanker Payudara Mengintai Anda. (Powerofforever/Getty Images)

Kanker Payudara Mengintai Anda Bagi yang Suka Gonta-Ganti Warna Rambut. Hasil studi yang dipublikasikan di International Journal of Cancer itu menunjukkan bukti bahwa penggunaan pewarna rambut meningkatkan risiko kanker payudara

Akurasi.id, Bontang – Bukan rahasia lagi, kanker payudara adalah salah satu penyakit paling ditakuti oleh perempuan di seluruh dunia. Menurut data WHO, angka kanker payudara di Indonesia terbilang cukup tinggi, yaitu 58.256 kasus baru hanya di 2018 lalu.

Angka tersebut membuat kanker payudara menempati peringkat pertama kasus kanker yang terjadi di Indonesia. Dari angka tersebut, 22.692 di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Melihat jumlah angka yang besar ini menyadarkan kita betapa “menakutkan” kanker payudara. Kabar buruknya lagi, sebuah penelitian terbaru menunjukkan jenis penyakit ini dapat dipicu oleh hal sederhana.

Hal sederhana yang dimaksud adalah bahan kimia dalam pewarna dan pelurus rambut. Padahal, dua hal ini terbilang cukup dekat dengan kehidupan perempuan yang selalu ingin terlihat cantik.

Sayangnya, studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Cancer itu menunjukkan bukti bahwa penggunaan dua produk kecantikan tersebut meningkatkan risiko kanker payudara. Hasil riset ini didapatkan setelah para peneliti menganalisis data dari hampir 47.000 perempuan di AS.

Para perempuan yang direkrut dinyatakan bebas kanker payudara tapi memiliki saudara perempuan yang didiagnosis dengan penyakit tersebut. Mereka diminta menjawab sejumlah pertanyaan terkait kesehatan, gaya hidup (terutama penggunaan produk rambut), hingga demografi di awal penelitian.

[irp]

Selanjutnya, peneliti mengikuti kehidupan mereka selama 8 tahun. Lebih dari setengah responden melaporkan penggunaan pewarna rambut sebelum bergabung dengan penelitian ini. Sementara 10 persen di antaranya menggunakan pelurus rambut berbahan kimia.

Hasilnya, 2.800 perempuan yang menggunakan pewarna dan pelurus rambut dikatahui mengembangkan kanker payudara. Peneliti menemukan perempuan yang menggunakan pewarna rambut secara teratur 9 persen lebih mungkin mengembangkan risiko kanker payudara. Risiko ini lebih tinggi lagi pada perempuan berkulit hitam.

“Kita terpapar pada banyak hal yang berpotensi berkontribusi pada kanker payudara, dan kecil kemungkinan faktor tunggal menjelaskan risikonya pada perempuan,” ungkap Dale Sandler, salah satu co-author penelitian ini dikutip dari WebMD.

“Walaupun masih terlalu dini untuk membuat rekomendasi tegas, menghindari bahan kimia ini mungkin bisa menjadi satu hal yang dilakukan perempuan untuk mengurangi risiko kanker payudara,” imbuhnya.

Menjelaskan temuan ini, salah satu peneliti, Alexandra White menyebut bahwa pewarna rambut mengandung lebih dari 5.000 senyawa berbeda.

“Beberapa senyawa terbukti kuat memiliki sifat karsinogenitas yang lebih tinggi dibanding bahan kimia lain,” ujar White dikutip dari majalah Time.

Dalam kasus kanker payudara, White menyebut, bahan kimia tidak berwarna pada pewarna rambut bernama amina aromatik telah terbukti berkaitan dan berpotensi menyebabkan DNA pada jaringan payudara yang menyebabkan kanker.

[irp]

Temuan ini ditanggapi oleh beberapa ahli bedah kanker payudara di AS. Salah satunya Alice Police dari Northwell Health Cancer Institute.

“Sebagai ahli bedah kanker payudara selama lebih 25 tahun, saya menghabiskan waktu untuk menyanggah mitos tentang penyebab kanker payudara,” ujar Police.

“(Namun, studi baru ini) benar-benar menunjukkan hubungan yang masuk akal antara produk perawatan rambut tertentu dan kanker,” sambungnya.

Sebaliknya, beberapa ahli kanker payudara meragukan hasil penelitian tersebut. “Ada beberapa poin yang saya anggap sebagai masalah dalam penelitian ini,” ujar Dr Lauren Cassell, kepala operasi payudara di Lenox Hill Hospital New York City.

Menurut Cassell, responden penelitian ini tidak dapat mewakili perempuan secara keseluruhan. “Para perempuan ini memiliki risiko yang berbeda berdasarkan fakta bahwa memiliki setidaknya satu saudara perempuan dengan riwayat kanker payudara,” kata Cassell.

“Semua bahan kimia ini mungkin tidak baik untuk Anda, tetapi jika ada hubungan langsung orang akan berpikir lebih banyak perempuan akan mengembangkan kanker payudara karena begitu banyak yang menggunakan produk ini pada rambut mereka,” pungkasnya. (*)

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:KankerKanker PayudarakesehatanKesehatan RambutPewarna RambutRambutWarna Rabut
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KesehatanNews

Viral Inses Kakak Beradik di Kutim, Begini Penjelasan Ahli Terkait Bahaya Perkawinan Sedarah

By
akurasi 2019
Upaya Cegah Polio, Manokwari Targetkan Vaksinasi Massal Anak-Anak
HeadlineKesehatan

Upaya Cegah Polio, Manokwari Targetkan Vaksinasi Massal Anak-Anak

By
akurasi 2019
Mengungkap Manfaat Tersembunyi: Menjelajahi Kelebihan Media Sosial
Covered StoryKesehatan

Mengungkap Manfaat Tersembunyi: Menjelajahi Kelebihan Media Sosial

By
akurasi 2019
Pemasangan “Kontrasepsi” Dapat Mengurangi Risiko Kematian
DestinasiKesehatan

Pemasangan “Kontrasepsi” Dapat Mengurangi Risiko Kematian

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?