By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Putra Gubernur Jabar: 3 Tewas, 27 Luka, Dedi Mulyadi Ambil Tanggung Jawab
PeristiwaTrending

Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Putra Gubernur Jabar: 3 Tewas, 27 Luka, Dedi Mulyadi Ambil Tanggung Jawab

Wili Wili
Last updated: Juli 19, 2025 3:04 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Putra Gubernur Jabar: 3 Tewas, 27 Luka, Dedi Mulyadi Ambil Tanggung Jawab
Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Putra Gubernur Jabar: 3 Tewas, 27 Luka, Dedi Mulyadi Ambil Tanggung Jawab. Foto: Tribun.
SHARE

Akurasi.id – Tragedi memilukan terjadi saat pesta rakyat dalam rangkaian pernikahan putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Maulana Akbar, dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina, Jumat (18/7). Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan 27 lainnya mengalami luka-luka akibat kerumunan massa yang tidak terkendali di gerbang barat Alun-alun Garut, lokasi utama acara.

Contents
  • Korban Jiwa Termasuk Anak dan Anggota Polisi
  • Luka-Luka: Sesak Napas, Trauma, hingga Panic Attack
  • Tanggung Jawab Moral Dedi Mulyadi
  • Keluarga Korban Tak Akan Menuntut
  • Polisi Lakukan Penyelidikan

Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol. drg. Iwansyah, menyebut total korban berjumlah 30 orang. “Tiga di antaranya meninggal dunia, delapan dirawat intensif di rumah sakit, dan sembilan belas menjalani rawat jalan,” kata Iwansyah, Sabtu (19/7).

Korban Jiwa Termasuk Anak dan Anggota Polisi

Tiga korban meninggal terdiri dari Bripka Cecep Saepul Bahri (39), anggota Polres Garut; Vania Apriliani (8), warga Sukamentri, Garut Kota; dan Dewi Jubaedah (61), warga Sukawening. Bripka Cecep wafat di RS TNI Guntur, sementara dua lainnya meninggal di RSUD dr. Slamet Garut.

Ketiga korban telah dimakamkan di wilayah masing-masing. Bripka Cecep dimakamkan dengan upacara penghormatan kedinasan di Kampung Sukadana Gandok, Garut Kota.

Luka-Luka: Sesak Napas, Trauma, hingga Panic Attack

Delapan korban masih dirawat intensif di RSUD dr. Slamet Garut, mengalami diagnosa medis seperti trauma dada, asma bronkhial, dan nyeri otot (myalgia). Sedangkan 19 korban lainnya mengalami trauma ringan, serangan panik, dan sindrom dispepsia gangguan pencernaan yang dipicu stres dan kepadatan massa.

Tanggung Jawab Moral Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi buka suara terkait insiden ini. Ia mengklaim sudah sejak awal melarang acara makan gratis yang berpotensi menimbulkan kerumunan. “Saya sudah mewanti-wanti EO untuk tidak mengadakan kegiatan makan bersama dalam jumlah besar,” ujar Dedi.

Namun, Dedi tetap mengambil tanggung jawab moral sebagai orang tua dari mempelai pria. Ia pun telah mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Saya bertanggung jawab sebagai orang tua dari mempelai pria. Saya hadir di malam itu hanya untuk agenda seni mingguan yang biasa dilakukan Pemprov,” jelasnya.

Keluarga Korban Tak Akan Menuntut

Apidin, ayah dari Vania Apriliani, menyatakan bahwa ia dan istrinya menerima kejadian tersebut sebagai musibah. “Kami tidak akan menuntut siapapun. Kami hanya berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ujarnya haru.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berencana memeriksa sejumlah pihak terkait untuk proses penyelidikan lebih lanjut atas insiden maut ini.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan pengendalian massa harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan acara berskala besar, terlebih jika melibatkan pejabat dan masyarakat umum.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:bripka cecepDedi Mulyadidewi jubaedahduka garutinvestigasi polisikorban pesta rakyat garutmakan gratis garutolah tkp garutpenanganan korban kerumunanpernikahan gubernur jabarpesta pejabat jatuh korbanpesta rakyat chaostragedi alun-alun garuttragedi pesta rakyat garutvania apriliani
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Lolly, Anak Nikita Mirzani, Dijemput Paksa dari Apartemennya: Teriakan Minta Tolong Viral di Media Sosial
SelebritisTrending

Lolly, Anak Nikita Mirzani, Dijemput Paksa dari Apartemennya: Teriakan Minta Tolong Viral di Media Sosial

By
Wili Wili
Pemprov DKI Terapkan WFH dan PJJ hingga 28 Januari 2026 Imbas Cuaca Ekstrem dan Banjir
HeadlinePeristiwa

Pemprov DKI Terapkan WFH dan PJJ hingga 28 Januari 2026 Imbas Cuaca Ekstrem dan Banjir

By
Wili Wili
17 Wartawan Siap UKW, Badak LNG Gandeng PWI Bontang Wujudkan Jurnalisme Profesional
Trending

17 Wartawan Siap UKW, Badak LNG Gandeng PWI Bontang Wujudkan Jurnalisme Profesional

By
Devi Nila Sari
Davina Karamoy Nikmati Ramadan Bersama Keluarga dan Perdalam Ilmu Agama
SelebritisTrending

Davina Karamoy Nikmati Ramadan Bersama Keluarga dan Perdalam Ilmu Agama

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?