By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Tragedi di Bogor: Anak Bos Rental Mobil Tega Habisi Nyawa Satpam karena Sakit Hati
Hukum & KriminalTrending

Tragedi di Bogor: Anak Bos Rental Mobil Tega Habisi Nyawa Satpam karena Sakit Hati

Wili Wili
Last updated: Januari 21, 2025 1:28 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Tragedi di Bogor: Anak Bos Rental Mobil Tega Habisi Nyawa Satpam karena Sakit Hati
Tragedi di Bogor: Anak Bos Rental Mobil Tega Habisi Nyawa Satpam karena Sakit Hati. Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi.id – Sebuah tragedi mengejutkan terjadi di PT Laduta Car Rental di Jalan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Jumat (17/1/2025). Seorang satpam bernama Septian (37), warga Kampung Cibarengkok, Desa Citarik, Palabuhanratu, Sukabumi, ditemukan tewas mengenaskan dengan 22 luka tusukan di tubuhnya. Peristiwa ini diduga kuat merupakan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anak pemilik perusahaan, Abraham Michael Mangaraja Gandatua (26).

Motif Pembunuhan: Sakit Hati karena Diadukan

Kepala Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, menjelaskan bahwa motif pembunuhan ini berawal dari rasa sakit hati tersangka terhadap korban. Septian diketahui sering mengadukan kebiasaan Abraham yang sering pulang larut malam kepada ibunya, Farida Felix. Akibat laporan tersebut, Abraham kerap dimarahi oleh ibunya, yang berprofesi sebagai pengacara.

“Motifnya adalah sakit hati karena korban sering melaporkan tersangka yang sering pulang malam kepada ibunya. Akibatnya, tersangka mempersiapkan pisau untuk menghabisi korban,” ujar AKP Aji Riznaldi Nugroho.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, yakni sopir dan asisten rumah tangga di kediaman tersebut, sempat terdengar cekcok antara Abraham dan Septian sebelum pembunuhan terjadi. Cekcok tersebut diikuti suara kaca pecah, hingga akhirnya korban ditemukan bersimbah darah di pintu masuk pos keamanan.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa pembunuhan ini merupakan tindakan yang telah direncanakan. Hal ini dikuatkan dengan bukti bahwa Abraham membeli pisau dari toko perkakas sebelum melancarkan aksinya. “Dari hasil autopsi, diketahui korban meninggal akibat luka tusukan bertubi-tubi, dengan gorokan di bagian leher sebagai penyebab utama kematian,” ungkap Kombes Eko.

Polisi Tidak Pandang Bulu

Farida Felix, ibu dari tersangka, mengaku terpukul atas tindakan putranya. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada perlakuan istimewa bagi Abraham meskipun ia adalah anak seorang pengacara.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk tindak pidana tanpa pandang bulu. Tersangka telah ditetapkan sebagai pelaku dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun,” tegas Kombes Eko.

Hukuman Menanti

Selain Pasal 340 KUHP, Abraham juga dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Ancaman hukuman untuk kasus ini mencapai 15 tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya pengendalian emosi dan penghormatan terhadap nyawa manusia. “Tidak ada ruang bagi pelaku tindak kekerasan di Kota Bogor,” tambah Kombes Eko.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:anak bos rental mobilberita kriminal terkini.kasus kriminal bogorPasal 340 KUHPPembunuhan Berencanapembunuhan di rental mobilpembunuhan satpampolisi bogorPT Laduta Car Rentaltragedi bogor
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

BEM Nusantara Pilih Audiensi, BEM SI Tetap Demo 11 April
HeadlineTrending

BEM Nusantara Pilih Audiensi, BEM SI Tetap Demo 11 April

By
akurasi 2019
Penyekatan Area Bukit Kusnodo Bontang Diterabas, Warga Nekat Melintas Meski Dipagar Kawat Berduri
Trending

Penyekatan Area Bukit Kusnodo Bontang Diterabas, Warga Nekat Melintas Meski Dipagar Kawat Berduri

By
Redaksi Akurasi.id
Pengemudi Mobil Lexus Meninggal Usai Tertimpa Pohon Tumbang di Pondok Indah
PeristiwaTrending

Pengemudi Mobil Lexus Meninggal Usai Tertimpa Pohon Tumbang di Pondok Indah

By
Wili Wili
heboh mayat wanita
Hukum & KriminalNews

Fakta di Balik Penemuan Mayat di Hotel Pinang, Korban Diduga Meninggal karena Sakit

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?