By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Tolak Pabrik Semen, Castro: Jangan Padamkan Gerakan Mahasiswa
Trending

Tolak Pabrik Semen, Castro: Jangan Padamkan Gerakan Mahasiswa

akurasi 2019
Last updated: Maret 27, 2019 12:10 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Tolak Pabrik Semen, Castro: Jangan Padamkan Gerakan Mahasiswa
Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernuran Kaltim. Aksi ini dilakukan untuk menolak pembangunan pabrik semen di Bumi Etam. (Istimewa)
SHARE
Tolak Pabrik Semen, Castro: Jangan Padamkan Gerakan Mahasiswa
Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernuran Kaltim. Aksi ini dilakukan untuk menolak pembangunan pabrik semen di Bumi Etam. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Demonstrasi yang dilakukan Aliansi Masyarakat Peduli Karst (AMPK) di depan kantor Gubernuran Kaltim, Senin (25/3/19), mendapat “kecaman” dari beragam pihak. Pasalnya, gerakan tersebut berakhir ricuh sehingga mengakibatkan dua orang polisi terkena lemparan batu.

Beragam analisa muncul dari publik untuk menyoroti penyebab kericuhan tersebut. Pegiat anti korupsi dan pengamat hukum dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Herdiansyah Hamzah berpendapat, kericuhan itu bisa saja didesain oleh oknum tertentu.

“Direncanakan (by design) atau by accident yang muncul secara tiba-tiba tanpa ada kesengajaan dan niat (intensi) untuk bentrok,” jelasnya.

Dia menegaskan, aksi mahasiswa tidak boleh dipadamkan sebelum izin pembangunan pabrik semen dievaluasi dan dicabut oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. Karena itu, masyarakat diminta berhenti saling menghujat, menyudahi saling nyinyir, dan tidak menggeser isu yang diusung mahasiswa.

Tolak Pabrik Semen, Castro: Jangan Padamkan Gerakan Mahasiswa
Herdiansyah Hamzah (Istimewa)

“Bahwa ada korban, mari kita tundukkan kepala sejenak dan kembali berjalan dengan kepala tegak. Jadikan itu otokritik untuk saling menguatkan (gerakan). Agar energi kita tidak habis,” sebutnya.

Pria yang karib disapa Castro itu menyebut, aksi berujung ricuh tersebut akan dijadikan alat oleh oknum tertentu untuk memadamkan semangat dan kesolidan gerakan mahasiswa.

Terkait respons gubernur terhadap gerakan mahasiswa, Castro mengatakan, Isran memberikan pernyataan nyeleneh yang tidak mendidik masyarakat. Sebagai gubernur, harusnya pernyataan itu tidak disampaikan di publik.

Sebelumnya, Isran  menyebut tuntutan mahasiswa sudah didengarnya lewat jendela. Kata Castro, hal itu menandakan mantan Bupati Kutai Timur itu enggan membuka ruang dialog dengan massa.

“Jika ditafsirkan, pernyataan itu seperti mengisyaratkan jika kebijakannya soal pabrik semen, tidak akan ditinjau ulang. Jadi mendengar baginya, hanya dimaknai sebatas lewat kuping,” tegasnya.

Pandangan tentang pembangunan pabrik semen mestinya didukung pendapat ahli yang pro dan kontra. “Biar seimbang dan objektif. Jadi tidak terkesan menggunakan data dan pendapat ahli yang mendukung dan menguatkan kehendaknya saja,” sarannya.

Tolak Pabrik Semen, Castro: Jangan Padamkan Gerakan Mahasiswa
Isran Noor (Istimewa)

Isran telah menerima perwakilan mahasiswa yang menolak pembangunan pabrik semen tersebut. Dia menjawab aspirasi yang disampaikan AMPK.

Isran membantah pabrik itu mengancam keberadaan karst. Pabrik semen yang dibangun Tiongkok Hong Shi Holding Groups Co Ltd tersebut tidak dibangun di Kecamatan Sandaran, Kutai Timur. “Bukan di situ pabrik semen akan dibangun. Bukan di Karst,” katanya.

Dikutip dari website Pemprov Kaltim, Isran menyebut, investasi pembangunan pabrik senilai USD 2 miliar. Dilihat dari dokumen pengajuan pembangunan pabrik semen itu, pabrik akan dibangun dengan skema ramah lingkungan dan nol debu (zero dust).

Pengusaha asal Tiongkok akan menjalin kerja sama dengan PT Kobexindo. Perusahaan yang terakhir sudah mendapat izin industri di kawasan yang akan digunakan untuk membangun pabrik semen.

“Izinnya tentu menggunakan izin yang lama. Ketika era Gubernur Awang Faroek Ishak. Kawasan yang akan dimanfaatkan sekitar 800 hektare,” jelasnya. (*)

Penulis: Ufqil Mubin
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Demo MahasiswaTolak Pabrik Semen
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Berpengaruh di Dunia
HeadlineTrending

Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Berpengaruh di Dunia

By
Devi Nila Sari
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Minggu 25 Januari 2026 Naik, Galeri24 dan UBS Kompak Menguat
PeristiwaTrending

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Minggu 25 Januari 2026 Naik, Galeri24 dan UBS Kompak Menguat

By
Wili Wili
trasmisi lokal corona
Trending

Pasien Corona di Paser dan Balikpapan Terindikasi Sebagai Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
Normalisasi SKM, Warga di Bantaran Sungai Sebaiknya Perlu Berkemas Diri!
Trending

Normalisasi SKM, Warga di Bantaran Sungai Sebaiknya Perlu Berkemas Diri!

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?