By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Tidak Diberi Uang, Seorang Pengamen Ludahi dan Nyaris Tikam Ojol
Hukum & KriminalNews

Tidak Diberi Uang, Seorang Pengamen Ludahi dan Nyaris Tikam Ojol

akurasi 2019
Last updated: Juli 1, 2020 12:14 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Tidak Diberi Uang
Tofik saat diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu dengan barang bukti sajam, Selasa (30/6/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Tidak Diberi Uang
Tofik saat diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu dengan barang bukti sajam, Selasa (30/6/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Lantaran tidak diberi uang, pengamen bernama Tofik (19) nekat meludahi pengemudi ojek online (Ojol) di Jalan Dr Soetomo, Samarinda, Senin (29/6/20) siang. Tidak hanya itu, gara-gara kesal tidak diberikan uang, Tofik bahkan nyaris menikam tukang ojol dengan senjata tajam (sajam).

baca juga: Janda Anak Tiga Berprofesi SPG di Samarinda Kedapatan Curi Kosmetik Bernilai Ratusan Juta

Kasus ini terjadi saat pengemudi ojol bernama Alexander Lile Tukan (28), hendak mengantarkan penumpangnya ke sebuah hotel di Jalan S Parman pada Senin (29/6/2020) siang lalu.

Pada saat menghentikan laju kendaraannya di Simpang Empat traffic light atau lampu lalu lintas Mall Lembuswana, tepatnya dari arah Jalan Dr Soetomo, pengemudi ojol tersebut disambangi oleh Tofik yang kerap mengamen di kawasan itu.

Pemuda 19 tahun ini langsung melantunkan lagu berkali kali, namun tidak dihiraukan oleh pengemudi ojol. Karena kesal Tofik langsung meludahinya ke arah tubuh, sementara Alexander tidak menggubrisnya karena sedang membawa pelanggan.

Usai mengantar penumpangnya ke tempat tujuan, Alexander mencari pengamen yang meludahinya tadi, guna menanyakan maksud perbuatannya tersebut.

Perdebatan antar keduanya pun terjadi hingga Tofik mengeluarkan sajam di pinggangnya, dan mencoba menusuk pengemudi ojol. Beruntung dia berhasil menghindari ayunan pisau tersebut, sampai akhirnya pelaku berhasil melarikan diri.

Nyaris jadi korban penikaman, Alexander langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Samarinda Ulu, dan memberitahukan kepada rekan ojol lainnya guna mencari tahu keberadaan pelaku.

“Kami langsung merespons dengan menelusuri keberadaan pelaku,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda Muhammad Ridwan, Selasa siang (30/6/20).

Proses penyelidikan pun dimulai dengan mencari informasi kepada para pengamen lainnya. Akhirnya identitas pelaku berhasil terungkap, dan polisi segera melakukan penangkapan di kediaman pelaku di kawasan Selili, Senin (29/6/20).

“Saat kami amankan, sajamnya masih berada tepat di pinggangnya. Jadi langsung kami bawa ke Polsek Samarinda Ulu untuk proses penyidikan,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, Tofik akan dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang (UU) Darurat No 12 Tahun 1951 LN No 78 Tahun 1951 dan 335 Ayat (1) ke 1 KUHP, tentang membawa sajam tanpa izin dan pengancaman, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:KriminalLudahi OjolOjolPemerasanPengamenpremanisme
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp2,88 Juta per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp2,88 Juta per Gram

By
Wili Wili
News

Tak Ada Jaringan Internet, Ribuan Siswa Tempuh UN Dengan Sistem Manual

By
akurasi 2019
Harga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rp2.705.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rp2.705.000 per Gram

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Turun Rp16.000 per Gram (21 November 2025)
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Turun Rp16.000 per Gram (21 November 2025)

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?