By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Penghina Nabi Muhammad SAW Tewas Terpanggang di Mobil
HeadlineTrending

Penghina Nabi Muhammad SAW Tewas Terpanggang di Mobil

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 5, 2021 11:29 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Penghina Nabi Muhammad SAW Tewas Terpanggang di Mobil
Polisi berada di lokasi tabrakan mobil yang menewaskan Seniman Swedia Lars Vilks. (REUTERS)
SHARE
Penghina Nabi Muhammad SAW Tewas Terpanggang di Mobil
Polisi berada di lokasi tabrakan mobil yang menewaskan Seniman Swedia Lars Vilks. (REUTERS)

Akurasi.id  – Nasib tragis menimpa kartunis Lars Vilks. Penghina Nabi Muhammad SAW tersebut tewas terpanggang di mobil. Semakin banyak fakta mengejutkan yang terungkap dalam insiden kecelakaan mobil yang menewaskannya. Vilk ternyata terbakar hidup-hidup selama beberapa jam di dalam mobilnya bersama dua pengawalnya.

“Kartunis Swedia, yang menghina Nabi Muhammad SAW, tewas dalam kecelakaan mengerikan yang membakarnya di dalam mobilnya selama beberapa jam, ditemani oleh dua pengawalnya,” tweet Tadawlltwt pengguna Twitter disertai dengan gambar petugas yang mengevakuasi jasad para korban kecelakaan. Dilansir dari sindonews.com, Selasa (05/10/2021).

Seniman Swedia Lars Vilks itu memicu kemarahan umat Islam karena membuat sketsa kepala Nabi Muhammad di tubuh anjing. Vilks dilaporkan bepergian dengan kendaraan polisi sipil yang bertabrakan dengan truk di dekat kota Markaryd di Swedia selatan.

Dua petugas polisi yang mengawalnya juga tewas dan sopir truk terluka. Seniman berusia 75 tahun itu telah hidup dalam perlindungan polisi setelah menjadi sasaran ancaman pembunuhan atas kartun yang menghina Nabi Muhammad tersebut.

Kartun yang diterbitkan pada 2007 itu menyinggung banyak Muslim yang menganggap gambar itu sebagai penghinaan. Gambar itu dibuat setahun setelah surat kabar Denmark menerbitkan kartun yang juga menghina Nabi Muhammad.

Pernyataan dari polisi mengatakan masih belum jelas bagaimana tabrakan itu terjadi, tetapi pada awalnya tidak ada yang menunjukkan bahwa ada orang lain yang terlibat.

“Ini sedang diselidiki seperti kecelakaan di jalan lainnya. Karena dua polisi terlibat, penyelidikan telah ditugaskan ke bagian khusus dari kantor kejaksaan,” ungkap seorang juru bicara polisi kepada kantor berita AFP. Dia menambahkan bahwa tidak ada kecurigaan adanya aksi yang disengaja.

[irp]

Mobil polisi yang ditumpangi Vilks melaju dengan kecepatan tinggi, menurut laporan media setempat. Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar Aftonbladet bahwa mobil yang diduga ditumpangi Vilks tampaknya kehilangan kendali dan menabrak sisi jalan raya dengan kecepatan tinggi.

“Truk di depan tidak sempat berbelok dan kemudian mereka bertabrakan dengan ledakan keras dengan kecepatan luar biasa,” ujar saksi mata kepada surat kabar itu.

Kebakaran besar terjadi setelah kecelakaan itu dan sejumlah kendaraan darurat datang ke tempat kejadian. Itu artinya Vilks tewas terpanggang di mobil hidup-hidup bersama dua pengawalnya di dalam mobil yang ditumpanginya.

Vilks menjadi berita utama di seluruh dunia setelah kartunnya pada 2007 menyebabkan kemarahan. Itu menyebabkan Perdana Menteri Fredrik Reinfeldt bertemu duta besar dari 22 negara Muslim dalam upaya meredakan situasi.

[irp]

Tak lama setelah itu, al-Qaeda di Irak menawarkan hadiah USD100.000 untuk pembunuhannya. Pada 2015, Vilks menghadiri debat tentang kebebasan berbicara yang menjadi sasaran serangan senjata di Kopenhagen. Dia mengatakan dia mungkin menjadi target serangan, yang menewaskan seorang sutradara film.

Meskipun dia paling terkenal dengan sketsa yang menghina Nabi Muhammad, Vilks adalah seniman dan aktivis yang sering bekerja dengan cat atau membuat instalasi. Salah satu karyanya adalah patung yang terbuat dari kayu apung di cagar alam di Swedia selatan yang dia dirikan tanpa izin dan memicu pertarungan hukum yang panjang. (*)

Editor: Yusva Alam

TAGGED:Lars VilksPenghina NabiTerbakarTrending
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pria Berinisial IJ Menyandera Anak di Pos Polisi, Polisi Berhasil Selamatkan Korban
Hukum & KriminalTrending

Pria Berinisial IJ Menyandera Anak di Pos Polisi, Polisi Berhasil Selamatkan Korban

By
Wili Wili
Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan Resmi Menikah, Netizen Ramai Tanggapi dengan Berbagai Komentar
SelebritisTrending

Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan Resmi Menikah, Netizen Ramai Tanggapi dengan Berbagai Komentar

By
Wili Wili
Tegas! Singapura Tolak Minta Maaf soal Kasus UAS
HeadlineTrending

Tegas! Singapura Tolak Minta Maaf soal Kasus UAS

By
akurasi 2019
Bongkar Kejahatan Ilegal Mining di Kaltim, Cipayung Plus Endus Praktik Curang di Elit Birokrasi
Trending

Bongkar Kejahatan Ilegal Mining di Kaltim, Cipayung Plus Endus Praktik Curang di Elit Birokrasi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?