By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Terungkap! 7 Fakta Menyeramkan Pembunuhan ‘Wanita dalam Koper’ yang Menggemparkan Publik
Covered StoryHeadlineHukum & Kriminal

Terungkap! 7 Fakta Menyeramkan Pembunuhan ‘Wanita dalam Koper’ yang Menggemparkan Publik

akurasi 2019
Last updated: Mei 4, 2024 1:43 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Terungkap! 7 Fakta Menyeramkan Pembunuhan 'Wanita dalam Koper' yang Menggemparkan Publik
Terungkap! 7 Fakta Menyeramkan Pembunuhan 'Wanita dalam Koper' yang Menggemparkan Publik. Foto: Tribunnews.
SHARE

Akurasi.id – Pembunuhan seorang wanita paruh baya yang ditemukan dalam koper di Bekasi telah memicu rasa horor dan keprihatinan di seluruh Indonesia. Ahmad Arif Ridwan Nuwloh, yang dikenal sebagai AARN, dan adiknya Aditya Tofik Qurahman, menjadi pusat perhatian setelah detail baru kasus ini terungkap. Berikut adalah ringkasan dari tujuh fakta baru yang mengungkap lebih dalam tentang kasus pembunuhan yang menghebohkan ini.

  1. Dua Tersangka dalam Kasus Keji: Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (29) dan adiknya Aditya Tofik Qurahman (23) kini dihadapkan pada tuduhan yang berat. Arif dikenal sebagai pelaku utama pembunuhan brutal Rini Mariany alias RM (50), sementara Aditya terlibat dalam pembuangan jasad korban yang dilakukan dengan cara yang terencana dan dingin.
  2. Motif Pembunuhan: Ucapan yang Memicu Amarah: Pembunuhan ini bermula dari pertemuan yang berakhir di hotel, di mana RM meminta Arif untuk menikahinya. Penolakan Arif dan ucapan RM yang dianggap menyakitkan hati menjadi pemicu bagi Arif untuk melakukan tindakan kejam tersebut. Dalam amarah, Arif melakukan pembunuhan dengan cara membekap mulut dan hidung korban, serta mencekik lehernya hingga korban tidak bergerak lagi.
  3. Persiapan Menghilangkan Jejak: Dalam upaya untuk menghilangkan jejak, Arif membeli dua koper. Koper pertama yang berwarna cokelat terlalu kecil untuk menampung jasad RM, sehingga ia membeli koper hitam yang lebih besar. Koper ini digunakan untuk membawa jasad korban yang sudah dimasukkan dengan cara ditekuk untuk memudahkan penyimpanan.
  4. Penggunaan Uang Korban untuk Keperluan Pribadi: Arif menggunakan uang RM yang seharusnya untuk perusahaan tempat korban bekerja untuk berbagai keperluan pribadi termasuk pembelian koper dan biaya transportasi. Tindakan ini menunjukkan bagaimana Arif tidak hanya bertindak sebagai pembunuh tetapi juga sebagai pencuri.
  5. Rencana Pernikahan yang Batal: Ironisnya, Arif baru saja melangsungkan akad nikah pada bulan Maret dan berencana menggelar resepsi pada tanggal 5 Mei. Namun, semua rencana itu musnah ketika kasus pembunuhan ini terungkap, menyebabkan sang istri membatalkan resepsi pernikahan.
  6. Pengembalian Uang ke WO: LS, istri Arif, memutuskan untuk membatalkan segala persiapan pernikahan dan meminta pengembalian dana kepada penyelenggara pernikahan. Ini menunjukkan dampak sosial yang luas dari tindakan kriminal Arif, tidak hanya terhadap korban tetapi juga keluarga dan komunitas yang terlibat.
  7. Penyitaan Rekening Keluarga: Polisi telah menyita buku rekening keluarga Arif yang menunjukkan adanya transaksi finansial yang mencurigakan, termasuk uang yang ditransfer ke ibu Arif yang kemudian diminta kembali oleh Arif sebagian untuk keperluannya.

Kasus ‘Wanita dalam Koper’ ini bukan hanya sekedar cerita kriminal biasa, tetapi juga pelajaran tentang betapa cepatnya situasi dapat berubah menjadi tragedi ketika emosi dan tindakan tidak terkontrol mengambil alih. Publik diharapkan bisa mengambil pelajaran dari peristiwa ini untuk mendorong pencegahan tindak kejahatan serupa di masa depan. Pembahasan ini tidak hanya memberikan gambaran tentang ketidakadilan yang dialami oleh korban tetapi juga refleksi bagi sistem keamanan dan sosial yang berlaku.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:bekasiBerita KriminalHukumKasus viralKeamananKejahatanMotif pembunuhanpembunuhanPengadilanPolda Metro Jaya
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Proses Penataran, Alasan Empat Ajudan TNI-Polri Belum Mendampingi Presiden Prabowo
HeadlineKabar Politik

Proses Penataran, Alasan Empat Ajudan TNI-Polri Belum Mendampingi Presiden Prabowo

By
Wili Wili
Bawa Sabu 1,028 Kg, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Hukum & Kriminal

Bawa Sabu 1,028 Kilogram, Pelaku Terancam Hukuman Mati

By
akurasi 2019
TNI Siapkan Tiga Perwira Menengah Sebagai Ajudan Presiden Prabowo Subianto
HeadlineKabar Politik

TNI Siapkan Tiga Perwira Menengah Sebagai Ajudan Presiden Prabowo Subianto

By
Wili Wili
Firli Diperiksa untuk Kedua Kalinya di Bareskrim Polri
Headline

Firli Diperiksa untuk Kedua Kalinya di Bareskrim Polri

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?