By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Tanggap Darurat Bencana di Luwu dengan Upaya Pemulihan dan Dukungan Maksimal di Tengah Kesulitan
HeadlinePeristiwa

Tanggap Darurat Bencana di Luwu dengan Upaya Pemulihan dan Dukungan Maksimal di Tengah Kesulitan

akurasi 2019
Last updated: Mei 6, 2024 8:44 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Tanggap Darurat Bencana di Luwu dengan Upaya Pemulihan dan Dukungan Maksimal di Tengah Kesulitan
Tanggap Darurat Bencana di Luwu dengan Upaya Pemulihan dan Dukungan Maksimal di Tengah Kesulitan. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id. Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menetapkan status tanggap darurat di beberapa wilayah yang terkena dampak bencana alam. Luwu, sebagai daerah yang paling parah terdampak, kini menjadi fokus utama dalam upaya penanganan dan pemulihan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda.

Sejak Jumat (3 Mei 2024), Luwu telah mengalami serangkaian bencana alam yang memprihatinkan. Berdasarkan laporan terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 13 kecamatan di Kabupaten Luwu terdampak, dengan Kecamatan Latimojong sebagai episentrum bencana yang mengalami pemutusan akses serta isolasi total terhadap warganya.

Dalam upaya pencarian dan pertolongan, Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengungkapkan bahwa kondisi di Latimojong pada Minggu (5 Mei 2024) bertambah parah akibat hujan deras yang masih terus mengguyur wilayah tersebut. “Keadaan ini menimbulkan titik longsoran baru, jalan menuju Latimojong ambles sepanjang 100 meter, beberapa jembatan penghubung desa putus,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Penyaluran bantuan logistik kepada warga yang terdampak dilakukan dengan bantuan helikopter milik TNI Angkatan Udara dan Polda Sulawesi Selatan, mengingat kesulitan akses yang terjadi di lapangan. Ini menunjukkan betapa seriusnya upaya pemerintah dalam memberikan respons terhadap kejadian ini.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di bawah arahan Andi Muhammad Arsjad, Penjabat Sekertaris Daerah, telah berupaya maksimal dalam menyediakan dukungan. Ini termasuk pengadaan dapur umum, posko kesehatan, dan pemanfaatan cadangan pangan pemerintah. “Kami telah menyampaikan kepada kabupaten untuk menggunakan dana Belanja Tidak Terduga, dan provinsi nanti akan menggunakan dana tersebut untuk membantu,” tambah Arsjad.

Arus informasi dan dukungan terus dikoordinasikan, tidak hanya dalam bentuk logistik dan pangan, tetapi juga melalui doa dan dukungan moral. Arsjad mengimbau seluruh pengurus masjid melalui Kanwil Agama, Majelis Ulama Indonesia, dan Forum Koordinasi Umat Beragama untuk menggelar doa bersama, berharap musibah ini tidak berkepanjangan.

Kerugian material dan infrastruktur terdata, tetapi yang lebih penting adalah pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga yang terdampak. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan tim gabungan terus melakukan pendataan dan evaluasi kerugian, sambil berupaya mengembalikan kehidupan warga Luwu ke normal.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:banjir Sulselbantuan kemanusiaanBencana Alampemulihan Luwurespons darurat
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Lawatan ke Uni Eropa, Bahas CEPA hingga Bertemu Raja Belgia
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Lawatan ke Uni Eropa, Bahas CEPA hingga Bertemu Raja Belgia

By
Wili Wili
Wanita di Blora Terjebur Sumur Selama Tiga Hari, Bertahan dengan Berpegangan Paralon
PeristiwaTrending

Wanita di Blora Terjebur Sumur Selama Tiga Hari, Bertahan dengan Berpegangan Paralon

By
Wili Wili
Pemprov DKI Terapkan WFH dan PJJ hingga 28 Januari 2026 Imbas Cuaca Ekstrem dan Banjir
HeadlinePeristiwa

Pemprov DKI Terapkan WFH dan PJJ hingga 28 Januari 2026 Imbas Cuaca Ekstrem dan Banjir

By
Wili Wili
"Bunda Dor Dor Curhat Diduga Ditipu, Hanya Dibayar Rp15 Juta Usai Kebanjiran Job di Jakarta"
PeristiwaTrending

“Bunda Dor Dor Curhat Diduga Ditipu, Hanya Dibayar Rp15 Juta Usai Kebanjiran Job di Jakarta”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?