By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Tak Punya Biaya Pulang Kampung, Pemuda 27 Tahun Nekat Berenang dari Balikpapan ke Malang
Trending

Tak Punya Biaya Pulang Kampung, Pemuda 27 Tahun Nekat Berenang dari Balikpapan ke Malang

Devi Nila Sari
Last updated: Desember 17, 2020 12:53 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Tak Punya Biaya Pulang Kampung, Pemuda 27 Tahun Nekat Berenang dari Balikpapan ke Malang
Dedik Purnomo yang nekat berenang dari Balikpapan ke Pulau Jawa, (Malang) lantaran tidak punya biaya dan berselisih dengan saudaranya. (Istimewa)
SHARE
Tak Punya Biaya Pulang Kampung, Pemuda 27 Tahun Nekat Berenang dari Balikpapan ke Malang
Dedik Purnomo yang nekat berenang dari Balikpapan ke Pulau Jawa, (Malang) lantaran tidak punya biaya dan berselisih dengan saudaranya. (Istimewa)

Tak punya biaya pulang kampung, pemuda 27 tahun nekat berenang dari Balikpapan ke Malang. Tindakan nekat lelaki tersebut kian menjadi setelah dia berselisih paham dengan seorang saudaranya yang ada di Balikpapan.

Akurasi.id, Balikpapan – Pemuda bernama Dedik Purnomo (27) ini, ditemukan oleh motoris kapal speedboat di kawasan perairan Pelabuhan Semayang Balikpapan tengah terapung-apung sekitar pukul 15.30 Wita, Rabu (16/12/2020).

Awalnya salah seorang motoris speedboat, Aco melihat seseorang tengah menyeberang ke sebuah bebatuan besar yang sering disebut Pulau Tukung, sekitar pukul 12.00 Wita. Namun, ia tidak berpikir jika pemuda ini rupanya nekat hendak berenang ke Pulau Jawa.

[irp]

“Aku kira itu, siang tadi, dia cuma mau mancing. Kan memang sering orang mancing di situ (Pulau Tukung). Jadi saya enggak curiga tindakan sama dia,” ujarnya.

Bahkan Aco dan rekan-rekan motoris lainnya sempat melihat Dedik duduk sambil sesekali berenang menggunakan dua buah galon kosong. Namun, lagi-lagi mereka tidak menaruh kecurigaan apapun.

“Sekalinya dia itu berenang ke arah tengah. Kami teriakin dia. Enggak dengar. Nah, mungkin karena cape terbawa arus kepinggir akhirnya,” jelasnya.

Mendapati Dedik yang tak berdaya di laut dan sempat diduga meninggal lantaran tubuh kurusnya terapung dan terbawa arus hingga ke pinggir pelabuhan Jetty Checron, maka para motoris langsung melaporkannya ke Polsek KP3 Semayang untuk memberi pertolongan.

“Ada temen yang lapor ke Polsek sana, kami di sini coba bantu narik dia,” tambah Aco.

Beruntung Dedik berhasil diselamatkan oleh motoris dan warga yang berada di kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan. Dan dirinya pun langsung dibawa ke Polsek Pelabuhan Semayang Balikpapan untuk dimintai keterangan.

[irp]

Sesampainya di Makopolsek Pelabuhan Semayang, Dedik sempat bercerita jika memiliki ide untuk berenang ke Pulau Jawa, tepatnya kampung halamannya di Kota Malang.

“Enggak punya uang aku pak, ya sudah mau coba berenang saja aku. Wallahualam saja kalau selamat sampai sana,” ujar Didik saat menceritakan alasannya.

Dedik mengaku jika selama di Balikpapan dirinya tinggal bersama keluarganya di kawasan Rengganis, Balikpapan Selatan. Ia juga mengaku jika selama di Balikpapan tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Enggak ada kerjaan pak, makanya enggak punya uang mau pulang saya,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Pelabuhan Semayang Balikpapan, AKP Retno Ariani mengatakan, jika saat ini korban masih mengalami trauma. Sehingga keterangan yang dihimpun petugas tidak bisa akurat.

“Kondisinya masih lemas, jadi masih belum banyak dimintai keterangan. Jadi kami istirahatkan dulu sambil menunggu keluarganya datang k esini,” ujarnya.

Retno menjelaskan, dari keterangan awal yang didapat, jika korban rupanya telah terjadi perselisihan dengan saudaranya. Sehingga ia nekat untuk mengakhiri nyawanya atau berenang ke Kota Malang.

“Dia bilang ada ribut sama kakaknya. Jadi dia itu antara nekat mau bunuh diri atau nekat ke Malang dengan berenang sama galon kosong,” jelasnya.

Selanjutnya, pihak kepolisian berencana akan mengembalikan pria 27 tahun itu ke pihak keluarganya. Selanjutnya Polsek Pelabuhan Semayang Balikpapan akan mencoba memediasi korban dengan saudaranya jika terdapat perselisihan. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Berenang Balikpapan ke MalangKota BalikpapanKota MalangNekat BerenangPemuda 27 TahunPolsek Pelabuhan SemayangPulang KampungPulau JawaTak Punya Biaya
Share This Article
Facebook Copy Link Print
3 Komentar 3 Komentar
  • Mikanto berkata:
    Desember 18, 2020 pukul 6:31 am

    Sabar dik coba cari orang malang atau lainx aplg sm peramtau pasti ada yg bantu klo tuk pulang aja.

    Reply
  • Noname berkata:
    Desember 17, 2020 pukul 11:28 pm

    Sama kaya saya bulan kemarin.. Gara2 lock down gak bisa pulang sya juga punya fikiran untuk nyebrang laut pale galon kosong.. Untung gak jadi

    Reply
  • ibnu berkata:
    Desember 17, 2020 pukul 6:10 pm

    wah hebat!!!!pasti AKUA MAN ihik ihik

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

jalan santai mahyunadi
CorakTrending

Jalan Santai Bersama Warga, Mahyunadi Rangkum Aspirasi Sebagai Wakil Rakyat

By
akurasi 2019
RSUD Bontang Mulai Keteteran, Butuh Tambahan Nakes Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Melonjak
Trending

RSUD Bontang Mulai Keteteran, Butuh Tambahan Nakes Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Melonjak

By
Redaksi Akurasi.id
Formasi Penerimaan CPNS Bontang: Terbanyak Guru PPPK, Ini Jumlah yang Dibutuhkan Pemkot
Trending

Formasi Penerimaan CPNS Bontang: Terbanyak Guru PPPK, Ini Jumlah yang Dibutuhkan Pemkot

By
Devi Nila Sari
Viral Petugas Lempar Barang Penumpang, Begini Respons Lion Air
Trending

Viral Petugas Lempar Barang Penumpang, Begini Respons Lion Air

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?