By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Covered Story > Suhu Membara, Nyawa Melayang, Dampak Fatal Gelombang Panas di Thailand
Covered StoryHeadline

Suhu Membara, Nyawa Melayang, Dampak Fatal Gelombang Panas di Thailand

Yori Akurasi
Last updated: Mei 1, 2024 8:50 am
By
Yori Akurasi
Share
2 Min Read
Suhu Membara, Nyawa Melayang, Dampak Fatal Gelombang Panas di Thailand
Suhu Membara, Nyawa Melayang, Dampak Fatal Gelombang Panas di Thailand. Foto: REUTERS/CHALINEE THIRASUPA.
SHARE

Akurasi.id – Thailand saat ini sedang dihadapkan pada tantangan berat akibat gelombang panas yang tidak hanya memecahkan rekor suhu tetapi juga telah menimbulkan korban jiwa. Dengan lebih dari 30 orang telah meninggal sejak awal tahun, situasi ini memunculkan kekhawatiran serius mengenai dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Suhu yang mencapai puncaknya pada 40,1 derajat Celsius di Bangkok telah membuat kehidupan sehari-hari menjadi sangat sulit, terutama bagi populasi yang rentan seperti lansia dan orang-orang dengan penyakit kronis.

Menanggapi krisis ini, pemerintah Thailand telah mengambil langkah-langkah darurat untuk mengurangi dampak sengatan panas. Beberapa di antaranya adalah memperluas jam operasional pusat pendinginan umum yang disediakan oleh pemerintah dan meningkatkan kampanye kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga hidrasi dan menghindari paparan sinar matahari langsung selama jam-jam puncak. Rumah sakit dan klinik kesehatan telah diperintahkan untuk bersiap menghadapi peningkatan pasien akibat sengatan panas.

Selain itu, pemerintah juga mengkampanyekan penggunaan energi yang efisien dan pengurangan emisi karbon di tengah meningkatnya penggunaan AC yang meningkatkan beban pada jaringan listrik nasional. Namun, tantangan masih terus berlanjut, karena prakiraan cuaca menunjukkan bahwa tidak ada penurunan suhu yang signifikan dalam waktu dekat. Para ahli iklim menyarankan bahwa fenomena ini bisa menjadi norma baru, sehingga adaptasi jangka panjang dan kebijakan mitigasi menjadi sangat krusial.(*)

Penulis: Ivan
Editor: Ani

TAGGED:BeritaThailandCuacaEkstremGelombangPanasThailandKesehatanPublikPerubahanIklim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pembangunan IKN Nusantara Diawali dengan Dana Rp5,3 Triliun: Agustus Mulai Kerja
HeadlineTrending

Pembangunan IKN Nusantara Diawali dengan Dana Rp5,3 Triliun: Agustus Mulai Kerja

By
Redaksi Akurasi.id
Kombes Ahrie Sonta Nasution Resmi Jadi Ajudan Presiden Prabowo Subianto
HeadlineKabar Politik

Kombes Ahrie Sonta Nasution Resmi Jadi Ajudan Presiden Prabowo Subianto

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Utus Jokowi dan Tiga Tokoh Nasional Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Utus Jokowi dan Tiga Tokoh Nasional Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan

By
Wili Wili
Macron Peringatkan Bahaya Perpecahan Akibat Kebijakan Ekstrem di Prancis
HeadlinePeristiwa

Macron Peringatkan Bahaya Perpecahan Akibat Kebijakan Ekstrem di Prancis

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?