By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Macron Peringatkan Bahaya Perpecahan Akibat Kebijakan Ekstrem di Prancis
HeadlinePeristiwa

Macron Peringatkan Bahaya Perpecahan Akibat Kebijakan Ekstrem di Prancis

akurasi 2019
Last updated: Juni 26, 2024 4:12 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Macron Peringatkan Bahaya Perpecahan Akibat Kebijakan Ekstrem di Prancis
Macron Peringatkan Bahaya Perpecahan Akibat Kebijakan Ekstrem di Prancis. Foto: NBC News.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Prancis Emmanuel Macron kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya perpecahan yang ditimbulkan oleh kebijakan ekstrem dari partai sayap kanan dan kiri. Menjelang pemilu parlemen yang semakin mendekat, pernyataan ini menjadi sorotan utama dalam perdebatan politik di negara tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan podcast “Generation Do It Yourself” yang disiarkan pada Senin (24/6), Macron mengkritik tajam kebijakan yang diusung oleh National Rally (RN) dan koalisi sayap kiri Front Populer Baru. Menurut Macron, kedua kelompok ini memainkan politik identitas yang berisiko memecah belah bangsa dan memicu “perang saudara.”

“Solusi yang ditawarkan oleh kelompok sayap kanan tidak mungkin dilakukan karena mengkategorikan orang berdasarkan agama atau asal usul mereka, yang mengarah pada perpecahan dan potensi perang saudara,” ujar Macron.

Kebijakan yang diusung oleh RN, yang kini memimpin dalam berbagai jajak pendapat, dianggap Macron sebagai upaya stigmatisasi dan perpecahan. “Saya pikir solusi yang diberikan oleh kelompok sayap kanan tidak mungkin dilakukan, karena hal ini mengkategorikan orang berdasarkan agama atau asal usul mereka, dan itulah mengapa hal ini mengarah pada perpecahan dan perang saudara,” tambahnya.

Macron juga tidak luput mengkritik partai sayap kiri ekstrem, France Unbowed (LFI), yang merupakan bagian dari koalisi Front Populer Baru. “Tetapi ada juga perang saudara di baliknya karena Anda hanya mengkategorikan orang-orang berdasarkan pandangan agama atau komunitas tempat mereka berada, yang bisa dibilang merupakan pembenaran untuk mengisolasi mereka dari komunitas nasional yang lebih luas dan dalam hal ini, Anda akan mengalami perang saudara dengan mereka yang tidak memiliki nilai-nilai yang sama,” jelas Macron.

Pemilu parlemen yang akan digelar dalam beberapa minggu mendatang ini diperkirakan akan sangat ketat. Jajak pendapat akhir pekan menunjukkan RN akan meraih 35-36 persen suara di putaran pertama pada hari Minggu mendatang, mengungguli aliansi sayap kiri yang diestimasi meraih 27-29,5 persen suara, dan kubu Macron di posisi ketiga dengan 19,5-22 persen suara.

Jika tidak ada partai yang memperoleh lebih dari 50 persen suara di putaran pertama, pemilu legislatif putaran kedua akan dilakukan pada 7 Juli 2024.

Menanggapi komentar Macron, pemimpin sayap kanan Jordan Bardella menyatakan bahwa seorang Presiden Republik tidak seharusnya berbicara demikian. “Saya ingin membangun kembali keamanan bagi seluruh rakyat Prancis,” ucap Bardella. Bardella, yang merupakan Presiden RN berusia 28 tahun, menegaskan bahwa partainya siap memerintah dan berjanji akan mengatasi masalah keimigrasian dan biaya hidup. “Dalam dua kata: kami siap,” tegas Bardella dalam konferensi pers saat mengumumkan program-program RN.

Sementara itu, Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal dari partai Renaisans pimpinan Macron mengecam program ekonomi RN. Ia memperingatkan bahwa Prancis akan “segera menuju bencana” jika RN menang. Attal dijadwalkan berhadapan langsung dengan Bardella dalam sebuah acara debat di televisi hari Selasa ini.

Dalam situasi politik yang memanas, pernyataan Macron ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari politik identitas yang dapat memecah belah bangsa. Pemilu parlemen mendatang akan menjadi ujian besar bagi stabilitas politik dan sosial di Prancis.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Emmanuel MacronFront Populer BaruGabriel AttalJajak PendapatKebijakan EkstremNational RallyPemilu Parlemen PrancisPerang SaudaraPolitik IdentitasPolitik Prancis
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wartawan dan Media Dibungkam-Diintimidasi, PWI Kaltim: Mencederai Semangat Kemerdekaan Pers
CorakHeadline

Wartawan dan Media Dibungkam-Diintimidasi, PWI Kaltim: Mencederai Semangat Kemerdekaan Pers

By
Devi Nila Sari
Sri Mulyani Resmi Pamit dari Kursi Menteri Keuangan, Digantikan Purbaya Yudhi Sadewa
HeadlineKabar Politik

Sri Mulyani Resmi Pamit dari Kursi Menteri Keuangan, Digantikan Purbaya Yudhi Sadewa

By
Wili Wili
Potensi Perbedaan Awal Ramadan 2025 Antara Pemerintah dan Muhammadiyah
PeristiwaTrending

Potensi Perbedaan Awal Ramadan 2025 Antara Pemerintah dan Muhammadiyah

By
Wili Wili
Pelaku Pemerkosaan Belasan Santri, Herry Wirawan Divonis Seumur Hidup
HeadlineHukum & Kriminal

Pelaku Pemerkosaan Belasan Santri, Herry Wirawan Divonis Seumur Hidup

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?