By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Stok Ikan di Bontang Sempat Anjlok Awal Pandemi, Kini Kembali Stabil
Birokrasi

Stok Ikan di Bontang Sempat Anjlok Awal Pandemi, Kini Kembali Stabil

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:12 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Stok Ikan di Bontang Sempat Anjlok Awal Pandemi, Kini Kembali Stabil
Penjual ikan yang berada area TPI Tanjung Limau menunjukkan stok ikan yang akan dijual kepada masyarakat Bontang. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE

Stok Ikan di Bontang Sempat Anjlok Awal Pandemi, Kini Kembali Stabil
Penjual ikan yang berada area TPI Tanjung Limau menunjukkan stok ikan yang akan dijual kepada masyarakat Bontang. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Di masa pandemi saat ini memengaruhi perekonomian seluruh wilayah terdampak Covid-19, termasuk di Bontang. Nasib para nelayan setempat pun sempat goyah pada masa awal pandemi Maret lalu.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, TPI Tanjung Limau Terapkan Protokol Kesehatan untuk Nelayan dan Pengunjung

Namun hal itu terjadi tak berangsur lama. Sebab Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang terus menjaga kestabilan stok dan harga ikan di Kota Taman -sebutan Bontang-.

Pelaksana Tugas (Plt) DKP3 Bontang Amran melalui Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budi Daya DKP3 Bontang Syamsu Wardi mengatakan saat awal pandemi, kegiatan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau mengalami penurunan.

Hal ini disebabkan lantaran daya beli masyarakat Kota Bontang saat itu mengalami penurunan akibat himbauan di rumah saja dan Work From Home (WFH) dari pemerintah pada Maret hingga Mei lalu.

“Nelayan yang turun ke laut awalnya masih memasarkan ikannya ke TPI Tanjung Limau ini, namun karena adanya pandemi tingkat beli ikan tiba-tiba anjlok,” jelas Wardi.

Wardi menjelaskan sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah ikan yang didaratkan di Bontang biasanya mencapai 20 ton per hari. Namun saat awal pandemi pada Maret hingga Mei jumlahnya menurun hingga di bawah 5 ton.

“Selama dua bulan itu saya akui jumlahnya sangat turun signifikan sekali,” ungkapnya.
Namun setelah memasuki Juni, jumlah ikan yang datang di Bontang mulai merangkak naik. Bahkan pada Agustus lalu jumlah per harinya meningkat sampai 21 ton perhari.

“Sejak pertengahan Bulan Mei para nelayan sudah mulai berangkat ke laut, jadi stok ikan pada Juli mulai stabil,” bebernya.

Selain itu Wardi juga menerangkan, peningkatan ikan yang ada di Bontang di masa pandemi saat ini lantaran masyarakat Bontang paham butul bahwa ikan merupakan makanan utama yang memiliki protein yang sangat tinggi.

“Untuk saat ini data yang kami pegang, untuk jumlah konsumsi ikan di Kota Bontang mencapai 2 ton per hari,” paparnya.

Untuk diketahui, saat ini ada 3 tempat yang dijadikan sebagai pendaratan ikan tangkapan nelayan. Yakni TPI Tanjung Limau, Tanjung Laut, dan Berbas Pantai. Setiap harinya para nelayan mendaratakan ikan mencapai 21 ton. Adapun pemasok terbesar ialah dari luar Bontang sebanyak 80 persen sedangkan 20 persennya lagi dari nelayan setempat. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:DKP3 BontangDKP3BontangPandemi bontangstok ikan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gelar Sosialisasi Jeng Rinda, Rusmadi: Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi Tinggi
Birokrasi

Gelar Sosialisasi Jeng Rinda, Rusmadi: Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi Tinggi

By
Devi Nila Sari
pusat
Birokrasi

Makmur Minta Pusat Peka Terhadap Persoalan Pembangunan di Kaltim

By
akurasi 2019
Jadi Temuan BPK Sejak 2013, Wali Kota Samarinda dan KPK Minta Golkar Kaltim Serahkan Aset ke Pemkot
Birokrasi

Jadi Temuan BPK Sejak 2013, Wali Kota Samarinda dan KPK Minta Golkar Kaltim Serahkan Aset ke Pemkot

By
Devi Nila Sari
VIU Sport
Birokrasi

Film Mitos ‘Buaya Kembaran Manusia’ Digarap, Viu Shorts Gandeng Pemkab Kutim

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?