By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Covered Story > Sopir Bus SMK Lingga Kencana Depok Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang
Covered StoryHeadline

Sopir Bus SMK Lingga Kencana Depok Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang

akurasi 2019
Last updated: Mei 14, 2024 10:33 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Sopir Bus SMK Lingga Kencana Depok Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang
Sopir Bus SMK Lingga Kencana Depok Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang. Foto: Youtube Kompas.
SHARE

Akurasi.id. Jakarta – Polisi menetapkan Sadira, sopir bus Putera Fajar, sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Ciater, Subang, Jawa Barat. Kecelakaan ini menyebabkan sebelas siswa SMK Lingga Kencana Depok meninggal dunia. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyelidikan dan pengumpulan bukti oleh pihak kepolisian.

Contents
  • Kronologi Perjalanan dan Masalah Rem
  • Keputusan Menabrakkan Bus ke Tiang Listrik
  • Suasana Mencekam di Dalam Bus
  • Penetapan Tersangka dan Investigasi Lanjutan
  • Status Bus yang Kedaluwarsa

Kronologi Perjalanan dan Masalah Rem

Rombongan SMK Lingga Kencana Depok berangkat dari Depok menuju Bandung pada Jumat (10/5). Mereka menginap di daerah Cihampelas sebelum melanjutkan perjalanan ke Tangkuban Perahu. Sadira, sang sopir, mulai merasakan masalah pada rem bus di daerah Tangkuban Perahu dan memanggil montir untuk melakukan perbaikan.

Setelah perbaikan, rombongan melanjutkan perjalanan dan mampir di sebuah rumah makan di daerah Ciater. Namun, ketika melanjutkan perjalanan pulang ke Depok, Sadira merasakan bahwa rem bus kembali bermasalah. “Saya baru terasa, kok ini angin habis? Ternyata begitu masuk gigi itu sudah nggak bisa karena posisi rem masih diinjak, mau masuk gigi itu udah nggak bisa. Saya lihat anginnya habis,” ujar Sadira.

Keputusan Menabrakkan Bus ke Tiang Listrik

Dalam situasi darurat, Sadira meminta seluruh penumpang untuk berpegangan. “Saya inisiatif untuk mencari tempat yang turunan, bukan bahu jalan, tapi jalan penyelamat. Ternyata tidak ada,” jelasnya. Ia kemudian memutuskan untuk menabrakkan bus ke tiang listrik di bahu jalan agar bus tidak terus melaju dan menabrak kendaraan lain. Namun, ia tidak mengetahui bahwa ada pengendara motor di bagian kanan bus, yang membuat bus terbalik setelah menabrak tiang listrik.

Suasana Mencekam di Dalam Bus

Video yang diunggah di akun Instagram @depokterkini menunjukkan suasana dalam bus saat kecelakaan terjadi. Seorang siswa tampak panik, dan terdengar teriakan takbir dari para penumpang. Video berakhir dengan suara goncangan dan teriakan setelah bus terguling.

Penetapan Tersangka dan Investigasi Lanjutan

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Wibowo, menyatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan dokumen. Sadira dikenakan Pasal 311 Ayat 5 Undang-Undang Lalu Lintas tahun 2009, yang menyebutkan bahwa pelanggaran yang mengakibatkan kecelakaan fatal dapat dihukum dengan kurungan maksimal 12 tahun penjara serta denda sebesar 24 juta rupiah.

Status Bus yang Kedaluwarsa

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa bus yang kecelakaan tidak memiliki izin dan status uji berkala bus Trans Putera Fajar telah kedaluwarsa sejak Desember 2023. Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, menyatakan bahwa lokasi kecelakaan tersebut merupakan “blackspot” yang sering terjadi kecelakaan. Berdasarkan hasil olah TKP, tidak ditemukan jejak rem, yang menguatkan dugaan bahwa kecelakaan disebabkan oleh rem blong.

Tragedi kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi pengemudi dan perusahaan transportasi untuk selalu memprioritaskan keselamatan penumpang dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Investigasi terus dilakukan untuk mengumpulkan fakta lebih lanjut dan memastikan keadilan bagi para korban.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:blackspotKecelakaan mautkemenhubkeselamatan lalu lintasrem blongSMK Lingga Kencanasopir bussubangTrans Putera Fajar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prabowo Sambangi DPP PKB Pasca Ditetapkan Sebagai Presiden Terpilih
HeadlineKabar Politik

Prabowo Sambangi DPP PKB Pasca Ditetapkan Sebagai Presiden Terpilih

By
akurasi 2019
Di Usia 81, Joe Biden Ingin Maju Lagi di Pilpres AS 2024
HeadlineTrending

Di Usia 81, Joe Biden Ingin Maju Lagi di Pilpres AS 2024

By
Devi Nila Sari
Komisi I DPR Lanjutkan Uji Kelayakan 12 Calon Dubes Hari Ini, Siapa Saja yang Akan Dilantik?
HeadlineKabar Politik

Komisi I DPR Lanjutkan Uji Kelayakan 12 Calon Dubes Hari Ini, Siapa Saja yang Akan Dilantik?

By
Wili Wili
Jokowi Panggil Menkumham Supratman Andi Agtas ke Istana, Bahas Perkembangan Tugas dan Undang-Undang
HeadlineKabar Politik

Jokowi Panggil Menkumham Supratman Andi Agtas ke Istana, Bahas Perkembangan Tugas dan Undang-Undang

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?