By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Selebritis > Sidang Nikita Mirzani Memanas, Cekikikan hingga Joget Caesar di Ruang Sidang
SelebritisTrending

Sidang Nikita Mirzani Memanas, Cekikikan hingga Joget Caesar di Ruang Sidang

Wili Wili
Last updated: Oktober 2, 2025 5:51 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Sidang Nikita Mirzani Memanas, Cekikikan hingga Joget Caesar di Ruang Sidang
Sidang Nikita Mirzani Memanas, Cekikikan hingga Joget Caesar di Ruang Sidang. Foto: Warta Kota.
SHARE

JAKARTA, Akurasi.id – Sidang lanjutan kasus dugaan pengancaman dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025). Agenda persidangan kali ini menghadirkan dua saksi ahli, salah satunya ahli hukum ITE, Andy Widianto.

Contents
  • Aksi Nyeleneh Nikita di Ruang Sidang
  • Penjelasan Ahli Hukum ITE

Suasana persidangan sempat memanas saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan perihal cyberbullying dengan mencontohkan seorang public figure yang memiliki banyak pengikut di media sosial. Merasa pernyataan itu diarahkan kepadanya, Nikita langsung keberatan dan menyebut ucapan jaksa sebagai fitnah.

“Saya keberatan yang mulia, (JPU) memberikan contohnya fitnah yang mulia,” ujar Nikita di ruang sidang.

Ia bahkan menyinggung nama dokter Reza Gladys yang menurutnya memiliki jumlah pengikut lebih banyak darinya. “Followers saya dengan Reza banyakan Reza. Reza Gladys juga public figure. Kalau ngasih contoh jangan fitnah, setara kok,” tambah Nikita dengan nada kesal.

Aksi Nyeleneh Nikita di Ruang Sidang

Tak hanya beradu argumen, Nikita juga kembali menyita perhatian lewat tingkah nyelenehnya. Dari kursi terdakwa, ia tampak cekikikan, memasukkan jari ke hidung, hingga berpura-pura meniup seruling imajiner. Bahkan, ibu tiga anak itu sempat berjoget ala “Joget Caesar” di tengah jalannya persidangan.

Aksi kocaknya makin menjadi saat ia mengarahkan pulpen ke mulut seolah meledek jaksa. “Gak ngerti sih Jaksa,” ucap Nikita sambil berdiskusi dengan tim kuasa hukumnya.

Gestur tak biasa ini membuat suasana persidangan lebih riuh dibanding sidang-sidang sebelumnya. Ketua majelis hakim bahkan sempat menengahi perdebatan sengit antara Nikita dan JPU yang berlangsung dengan nada tinggi.

Penjelasan Ahli Hukum ITE

Sementara itu, saksi ahli Andy Widianto menjelaskan bahwa penghinaan fisik di media sosial tidak termasuk dalam kategori cyberbullying, melainkan masuk dalam Pasal 27A. Ia juga menegaskan bahwa permasalahan dugaan bullying lebih tepat dijelaskan oleh ahli psikologi.

Selain itu, Andy menyoroti bukti tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diajukan dalam persidangan. Menurutnya, screenshot WhatsApp tidak bisa langsung dijadikan bukti sah tanpa pemeriksaan forensik digital.

“Pembuktian tidak bisa hanya dengan screenshot WhatsApp lalu di-print, itu berbeda maknanya. Diperlukan keotentikan melalui pemeriksaan ahli forensik digital,” jelasnya.

Andy juga menambahkan bahwa ulasan atau review produk di media sosial tidak termasuk tindak pidana, melainkan masuk ranah perdata. Jika ada pihak yang merasa dirugikan, penyelesaiannya sebaiknya ditempuh melalui jalur perdata.

Sidang Nikita Mirzani akan kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya dalam waktu dekat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:CyberbullyingKasus TPPUNikita MirzaniPengadilan Negeri Jakarta Selatansidang Nikita Mirzani
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • Registrera berkata:
    Agustus 5, 2026 pukul 4:28 am

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: dari Tradisi hingga Hari Besar Umat Islam

Akurasi.id - Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di seluruh dunia memperingati…

Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN

Akurasi.id, Jakarta - Kabut asap lintas batas kembali menjadi sorotan utama di…

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla

Akurasi.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/08/2026)…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

cabor porkab
Trending

Transparansi Porkab Dipertanyakan, Telan Anggaran Rp5 Miliar, Hanya Libatkan Delapan Cabor?

By
akurasi 2019
Contraflow Tol Jagorawi Dihentikan, Lalu Lintas Arah Puncak Kembali Normal
PeristiwaTrending

Contraflow Tol Jagorawi Dihentikan, Lalu Lintas Arah Puncak Kembali Normal

By
Wili Wili
Istri Wali Kota Bekasi Wiwiek Hargono Dikritik Usai Mengungsi ke Hotel saat Banjir, Gubernur Jabar Beri Teguran
PeristiwaTrending

Istri Wali Kota Bekasi Wiwiek Hargono Dikritik Usai Mengungsi ke Hotel saat Banjir, Gubernur Jabar Beri Teguran

By
Wili Wili
Proliga 2025 Memanas: Jakarta Popsivo Polwan vs Pertamina Enduro Penentu Tiket Grand Final, LavAni Tantang Bhayangkara Presisi
OlahragaTrending

Proliga 2025 Memanas: Jakarta Popsivo Polwan vs Pertamina Enduro Penentu Tiket Grand Final, LavAni Tantang Bhayangkara Presisi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?