By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Sembunyikan Narkoba di Atas Kandang Ayam, Pemuda Ini Diciduk Polisi Sesaat Setelah Mandi
Hukum & KriminalNews

Sembunyikan Narkoba di Atas Kandang Ayam, Pemuda Ini Diciduk Polisi Sesaat Setelah Mandi

akurasi 2019
Last updated: November 13, 2019 6:04 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
narkoba
Tebe tertunduk lemas setelah diamankan polisi dengan 21 poket sabu siap edar dan uang tunai Rp 2 juta hasil penjualannya. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
pemuda
Tebe tertunduk lemas setelah diamankan polisi dengan 21 poket sabu siap edar dan uang tunai Rp 2 juta hasil penjualannya. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan terjatuh juga. Kira-kira seperti itulah nasib seorang pemuda bernama Tebe, warga Jalan Ulin, Gang Lena, Kecamatan Sungai Kunjang yang diamankan Unit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang, pada Senin (11/11/19) kemarin, sekitar pukul 16.00 Wita, lantaran kedapatan memiliki 21 Poket sabu dan uang tunai Rp 2 juta hasil dari penjualan barang haram tersebut, yang disimpannya di atas kandang ayam.

baca juga: Pasutri Nekat Menyelundupkan Narkoba Setengah Kilo di Bandara Samarinda

Tidak hanya sekali, beberapa tahun sebelumnya. Pemuda berusia 22 tahun ini juga pernah berurusan dengan aparat berseragam coklat lantaran kasus serupa. Sayangnya, Tebe saat itu tidak bisa diproses lebih lanjut karena polisi kurang memiliki alat bukti yang cukup.

Bernafas lega, Tebe diam-diam kembali mengedarkan barang haram tersebut. Bahkan lokasinya masih di seputar tempatnya bermukim. Warga yang merasa resah karena gerak-gerik Tebe. Akhirnya melaporkan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.

Tak ingin kehilangan buruannya. Kali ini polisi bergerak lebih hati-hati. Selama dua pekan, polisi terus mengamati setiap langkah Tebe. Setelah menemukan waktu yang pas. Polisi kemudian bergerak cepat untuk melakukan penangkapan.

Hasilnya, Tebe dibuat tak berdaya. Sesaat sebelum diamankan. Ia diketahui sedang mandi. Belum juga rambutnya kering. Tebe yang dikepung petugas berseragam sipil, sontak terkejut. Begitu sasarannya dilumpuhkan, polisi dengan sigap melakukan penggeledahan.

“Dari hasil penggeledahan, kami menemukan satu buah tas hitam yang di taruh tersangka di atas kandang ayam,” terang Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang, Ipda Suyatno.

Lanjut polisi berpangkat balok satu emas ini, dari dalam tas hitam tersebut polisi mendapatkan 21 poket sabu siap edar, yang diselipkan Tebe di dalam sebuah dompet.

“Pelaku merupakan pemain lama. Dan kali ini berhasil diamankan dengan barang buktinya,” imbuhnya.

MAHYUNADI

Dalam keterangannya, Suyatno menyebutkan, Tebe memainkan pola hilang jejak dari bandar besar yang berada di atasnya. Yang mana, uang ditransfer terlebih dulu, baru dia akan ditunjukkan melalui telepon seluler, terkait lokasi pengambilannya. Sementara barang haram itu ia dapati dari seseorang yang diduga sebagai bandar besarnya di kawasan Pasar Segiri.

“Kami masih terus melakukan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Untuk pengembangannya, saat ini polisi masih terus melakukan penyidikan lebih lanjut. Mengingat di atas Tebe masih ada bandar besar yang masih terus ditelusuri. Kini, Tebe telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pemuda 22 tahun ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tebe pun dijerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkoba, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. (*)

Penulis : Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:kandang ayamKriminalnarkoba
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kerry Adrianto Divonis 15 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun
HeadlinePeristiwa

Kerry Adrianto Divonis 15 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun

By
Wili Wili
Hidup Sendiri di Atas Gunung Dekat Jembatan Mahakam, Pria Ini Dievakuasi SAR karena Strok
News

Hidup Sendiri di Atas Gunung Dekat Jembatan Mahakam, Pria Ini Dievakuasi SAR karena Strok

By
Devi Nila Sari
Duduk Perkara Tenggelamnya Warga Samarinda di Eks Kolam Tambang yang Belum Juga Ditemukan
HeadlineNews

Duduk Perkara Tenggelamnya Warga Samarinda di Eks Kolam Tambang yang Belum Juga Ditemukan

By
Redaksi Akurasi.id
AQUA Klarifikasi Isu Air Sumur Bor: Tegaskan Gunakan Sumber Air Pegunungan Terlindungi dan Patuhi Regulasi SIPA
HeadlinePeristiwa

AQUA Klarifikasi Isu Air Sumur Bor: Tegaskan Gunakan Sumber Air Pegunungan Terlindungi dan Patuhi Regulasi SIPA

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?