By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Gegara Tato Ratusan Sekuriti Bandara Ngurah Rai Terancam Kehilangan Pekerjaan
HeadlineTrending

Gegara Tato Ratusan Sekuriti Bandara Ngurah Rai Terancam Kehilangan Pekerjaan

Devi Nila Sari
Last updated: November 23, 2021 3:01 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Gegara Tato Ratusan Sekuriti Bandara Ngurah Rai Terancam Kehilangan Pekerjaan
Ilustrasi new normal di Bandara Ngurah Rai, Bali. (Kemenparekraf)
SHARE
Gegara Tato Ratusan Sekuriti Bandara Ngurah Rai Terancam Kehilangan Pekerjaan
Ilustrasi new normal di Bandara Ngurah Rai, Bali. (Kemenparekraf)

Akurasi.id – Ratusan personel sekuriti Bandara Ngurah Rai Bali terancam kehilangan pekerjaan karena kontraknya sudah habis dan tidak dilanjutkan. Salah satu alasan kontrak tak berlanjut karena mereka memiliki tato dan tindik.

Mereka akhirnya menyampaikan rasa kecewa dan tak adil tersebut kepada anggota Komisi VI DPR Nyoman Parta, Minggu (21/11) . Parta mengatakan, personel sekuriti itu bekerja untuk anak PT Angkasa Pura 1, yakni PT Angkasa Pura Support (APS).

“Adanya SE dari Angkasa Pura 1 sebagai pemberi kerja, yaitu mereka diminta melamar kembali, tapi salah satu syaratnya tidak adil, yaitu tidak bertato dan tidak pernah bertindik,” kata Parta dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/11).

Berdasarkan keterangan koordinator sekuriti Wayan Suatrawan dan Agus Amik Santosa, mereka sudah bekerja di bandara selama 13-20 tahun. Selama ini tidak pernah ada masalah terkait tato, tindik dan hal lainnya.

“Mereka sudah bertato dan pernah bertindik saat sebelum menjadi Security Avsec dan memiliki lisensi, mereka diminta melamar tapi syaratnya tidak bertato dan tidak pernah bertindik,” kata dia.

Saat ini ada 136 personel sekuriti yang terancam tak dilanjutkan perjanjian kerjanya. Sementara informasi yang mereka himpun ada lebih dari 300 orang yang akan dihentikan kontraknya.

Tidak Relevan

[irp]

Parta menilai ada beberapa alasan syarat bertato dan ada bekas tindik dalam situasi saat ini sudah tidak relevan. Pertama, mereka sudah bertato dan tindik saat direkrut.

“Lagian tatonya juga tidak terlihat ketika menggunakan seragam, masak gara-gara gambar burung kecil di lengan tidak dilanjutkan kontraknya,” kata Parta.

Kedua, kondisi keuangan AP 1 Ngurah Rai mulai bangkit karena wisatawan domestik terus meningkat. Ketiga, syarat tersebut diskriminatif. Sebab, ada juga sekuriti yang sudah jadi tenaga tetap bertato.

“Mereka yang terancam tidak dilanjutkan kontraknya sebagian besar adalah warga lokal Bali dan rata-rata sudah berkeluarga dan punya anak, saya menduga rencana ini untuk menghindari beban pembayaran BPJS dan kemudian merekrut tenaga baru yang masih muda,” kata Parta.

[irp]

Penjelasan Bandara Ngurah Rai

Menanggapi hal ini, Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, mengatakan, akhir tahun ini ada 1.200 lebih personel sekuriti Bandara Ngurah Rai yang habis masa kontraknya.

Sementara itu, kebutuhan untuk sekuriti tahun 2022 sekitar 900 orang lebih.

Mereka yang habis masa kerjanya wajib melakukan registrasi dan tes ulang.

“Karena kontraknya habis, maka ada kontrak baru dan dilakukan seleksi ulang,” kata Taufan.

Taufan mengatakan, aturan tato dan tindik akan diberlakukan pada periode penerimaan berikutnya. Yakni saat perekonomian dan kinerja perusahan membaik dan kebutuhan operasional meningkat dan dibutuhkan tambahan SDM.

[irp]

“Pemberlakuan aturan tato dan tindik diberlakukan untuk penerimaan ke depannya. Bukan untuk yang saat ini. Jadi yang ke depannya, yang benar-benar baru,” kata Taufan.

Ia mengatakan, aturan bebas tato dan tindik untuk tahun 2022 belum diterapkan. Mereka diseleksi sesuai dengan kinerja selama ini.

“Seleksi ini karena kinerja. Tak ada hubungannya (dengan tato dan tindik) untuk saat ini,” kata Taufan. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: Kumparan.com

TAGGED:Bandara Ngurah RaiHeadlineSekuriti BandaraTato
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pramugara Sriwijaya Air Teridentifikasi Pertama Kali, Istri: Tunggu Aku di Surga
Trending

Pramugara Sriwijaya Air Teridentifikasi Pertama Kali, Istri: Tunggu Aku di Surga

By
Devi Nila Sari
Hetifah Raih Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari ITB
HeadlinePendidikan

Hetifah Raih Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari ITB

By
Devi Nila Sari
Bareskrim Polri Tahan Dirut dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia, Kerugian Capai Rp2,4 Triliun
HeadlinePeristiwa

Bareskrim Polri Tahan Dirut dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia, Kerugian Capai Rp2,4 Triliun

By
Wili Wili
Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu
Hukum & KriminalTrending

Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?