By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Sejumlah Kepala Daerah PDIP Hadiri Retret di Magelang Meski Ada Larangan dari Megawati
HeadlineKabar Politik

Sejumlah Kepala Daerah PDIP Hadiri Retret di Magelang Meski Ada Larangan dari Megawati

Wili Wili
Last updated: Februari 22, 2025 3:01 pm
By
Wili Wili
Share
5 Min Read
Sejumlah Kepala Daerah PDIP Hadiri Retret di Magelang Meski Ada Larangan dari Megawati
Sejumlah Kepala Daerah PDIP Hadiri Retret di Magelang Meski Ada Larangan dari Megawati. Foto: Kompas.
SHARE

Magelang, Akurasi.id  – Sejumlah kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap menghadiri retret pembekalan kepala daerah yang digelar di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025. Hal ini terjadi meskipun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah mengeluarkan instruksi resmi untuk menunda kehadiran mereka.

Contents
  • Instruksi Megawati dan Sikap Kader PDIP
  • Kepala Daerah PDIP Bersiap di Yogyakarta dan Magelang
  • Dinamika Politik Internal PDIP

Bupati Malang, Sanusi, yang merupakan salah satu kader PDIP, memastikan kehadirannya dalam retret tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, membenarkan bahwa Sanusi mengikuti kegiatan ini atas undangan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurutnya, Sanusi akan berada di Magelang hingga 28 Februari 2025.

“Atas dasar undangan dari Kemendagri, Bupati Malang hadir pada giat orientasi kepala daerah di Magelang,” ujar Nurman kepada awak media pada Jumat (21/2/2025).

Juru Bicara Tim Pemenangan Sanusi-Lathifah dalam Pilbup Malang 2024, Achmad Kusaeri, menegaskan bahwa kehadiran Sanusi bukanlah bentuk pembangkangan terhadap keputusan partai, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada pemerintah. Ia menyebut bahwa program retret ini telah direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak lama, sebelum terbitnya surat instruksi dari Megawati.

“Terlebih Presiden Prabowo sudah merancang dan mempersiapkan program ini jauh sebelum surat dari PDIP diterbitkan,” ungkap Kusaeri.

Selain Sanusi, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma juga mengikuti retret tersebut. Namun, ketika ditanya oleh awak media mengenai instruksi Megawati, ia enggan berkomentar dan hanya memberikan salam namaste.

Instruksi Megawati dan Sikap Kader PDIP

Instruksi Megawati tertuang dalam surat bernomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang terbit pada 20 Februari 2025. Dalam surat tersebut, Megawati meminta seluruh kepala daerah dari PDIP untuk menunda kehadiran mereka dalam retret yang berlangsung di Magelang. Ia juga meminta agar kader yang telah berangkat segera berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.

“Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” demikian pernyataan Megawati dalam surat instruksi.

Meskipun demikian, sejumlah kepala daerah dari PDIP tetap hadir dalam acara tersebut. Berdasarkan pantauan reporter, dua kader PDIP yang hadir dalam prosesi pembukaan retret adalah Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengonfirmasi kehadiran kader PDIP dalam retret tersebut. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan rekapitulasi kehadiran, masih ada kepala daerah dari PDIP yang belum hadir, tetapi pihaknya tetap membuka pintu bagi mereka untuk bergabung.

“Ya, harusnya sih ada, ya. Karena terdata jumlahnya mungkin lebih dari angka ini. Jadi, bisa saja ada di dalam,” ujar Bima Arya di Kompleks Akmil, Magelang, pada Jumat (21/2/2025).

Kepala Daerah PDIP Bersiap di Yogyakarta dan Magelang

Sementara itu, beberapa kepala daerah dari PDIP memilih menunggu arahan lebih lanjut sebelum memutuskan untuk hadir di retret. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengonfirmasi bahwa beberapa kepala daerah telah bersiaga di sekitar Yogyakarta dan Magelang sambil menanti instruksi dari DPP PDIP.

“Kalau yang tadi di kantor DPD, sudah kita arahkan supaya ke Magelang saja yang lebih dekat. [Sehingga] yang ke kantor DPD (Yogyakarta) sudah pada berangkat ke Magelang, mungkin yang lebih dekatlah di sekitar Magelang,” kata Hasto saat dihubungi oleh Tirto, Jumat (21/2/2025).

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kendaraan milik sejumlah kepala daerah PDIP, termasuk milik Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, terlihat di sekitar kawasan Akmil. Namun, beberapa kepala daerah, termasuk Endah, masih belum melakukan registrasi.

Dinamika Politik Internal PDIP

Keputusan beberapa kepala daerah PDIP untuk tetap menghadiri retret ini menimbulkan perdebatan internal di tubuh partai. Sejumlah pengamat menilai bahwa perbedaan sikap ini mencerminkan adanya dinamika dalam hubungan antara DPP PDIP dan kader di daerah.

“Ini bukan sekadar soal kehadiran di retret, tetapi juga menunjukkan bagaimana dinamika di internal PDIP saat ini,” ujar seorang analis politik.

Seiring berjalannya waktu, masih harus dilihat apakah PDIP akan memberikan sanksi kepada kader yang tidak menaati instruksi partai atau apakah akan ada kompromi antara kepentingan partai dan kebutuhan pemerintahan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Akademi Militer MagelangBupati BrebesBupati MalangEva DwianaMegawati SoekarnoputriPDIPPilbup Malang 2024Prabowo Subiantoretret kepala daerah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Upaya Cegah Polio, Manokwari Targetkan Vaksinasi Massal Anak-Anak
HeadlineKesehatan

Upaya Cegah Polio, Manokwari Targetkan Vaksinasi Massal Anak-Anak

By
akurasi 2019
Joki Vaksin Abdul Rahim Divaksin 17 Kali Demi Mendapat Bayaran
HeadlineTrending

Joki Vaksin Abdul Rahim Divaksin 17 Kali Demi Mendapat Bayaran

By
Devi Nila Sari
WHO Optimis Pandemi Covid-19 Berakhir pada 2022
HeadlineTrending

WHO Optimis Pandemi Covid-19 Berakhir pada 2022

By
akurasi 2019
Suami Bunuh Istri, KDRT Berujung Pembunuhan di Bekasi
Headline

Suami Bunuh Istri, KDRT Berujung Pembunuhan di Bekasi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?