By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Sebulan Tak Mau Keluar Kamar, Pelayan Rumah Makan di Samarinda Ditemukan Meninggal
News

Sebulan Tak Mau Keluar Kamar, Pelayan Rumah Makan di Samarinda Ditemukan Meninggal

Devi Nila Sari
Last updated: Desember 7, 2020 6:34 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Sebulan Tak Mau Keluar Kamar, Pelayan Rumah Makan di Samarinda Ditemukan Meninggal
Jenazah Arfianfi (21) dievakuasi Tim Inafis Polres Samarinda di sebuah rumah makan Depot Surabaya di Jalan Nahkoda Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Sebulan Tak Mau Keluar Kamar, Pelayan Rumah Makan di Samarinda Ditemukan Meninggal
Jenazah Arfianfi (21) dievakuasi Tim Inafis Polres Samarinda di sebuah rumah makan Depot Surabaya di Jalan Nahkoda Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Sebulan tak mau keluar kamar, pelayan rumah makan di Samarinda ditemukan meninggal. Dugaan sementara, korban meninggal diakibatkan sakit, karena polisi tidak menemukan tanda-tanda adanya kekerasan di tubuh korban.

Akurasi.id, Samarinda – Warga jalan Nahkoda, RT 23, Kelurahan Sungai Sama, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki berinisial AF (21), di sebuah warung makan yang tak jauh dari Mall Samarinda Central Plaza (SCP) pada Senin (7/12) sekitar pukul 13.15 Wita.

[irp]

Menurut penuturan anak dari pemilik rumah makan, AF ditemukan sudah tak bernyawa di lantai 2 tempat ia bekerja, saat orangtuanya ingin mengantarkan makanan.

“Tadi ibu saya lagi antar makanan, tiba-tiba saja AF sudah meninggal di kamarnya,” jelas M Hanif anak pemilik rumah makan saat ditemui, Senin (7/12/2020)

Korban diketahui merupakan warga Kupang, dan telah 1 tahun tinggal dan bekerja di rumah makan tersebut. Namun sejak satu bulan terakhir ini korban sudah tidak bekerja.

“Memang 1 bulan ini korban sudah tidak bekerja, dan ingin pulang ke kampung halamannya, tapi masih tinggal di sini, dan jarang keluar,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polsek Samarinda Kota, Iptu Rifka Widyadhira Arya Putra yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, dari hasil identifikasi awal pihaknya tidak ada menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban saat dievakuasi.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, jadi bisa disimpulkan korban meninggal akibat sakit, yang di derita, lantaran menurut pemilik warung, sehari sebelum ditemukan meninggal, korban mengeluh pusing dan lemas,” ujar Iptu Rifka ditemui di tempat kejadian.

Saat ini korban sudah dievakuasi dengan menggunakan protokol kesehatan, dan jenazah dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan visum. “Korban kami bawa ke rumah sakit untuk di visum, sembari menunggu kelurga korban datang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Kasus KriminalPelayan Rumah Makan SamarindaPelayanan Ditemukan MeninggalPelayanan Rumah Makan Meninggalpolres samarindaSebulan Tak Mau Keluar Kamar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bocah 9 Tahun Tewas di Rumah Mewah Cilegon, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Hukum & KriminalTrending

Bocah 9 Tahun Tewas di Rumah Mewah Cilegon, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

By
Wili Wili
Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun
PeristiwaTrending

Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun

By
Wili Wili
Koreksi Saham BUMN di Tengah Penundaan Peluncuran Badan Super Holding Danantara
HeadlinePeristiwa

Koreksi Saham BUMN di Tengah Penundaan Peluncuran Badan Super Holding Danantara

By
Wili Wili
Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk
Hukum & KriminalTrending

Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?