By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Sadis, Hanya Didesak Menikah, Anggota TNI di Balikpapan Bunuh Kekasihnya, Kini Tersisa Tulang Belulang
News

Sadis, Hanya Didesak Menikah, Anggota TNI di Balikpapan Bunuh Kekasihnya, Kini Tersisa Tulang Belulang

Devi Nila Sari
Last updated: April 26, 2021 10:49 am
By
Devi Nila Sari
Share
5 Min Read
Sadis, Hanya Didesak Menikah, Anggota TNI di Balikpapan Bunuh Kekasihnya, Kini Tersisa Tulang Belulang
Tampak jasad dari wanita berinisial RR seorang guru honorer yang diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri yang diketahui seorang anggota TNI di Balikapapn. (Istimewa)
SHARE
Sadis, Hanya Didesak Menikah, Anggota TNI di Balikpapan Bunuh Kekasihnya, Kini Tersisa Tulang Belulang
Tampak jasad dari wanita berinisial RR seorang guru honorer yang diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri yang diketahui seorang anggota TNI di Balikapapn. (Istimewa)

Sadis, Hanya Didesak Menikah, Seorang TNI di Balikpapan Bunuh Kekasihnya, Kini Tersisa Tulang Belulang. Ironinya, terduga pelaku berekting begitu baik ketika ditanya keberadaan korban. Ia mengaku tidak tahu dan berpura-pura ikut mencari korban.

Akurasi.id, Samarinda – Entah bisikan setan apa yang merasuki pikiran MA (32). Anggota TNI berpangkat Prajurit Kepala (Praka) dari Satuan Yonif 600/R Kodam Mulawarman, itu diduga menjadi dalang di balik aksi pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri RR (30). Ironinya, dugaan pembunuhan oleh MA terhadap guru honorer di salah satu Sekolah Dasar di Balikpapan itu, dilatarbelakangi masalah pernikahan.

Ya, RR selaku kekasih dari MA, diketahui belakangan meminta agar dinikahi. Permintaan yang kerap berulang dari korban, menyulut emosi MA. Hingga peristiwa pembunuhan itu pun tidak terelekan pada Maret 2021 lalu.

Berdasarkan informasi dihimpun media ini, terungkapnya kasus pembunuhan sadis itu, berawal saat jasad RR ditemukan menyisakan tulang belulang di Jalan Transad, KM 8, Balikpapan Utara, Senin (12/4/2021).

Sebagai orang dekat dari korban, MA menjadi orang yang paling dicurigai. Apalagi, sebelum korban dilaporkan menghilang hingga dengan ditemukan hanya tinggal tulang belulang, MA diketahui sempat menjalin komunikasi dan bertemu dengan korban.

Namun saat itu MA malah menutupi perbuatannya dengan berpura-pura mencari keberadaan korban. Ibarat kata, sepandai-pandainya bangkai ditutupi, pasti tercium juga. Sepintar-pintarnya MA menyembunyikan kejahatannya, pada akhirnya tgerungkap juga.

Kapendam VI/Mulawarman, Letkol Inf Taufik Hanif yang turut menerima laporan itu, dengan sigap langsung mengamankan MA. Dia menegaskan, akan memecat MA dari satuannya jika hasil penyelidikan dan proses hukum menyatakan yang bersangkutan bersalah.

[irp]

“Saat ini MA akan mengikuti proses hukum sampai tuntas. Ancaman hukuman (berupa pemecatan sebagai anggota TNI) akan diberikan setelah (MA) mendapatkan hasil dari pengadilan nanti,” katanya.

Letkol Inf Taufik Hanif menjelaskan, motif pembunuhan ini dipicu desakan menikah yang terus diminta oleh RR. Hingga akhirnya, anggotanya tersebut merasa geram dan melakukan pembunuhan.

“Tersangka sudah lama merencanakan pembunuhan karena desakan menikah itu, padahal tersangka mau ikut Sekolah Calon Bintara Angkatan Darat (Secaba),” tutupnya.

Selain itu, sang ayah dari korban RR, bernama Kuswanto (62) yang mengetahui kejadian tersebut, tak menyangka anaknya menjadi korban pembunuhan. Apalagi pelakunya merupakan kekasih dari anaknya sendiri.

“Kata orang-orang, orangtuanya tidak mau punya menantu dari Kalimantan. Mereka sudah siapkan calon mantu sendiri,” kata Kuswanto.

Dia menyebut, bahwa sang anak sudah dinyatakan hilang sejak 1 Maret 2021. Namun MA mengaku bahwa tak melihat keberadaan RR sejak hendak bertolak ke Kelurahan Manggar untuk mengambil seragam persit.

“Kata MA, hari Senin siang terakhir ia bertemu Rizki setelah mengambil seragam persit. Setelah mengambil seragam, MA mengaku Rizki menemui temannya. Jadi MA tidak mengantarkan pulang,” ucapnya.

[irp]

Hari berganti pekan, Kuswanto tak kunjung mendapat kabar. Ia pun melaporkan ke Polsek Balikpapan Utara, sehari setelahnya ia kembali melapor ke Polresta Balikpapan. Hingga akhirnya, pada Jumat 9 April 2021, MA disidik oleh POM. Pada Senin 12 April 2021, Kuswanto mendapat kabar bahwa anaknya telah ditemukan meninggal dan tinggal tulang belulang.

Rasa sedih dan marah menyelimuti pikiran Kuswanto. Terlebih ketika diketahui terduga pelaku adalah calon menantunya sendiri. Padahal, selama 43 hari RR menghilang, MA turut mencari keberadaan RR. MA pun sempat mendatangi lokasi RR dibuang dua minggu setelah ia melakukan pembunuhan di Jalan Transad, KM 8, Balikpapan Utara.

Tubuh RR yang diselimuti semak belukar tersebut dikuliti MA tanpa rasa kasihan dan menyisakan tulang belulang ketika ditemukan. Setelah ditemukan, tulang belulang RR pun dibawa ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo untuk dilakukan proses autopsi. Benar saja, hasil autopsi menunjukan tulang belulang tersebut adalah sisa jasad RR. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Editor: Dirhanuddin

 

TAGGED:#Kasus PembunuhanGuru Honorer DibunuhKasus Pembunuhan di BalikpapanTNI Balikpapan Bunuh KekasihnyaTNI Bunuh Kekasihnya
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Drone Turki Temukan Lokasi Jatuh Helikopter Presiden Iran
HeadlinePeristiwa

Drone Turki Temukan Lokasi Jatuh Helikopter Presiden Iran

By
akurasi 2019
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Februari 2026 Stabil di Rp 3.012.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Februari 2026 Stabil di Rp 3.012.000 per Gram

By
Wili Wili
Lonjakan Harga Pangan di Awal Ramadhan 2025: Cabai dan Beras Melambung Tinggi
PeristiwaTrending

Lonjakan Harga Pangan di Awal Ramadhan 2025: Cabai dan Beras Melambung Tinggi

By
Wili Wili
Logo Resmi HUT ke-80 RI Dirilis: Simbol Persatuan, Kedaulatan, dan Harapan Indonesia Maju
HeadlinePeristiwa

Logo Resmi HUT ke-80 RI Dirilis: Simbol Persatuan, Kedaulatan, dan Harapan Indonesia Maju

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?