By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Rusmadi, Menyisir Pembangunan dari Akademisi ke Politik (3/habis)
Covered StoryKabar Politik

Rusmadi, Menyisir Pembangunan dari Akademisi ke Politik (3/habis)

akurasi 2019
Last updated: Maret 5, 2019 2:29 pm
By
akurasi 2019
Share
6 Min Read
Rusmadi, Menyisir Pembangunan dari Akademisi ke Politik
SHARE

Rusmadi, Menyisir Pembangunan dari Akademisi ke Politik

Akurasi.id – Di mata Rusmadi, apapun profesi, pekerjaan dan dunia yang sedang digeluti, pada prinsipnya tidak ada yang berbeda. Begitupun dengan dunia birokrasi dan politik. Seperti dunia politik, meski banyak orang berkata bahwa politik adalah rumah silat lidah. Namun bagi seorang Rusmadi, cap itu hanya lekat kepada mereka yang menanggalkan kejujuran dari prinsip hidupnya.

Keputusan politik yang diambil mantan Dekan Fakultas Pertanian Unmul Samarinda ini untuk naik ke ring pencalonan anggota DPR RI, salah satunya untuk menunjukkan pada masyarakat dan kaum millineal, bahwa berpolitik dengan cara yang santun dan jujur itu ada.

“Sepanjang kita punya niat yang baik, maka sepanjang itu pasti ada jalan. Kuncinya adalah kejujuran. Bagi saya, itu adalah sesuatu yang sangat berharga. Sekali saja kita nggak jujur, maka berantakan semuanya,” tutur Rusmadi.

Prinsip lain yang erat dipegang alumni SD 013 Samarinda ini, irisan perjalanan membangun karir di dunia akademis, birokrasi hingga masuk ke meja percaturan politik adalah disiplin. Semua impian dan rencana besar hanya akan jadi pepesan kosong manakala disiplin dan konsisten tidak dimiliki seseorang.

Menurut politisi Partai PDI Perjuangan ini, kedua hal itu memang mudah terlontar di kata dan ucapan. Namun tidak sedikit dari orang-orang besar tergelincir karena mengabaikan kedua prinsip hidup itu.

Atas dasar latar belakang itu, Rusmadi berharap, di dunia politik yang sedang dia sisir saat ini, semua prinsip hidup yang telah ia pegangan erat sejak dimasa kecil itu tidak akan pernah lepas dari gengamannya.

“Apa yang dikatakan, maka itu yang dilakukan. Prinsipnya seiya sekata. Kejujuran dan disiplin itu penting. Dari kedisiplinan melahirkan konsisten dan fokus. Apa yang kita kerjakan menjadi terukur. Apa yang saya ucapkan, mudah-mudahan nggak sebatas kata-kata dan tetap bisa saya jalankan hingga akhir hayat saya,” ucapnya.

Kejujuran dan Disiplin Berbuah Amanah

Bagi mereka yang mengenal sosoknya, Rusmadi dikenal sebagai tikipal yang hambel. Mudah akrab dengan siapapun. Wajar jika dihampir semua kalangan ia selalu memiliki kawan dan sahabat.

Kesederhanaan dan pribadinya yang terbuka, juga mengantarkannya dipercaya menduduki sederet jabatan di berbagai bidang yang ia tekuni. Soal kecerdasan, tentu tidak perlu diragukan dari lulusan Doktor Bidang Production Economic and Farm Management di Universitas Los Banos, Filipina ini.

Jabatan Kepala Bappeda Kaltim hingga Sekprov Kaltim, bukan sebuah jabatan biasa di kalangan Aparatur Sipil Negera (ASN). Kedua bidang itu membutuh kemampuan dan pemikiran yang luas agar mampu memimpinannya dengan baik.

Dalam 10 tahun terakhir, kedua jabatan itu telah dilalui Rusmadi. Modal penting yang selalu diandalkan Rusmadi tak lain adalah jujur, disiplin dan konsisten. Atas alasan itu, ia dipercaya menahkodai pembangunan di Kaltim. Hasilnya pun tak pernah mengecewakan.

“Semasa sekolah, berkat kedua hal itu (jujur dan disiplin), saya diberi penghargaan sebagai pelajar teladan. Ketika di masa kuliah, saya bisa menjadi sarjana dengan lulusan terbaik. Begitu juga saat menamatkan S2, alhamdulillah cum laude. Saat di Bappeda, ketika menyusun perencanaan yang baik, dihargai oleh pemerintah pusat,” tuturnya.

Beberapa hal itu baru sebagian kecil dari sederet prestasi yang diperoleh Rusmadi dalam karir akademis maupun di birokrasi. Misalnya saja, kala di Bappeda Kaltim, Rusmadi diganjar penghargaan dari pemerintah pusat karena berhasil membangun one date one map.

“Saat itu, Kaltim juga dianugerahi sebagai daerah yang memiliki jaringan geospasial yang baik. Semasa menjadi pegawai negeri sipil, dua kali saya diangkat dengan kenaikkan pangkat luar biasa. Apa yang saya sampaikan itu, bukan karena ingin menyanjung diri. Tapi itu semua dapat kita raih ketika kita memiliki kejujuran dan disiplin,” tuturnya.

Lanjutkan Perjuangan Lewat Kursi DPR RI

Ketika memutuskan terjun ke dunia politik, mulai dari mencalon diri sebagai gubernur hingga menyisir mimpi membangun Kaltim lewat kursi DPR RI, Rusmadi ingin melakukan semua itu dengan dasar politik yang jujur, disiplin dan konsisten.

“Apa yang di luar kehendak saya, itu saya serahkan sama Allah yang menentukannya. Sebagai seorang insan, saya hanya berusaha. Saat saya mengikuti pilgub, saya telah berusaha melakukan semua yang terbaik. Ketika saya gagal, saya anggap Allah belum berkehendak,” katanya.

Dalam merintis karir di manapun, bukan berarti Rusmadi tidak memiliki ambisi untuk menggapai itu. Hanya saja, ambisi yang ingin diperjuangkan Rusmadi ialah semangat untuk mewujudkan keadilan yang jujur dan benar.

“Bagi saya, hidup itu harus seimbang. Ketika kita ingin mengapai sesuatu, bukan lantas kita harus mengorbankan semua yang kita miliki. Saat maju di pilgub, saya tau mana yang mesti untuk keluarga dan mana yang mesti saya gunakan untuk politik. Politik menurut saya harus jadi sarana untuk mewujudkan keadilan bagi masyarakat. Dan itu yang ingin saya lakukan dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI,” tandasnya. (*)

Penulis : Muhammad Aris
Editor : Yusuf Arafah

TAGGED:#gosenayan2019#pejuangpembangunanRusmadi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • samsul berkata:
    Desember 31, 2018 pukul 6:12 am

    keren ya

    Balas
  • Soroang berkata:
    Desember 31, 2018 pukul 6:00 am

    Mantafff

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Soroang Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tanda PTM di Juli Belum Terlihat, DPRD Kaltim: Pak Gubernur, Sekolah Daring Jangan Terlalu Lama
Kabar Politik

Tanda PTM di Juli Belum Terlihat, DPRD Kaltim: Pak Gubernur, Sekolah Daring Jangan Terlalu Lama

By
Devi Nila Sari
Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Kucurkan Rp5 Triliun untuk Tambahan 30 Rangkaian KRL Jabodetabek
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Kucurkan Rp5 Triliun untuk Tambahan 30 Rangkaian KRL Jabodetabek

By
Wili Wili
Sah, Neni-Joni dan Adi-Bas Jadi Peserta Pilwalkot Bontang, Hari ini Pengundian Nomor Urut
Kabar Politik

Sah, Neni-Joni dan Adi-Bas Jadi Peserta Pilwalkot Bontang, Hari ini Pengundian Nomor Urut

By
akurasi 2019
Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas,Sejumlah Menteri Merapat ke Istana
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas,Sejumlah Menteri Merapat ke Istana

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?