By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Diduga Perbudakan Modern, Begini Fakta-fakta Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
HeadlineHukum & Kriminal

Diduga Perbudakan Modern, Begini Fakta-fakta Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

akurasi 2019
Last updated: Maret 6, 2022 8:34 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Diduga Perbudakan Modern, Begini Fakta-fakta Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
Tim penyidik KPK dikawal pasukan Brimob saat menggeledah rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. (Arsip Istimewa)
SHARE

Akurasi.id, Jakarta – Kerangkeng manusia serupa penjara ditemukan di lahan belakang rumah Bupati Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin. Kerangkeng itu terungkap saat tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah politikus Partai Golkar tersebut dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Menyusul temuan itu, Ketua Migrant Care Anis Hidayah kemudian melaporkan dugaan perbudakan modern di rumah Bupati Langkat kepada Komnas HAM pada Senin (24/1).

“Kita melaporkan ke Komnas HAM karena prinsipnya itu sangat keji. Baru tahu ada kepala daerah yang mestinya melindungi warganya tapi justru menggunakan kekuasaannya untuk secara sewenang-wenang melakukan tindakan yang melanggar prinsip ham,” kata Ketua Migrant CARE Anis Hidayah, di kantor Komnas HAM, Senin (24/1).

[irp]

Berikut fakta-fakta kerangkeng manusia yang ditemukan di halaman rumah Bupati Langkat.

Diduga Perbudakan Modern

Anis Hidayah menilai pembangunan kerangkeng manusia termasuk sebagai tindakan perbudakan modern. Ia menduga kerangkeng tersebut digunakan sebagai tempat tinggal pekerja di lahan sawit.

Migrant Care menilai kerangkeng yang terbuat dari besi dengan gembok tersebut menyamai penjara. Pekerja juga diduga tak memiliki akses untuk bepergian ke luar area ladang kelapa sawit, sementara jam kerja sampai 10 jam sejak pukul 08.00-18.00.

“Mereka diberi makan tidak layak, hanya dua kali sehari, mereka juga tidak digaji selama bekerja,” kata Anis.

Penghuni Ditemui Luka Lebam

Migrant Care menyebut penempatan 40 orang pekerja kelapa sawit di dua kerangkeng tersebut usai bekerja. Pekerja yang ditempatkan dalam kerangkeng itu juga diduga mengalami kekerasan berupa pemukulan.

“Para pekerja yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya sering menerima penyiksaan, dipukuli sampai lebam-lebam dan sebagian mengalami luka-luka,” kata Anis.

Dihuni 3 sampai 4 Orang

Migrant Care menyebut kerangkeng milik Bupati Langkat itu dihuni sampai 40 orang. Namun saat didatangi Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, ada 3-4 orang penghuni kerangkeng di halaman belakang Bupati Langkat.

“Saat kita mem-back-up teman-teman KPK melakukan penggeledahan di rumah pribadi bupati, memang ada ditemukan tempat menyerupai kerangkeng diisi tiga atau empat orang saat itu,” kata Panca, Senin (24/1).

[irp]

Disebut untuk Rehabilitasi Narkoba

Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak mengklaim kerangkeng Terbit untuk tempat rehabilitasi para pecandu narkoba yang sudah berlangsung selama 10 tahun. Meski demikian tempat tersebut tidak mengantongi izin.

“Dan ternyata dari hasil pendalaman kita memang itu adalah tempat rehabilitasi yang dibuat oleh yang bersangkutan secara pribadi dan sudah berlangsung selama 10 tahun. Untuk merehabilitasi korban narkoba. Kegiatan itu sudah berlangsung 10 tahun. Itu pribadi belum ada izinnya,” kata Panca. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Kerangkeng ManusiaPerbudakan ModernRumah Bupati LangkatTrending
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Aji Minir Mawarni: Agar Antrean Solar Tak Lagi Mengular (Mengurai Ironi di Tanah Penghasil Migas)
CatatanHeadlineRagam

Agar Antrean Solar Tak Lagi Mengular (Mengurai Ironi di Tanah Penghasil Migas)

By
Redaksi Akurasi.id
127 Nyawa Melayang dan 180 Dirawat di RS Imbas Kerusuhan Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
HeadlineTrending

127 Nyawa Melayang dan 180 Dirawat di RS Imbas Kerusuhan Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

By
Redaksi Akurasi.id
Arab Saudi Izinkan WNI Masuk Tanpa Transit Mulai 1 Desember
HeadlineTrending

Arab Saudi Izinkan WNI Masuk Tanpa Transit Mulai 1 Desember

By
Devi Nila Sari
Siap-Siap! Kloter Pertama Haji Tahun Ini Bakal Berangkat 24 Mei
CorakHeadlineRagam

Siap-Siap! Kloter Pertama Haji Bakal Berangkat 24 Mei

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?