By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Catatan > Agar Antrean Solar Tak Lagi Mengular (Mengurai Ironi di Tanah Penghasil Migas)
CatatanHeadlineRagam

Agar Antrean Solar Tak Lagi Mengular (Mengurai Ironi di Tanah Penghasil Migas)

Redaksi Akurasi.id
Last updated: November 5, 2022 1:29 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
5 Min Read
Aji Minir Mawarni: Agar Antrean Solar Tak Lagi Mengular (Mengurai Ironi di Tanah Penghasil Migas)
Anggota DPD RI – MPR RI Aji Mirni Mawarni. (Dok Aji Mirni Mawarni)
SHARE

Ditulis Oleh: Aji Mirni Mawarni

Contents
  • Ada Pihak Yang Menimbun Solar Subsidi!
  • Solusi Mengurai Persoalan Antrean BBM di Kaltim

Jumat, 04 November 2022

PENANTIAN tanpa kepastian “begitu syulit” dan menyakitkan. Ini bukan soal baper-baperan ala ABG galau; tapi soal antrean panjang solar di daerah penghasil migas di sisi timur Pulau Kalimantan.

Ya, para sopir seringkali menanti tanpa kepastian kapan mereka akan mendapat asupan solar untuk kendaraannya. Mengantre berjam-jam sudah biasa; dua sampai tiga hari di SPBU pun dilakoni. Meski harus berkorban waktu, menambah ongkos makan, hingga tidur di kendaraan.

Para sopir mengandalkan asupan solar agar bisa mencari nafkah. Tak jarang mereka pun kelelahan. Bahkan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap fakta bahwa tragedi Muara Rapak, Balikpapan, 21 Januari 2022, salah satunya dipicu sopir yang kelelahan mengantre solar.

Pada sisi lain, pihak Pertamina menyatakan di wilayah Kaltim, realisasi penyaluran Pertalite hingga 14 Agustus 2022 sebanyak 390.332 kiloliter. Adapun kuota 2022 sebesar 515.402 kiloliter. Artinya, kuota tersisa tinggal 125.070 kiloliter hingga akhir tahun.

Sementara realisasi penyaluran BBM solar hingga 14 Agustus 2022 sebanyak 138.022 kiloliter, dari kuota 2022 sebesar 206.182 kiloliter. Pertamina menjamin pasokan BBM subsidi masih mencukupi untuk masyarakat Kaltim. Lantas apa yang terjadi hingga antrean truk di SPBU tetap mengular?

Ada Pihak Yang Menimbun Solar Subsidi!

Pertama, kita tak bisa menutupi fakta bahwa ada pihak yang menimbun solar subsidi. Utamanya untuk dijual ke industri. Selisih harga memang menggiurkan. Harga solar subsidi di SPBU Kaltim (per 1 November 2022) Rp6.800. Sedangkan harga Dexlite Rp 18.350 dan Pertamina Dex Rp 18.950.

Fakta tentang aksi penimbunan BBM di Kaltim tak bisa dikesampingkan; beberapa berhasil diungkap aparat. Ada pula pelanggaran yang dilakukan pihak SPBU. Per Agustus 2022, total 33 SPBU di seluruh wilayah Kalimantan terbukti melakukan pelanggaran dalam pelayanan BBM subsidi.

Kedua, bisa jadi ada pihak yang tidak berhak menggunakan solar subsidi ikut mengantre di SPBU. Masalah cara, tentu bisa disiasati. Kendaraan bisa diganti atau dimodifikasi, fuel card atau brizzi pun bisa saja diakali.

Ketiga, bisa jadi kuota BBM tersalurkan penuh, namun lebih sedikit dibanding kebutuhan riil masyarakat Kaltim. Pertumbuhan kendaraan yang pesat merupakan fakta yang tak dapat dipungkiri.

Solusi Mengurai Persoalan Antrean BBM di Kaltim

Data Polda Kaltim, total kendaraan bermotor di Kaltim sampai Mei 2022 mencapai 3,1 juta unit, meliputi sepeda motor, mobil penumpang, bus, mobil barang, dan kendaraan khusus. Besar kemungkinan besaran kendaraan pengonsumsi solar juga meningkat pesat.

Setidaknya, ada beberapa upaya yang perlu dilakukan guna mengatasi persoalan klasik antrean solar ini. Sebagian sudah dijalankan, namun perlu penguatan agar output dan outcome-nya lebih baik.

Pertama, perlunya sinkronisasi penetapan kuota BBM sesuai dengan kebutuhan riil daerah. Utamanya disesuaikan dengan data aktual perkembangan jumlah kendaraan di daerah, termasuk kendaraan berbahan bakar solar. Apalagi, hadirnya IKN diyakini akan memperkuat sektor industri di Kaltim, termasuk berbagai sektor pendukungnya. Lalu lintas logistik pun bakal semakin kencang.

Kedua, evaluasi terhadap efektivitas pemberlakukan fuel card sebagai syarat pembelian solar. Pihak terkait juga perlu mendengar aspirasi para sopir yang kerap kesulitan mendapatkan atau memperpanjang fuel card. Syarat perpanjangan yang harus menyertakan kelolosan uji kir dan memenuhi standardisasi ukuran bak pada truk menjadi tambahan biaya bagi mereka.

Ketiga, perketat pengawasan terhadap distribusi solar subsidi. Pengawasan bisa dilakukan oleh internal Pertamina, pemerintah daerah, Polri, juga TNI. SPBU menjadi titik yang rawan. Bukan rahasia oknum petugas kerap mendapat tips dari pengecer yang bolak-balik membeli bensin. Bukan mustahil ada oknum yang menerima tips dari pihak yang seharusnya menggunakan solar industri.

Keempat, perlunya pembangunan SPBU khusus solar. Pola ini sudah diberlakukan di Balikpapan. Sangat baik bila bisa dibangun di daerah lain di Kaltim. Kelima, dari sisi pendekatan mentalitas, rasanya kian mendesak bagi kita semua untuk membangun budaya jujur. Jujur tak membeli BBM subsidi bila memang tak berhak, dan jujur untuk menjual BBM subsidi hanya pada yang berhak.

Yang pasti, persoalan antrean solar ini sungguh mengganjal perasaan. Pasalnya, Kaltim merupakan daerah andalan penghasil migas di republik ini. Sungguh ironi jika rakyatnya harus terus mengantre panjang. Rupanya, tak hanya urusan Dana Bagi Hasil (DBH) yang kecil, kuota BBM pun pas-pasan. (*)

Editor: Dirhanuddin

Sekilas Penulis: Bagi kaum perempuan Kaltim, Aji Mirni Mawarni bukan jenawa yang asing. Perempuan kelahiran Samarinda, 21 Agustus 1976 itu, pernah menjabat sebagai Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur.

Tidak hanya itu, saat ini, Mawar begitu sapaan karibnya, juga diamanatkan masyarakat Tanah Benua Etam sebagai seorang legislator. Ya, Mawar kini duduk sebagai anggota MPR/DPD RI periode 2019-2024. Mawar bisa dikatakan sebagai salah satu inspirasi bagi banyak perempuan di Kaltim.

TAGGED:Aji Mirni MawarniAntren SolarDPD RIKalimantan TimurKelangkaan BBM
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Aulia DA dan Cahu Resmi Menikah, Akad Nikah Disiarkan Langsung di YouTube
SelebritisTrending

Aulia DA dan Cahu Resmi Menikah, Akad Nikah Disiarkan Langsung di YouTube

By
Wili Wili
Sekolah Tatap Muka Digelar, DPRD Bontang Minta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Kabar Politik

Sekolah Tatap Muka Digelar, DPRD Bontang Minta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

By
Devi Nila Sari
Febby Rastanty Resmi Menikah dengan Drajad Djumantara, Ini Momen Haru Pernikahan Mereka
SelebritisTrending

Febby Rastanty Resmi Menikah dengan Drajad Djumantara, Ini Momen Haru Pernikahan Mereka

By
Wili Wili
Indonesia Kirim Tiga Wakil ke Perempat Final Australia Open 2025, Fajar/Fikri hingga Putri KW Melaju
OlahragaTrending

Indonesia Kirim Tiga Wakil ke Perempat Final Australia Open 2025, Fajar/Fikri hingga Putri KW Melaju

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?