By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Destinasi > Rindu Kuliner Makassar? Kafe Losari Sediakan Makanan Khas Tradisional Sulsel
DestinasiKesehatan

Rindu Kuliner Makassar? Kafe Losari Sediakan Makanan Khas Tradisional Sulsel

akurasi 2019
Last updated: Juli 7, 2023 4:14 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
kafe losari
Sop ubi dan kapurung menjadi menu favorit di Kafe Losari. (istimewa)
SHARE
kafe losari
Sop ubi dan kapurung menjadi menu favorit di Kafe Losari. (istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Jika rindu dengan kuliner khas Sulawesi Selatan (Sulsel), warga Bontang dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh pergi ke sana. Di Kota Taman –sebutan Bontang- telah hadir sebuah kafe yang menyajikan makanan tradisional khas Makassar, yakni Kafe Losari.

baca juga: Menilik Rasa dan Sejarah di Balik Makanan Khas Bontang Gami Bawis

Terletak di Taman Residen Ruko nomor 5, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bontang Utara, Kafe Losari ini menyediakan beragam makanan khas Makssar dengan harga terjangkau. Di antaranya coto makassar Rp 25 ribu, sop ubi Rp 15 ribu, kapurung Rp 15 ribu, dan lainnya. Kafe yang baru buka 4 bulan lalu ini juga menyediakan jajanan khas. Misalnya pisang ijo, pallubutung, pisang epe dengan berbagai topping, jalangkote, baroncong, dan barongko. Harga jajanannya terjangkau mulai dari Rp 3 ribu hingga Rp 15 ribu per porsi.

Seperti kafe pada umumnya, Kafe Losari juga menyediakan makanan umum lainnya seperti nasi goreng, ayam goreng, mie goreng, mie rebus, stik kentang, roti selai, pisang goreng, singkong goreng, dan lainnya. Di sini juga menyediakan minuman seperti sarabba, es sirup markisa, es sirup DHT, es campur, aneka jus, kopi, dan lainnya.

“Kalau yang menjadi favorit di sini Kapurung dan Sop Ubi. Relatif sih banyak juga yang suka menu lainnya,” papar Safaruddin, Owner Kafe Losari kepada Akurasi.id, Kamis (16/1/20).

kafe losari
Buka setiap hari, Kafe Losari lebih ramai dikunjungi saat Sabtu dan Minggu malam. (istimewa)

Safaruddin mengatakan Kafe Losari merupakan cabang dari Warung Coto Makassar miliknya di Jalan MT Haryono depan Rudal. Dia membuka cabang di sekitar Jalan Ahmad Yani lantaran lokasinya lebih strategis dan ramai. Buka setiap Senin sampai Minggu mulai pukul 09.00 Wita hingga 22.00 Wita, kafenya selalu ramai dikunjungi pelanggan. Terutama saat Sabtu dan Minggu malam.

“Kadang saya buka sampai jam 12 malam kalau ramai,” kata pria kelahiran Makassar, 28 Februari 1974 ini.

Awal merintis kafe, suami dari Herni ini menggelontorkan biaya sekira Rp 100 juta. Safaruddin mengungkapkan saat membuka Kafe Losari dirinya ingin membuat konsep yang berbeda dari kafe pada umumnya yang kini menjamur di Bontang. Akhirnya tercetuslah ide berdagang makanan tradisional khas Makassar dengan konsep kafe yang lebih modern. Sehingga pengunjungnya tidak hanya berasal dari orang dewasa saja, namun juga untuk para remaja.

“Kelebihan Kafe Losari menurut saya karena belum ada yang menyamakan,” ulasnya.

MAHYUNADI

Omset yang dia dapatkan dalam berdagang makanan cukup fantastis. Dalam sebulan Safaruddin mengaku bisa memperoleh hasil sekira Rp 50 juta. Dalam sehari dia bisa meraup omset sebesar Rp 2 juta hingga lebih. Dari hasil penjualan, kini Safaruddin bisa memperkerjakan sebanyak 5 karyawan.

“Alhamdulillah. Saya senang berdagang sejak dari dulu waktu buka Warung Coto Makassar 1997 lalu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi

TAGGED:kafe losariKuliner
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kenapa Orang Jepang Makan Soba Diseruput ?
DestinasiKesehatan

Kenapa Orang Jepang Makan Soba Diseruput ?

By
Devi Nila Sari
Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis
KesehatanTrending

Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis

By
Wili Wili
Pemerintah Cabut Protokol Covid-19, MUI Bolehkan Saf Rapat di Masjid
HeadlineKesehatanRagam

Pemerintah Cabut Protokol Covid-19, MUI Bolehkan Saf Rapat di Masjid

By
akurasi 2019
Manfaat Mendengarkan Musik pada Janin dan Ibu Hamil
DestinasiKesehatanRagam

Manfaat Mendengarkan Musik pada Janin dan Ibu Hamil

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?