By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Parlemen > Ricuhnya Desa Wadas Akibat Proyek Bendungan Bener, Irwan Fecho: Tunda Saja
HeadlineParlemen

Ricuhnya Desa Wadas Akibat Proyek Bendungan Bener, Irwan Fecho: Tunda Saja

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 6, 2022 7:13 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Ricuhnya Desa Wadas, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Irwan - Akurasi.id
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Irwan angkat suara soal ricuhnya Desa Wadas yang viral akhir-akhir ini. (Dok. Irwan)
SHARE

Ricuhnya Desa Wadas akibat proyek Bendungan Bener. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan Fecho menyarankan agar menunda pembangunan proyek.

Akurasi.id, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan meminta pemerintah menunda proyek Bendungan Bener yang telah memicu kericuhan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah (Jateng).

[irp]

Menurutnya, pemerintah seharusnya menuntaskan berbagai masalah sosial dan hak rakyat atas tanah lebih dahulu. Bukan malah melakukan pemaksaan dalam penggunaan atau penguasaan terhadap tanah warga Desa Wadas.

“Harus bisa tuntaskan dulu permasalahan sosial dan hak rakyat atas tanah mereka. Tidak boleh ada pemaksaaan dalam penggunaan atau penguasaan tanah mereka. Jika belum selesai, tunda saja dulu pembangunannya,” kata Irwan Fecho dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (9/2/2022).

Berdasarkan berbagai informasi dan data yang diperoleh dari sejumlah media, Irwan mengaku, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan Bendungan Bener yang mencakup penambangan quarry di Wadas lolos Maret 2018. Namun sama sekali tidak menyebutkan soal penolakan warga Desa Wadas.

Bahkan, lanjutnya, Amdal itu kemudian mendapat tindak lanjut Gubernur Jawa Tengah dengan mengeluarkan Keputusan No.590/41 tahun 2018. Yakni tentang Persetujuan Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo.

Dia mengatakan, absennya catatan penolakan warga terhadap penambangan warga di Wadas dalam Amdal Bendungan Bener sangat memprihatinkan. Padahal, menurutnya warga sudah aktif menolak sejak 2016 atau 2017.

“Amdal itu cacat substansi dan prosedur,” katanya.

[irp]

Sikapi Ricuhnya Desa Wadas, Irwan Sebut Penyelesaian Bendungan Bener Jangan Asal Kebut

Dia memandang proses pelibatan masyarakat di Desa Wadas untuk menyusun Amdal Bendungan Wadas tidak sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2012. Yakni tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan.

Regulasi itu menyatakan secara tegas soal pelibatan masyarakat harus melibatkan warga terdampak, pemerhati lingkungan dan warga yang terpengaruh atas seluruh keputusan Amdal.

Atas dasar itu, Irwan meminta, agar penuntasan berbagai proyek strategis nasional (PSN), seperti Bendungan Bener, tidak asal kebut. Apalagi hanya demi mengejar masa jabatan Joko Widodo (Jokowi) yang berakhir 2024 nanti.

[irp]

Irwan menegaskan, pembangunan Bendungan Bener harus tetap memperhatikan hak-hak rakyat. “Jangan sampai karena mengejar jabatan presiden berakhir 2024 maka pelaksanaan pembangunan bendungan ditargetkan selesai. Namun mengabaikan hak-hak rakyat atas tanah mereka sendiri,” ujar Wasekjen DPP Partai Demokrat itu. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Fraksi Partai DemokratIrwan FechoKomisi V DPR RIRicuhnya Desa Wadas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kabinet Merah Putih: 53 Nama Menteri Baru di Pemerintahan Prabowo-Gibran
HeadlineKabar Politik

Kabinet Merah Putih: 53 Nama Menteri Baru di Pemerintahan Prabowo-Gibran

By
Wili Wili
Kisruh Kepemimpinan PMI: Jusuf Kalla dan Agung Laksono Berebut Kursi Ketua Umum
HeadlineKabar Politik

Kisruh Kepemimpinan PMI: Jusuf Kalla dan Agung Laksono Berebut Kursi Ketua Umum

By
Wili Wili
Presiden Jokowi Klarifikasi Pemberian Izin Tambang kepada Badan Usaha Ormas
HeadlineParlemen

Presiden Jokowi Klarifikasi Pemberian Izin Tambang kepada Badan Usaha Ormas

By
akurasi 2019
Polisi Sita Aset Doni Salmanan: Porsche Rp 4 M- Belasan Motor Sport dan Moge
HeadlineHukum & KriminalNews

Polisi Sita Aset Doni Salmanan: Porsche Rp 4 M- Belasan Motor Sport dan Moge

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?