By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Destinasi > Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea
DestinasiKesehatan

Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 7, 2023 4:12 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea
Gochujang adalah pasta merah pedas, kondimen fermentasi tradisional khas Korea. (Ilustrasi)
SHARE
Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea
Gochujang adalah pasta merah pedas, kondimen fermentasi tradisional khas Korea. (Ilustrasi)

Resep dan Tips Bikin Gochujang, Bumbu Khas Kuliner Korea. Gochujang adalah pasta merah pedas, kondimen fermentasi tradisional khas Korea. Gochujang terbuat dari beras atau barley (atau jenis gandum lain), bubuk kue beras, bubur yang dicampur dengan bubuk fermentasi kedelai, garam, dan bubuk cabai merah Korea.

Akurasi.id, Bontang – Gochujang adalah pasta cabai merah yang menjadi kondimen utama pada kuliner Korea. Bila ingin menikmati cita rasa khas Korea, rahasianya terletak pada pasta cabai merah ini.

Walaupun gochujang merupakan saus khas Korea, tetapi bahan pembuatannya dapat kamu temukan di Indonesia. Tepatnya di toko yang menjual bahan makanan Korea seperti K-Mart dan Mu Gung Hwa. Kamu pun bisa membuat sendiri gochujang di rumah.

Berikut resep dan tips membuat gochujang seperti dilansir dari Maangchi.com.

Resep gochujang

Bahan

1 kilogram bubuk barley (yeotgirem)

[irp]

8 cup tepung beras ketan (chapssalgaru)

10 cup sirup beras (ssalyeot)

4 cup bubuk fermentasi kedelai (mejugaru)

16 cup (1,6 kilogram) bubuk cabai merah

4 cup garam kosher Air

Bahan di atas untuk membuat gochujang sebanyak kira-kira 16 kilogram.

Cara Membuat Gochujang

[irp]

  1. Campur 8 liter air dan 1 kilogram bubuk barley pada wadah besar. Campur lalu tuang ke dalam wadah berbentuk pot (wadah gerabah).
  2. Masak di atas kompor selama lebih kurang 20 menit atau sampai hangat, jangan sampai terlalu panas. Angkat dan sisihkan.
  3. Tambahkan tepung beras ketan, aduk rata pakai centong kayu. Lalu, diamkan selama 2 jam. Cairan pada bagian atas akan berwarna lebih terang dan terasa manis.
  4. Masak kembali selama 2 jam dengan api sedang, sampai air cukup berkurang. Selama proses ini, aduk terus agar tidak gosong. Tuangkan sirup beras, aduk rata.
  5. Angkat dari kompor, biarkan sampai benar-benar dingin.
  6. Masukkan bubuk fermentasi kedelai ke dalam campuran tersebut, aduk rata. Tambahkan bubuk cabai merah, campur lagi. Terakhir, tambahkan sedikit garam dan aduk rata sampai tak ada gumpalan pada pasta.
  7. Masukkan ke wadah pot lain atau stoples, beri kain katun tipis atau serbet bersih, baru tutup menggunakan penutupnya. Gochujang butuh waktu sekitar 2-3 bulan agar terfermentasi sempurna.

Selama masa fermentasi, sebaiknya buka tutup pot dan biarkan di bawah sinar matahari. Tutup kembali saat malam tiba. Bila sudah terfermentasi dengan sempurna, gochujang berwarna merah gelap dan sedikit kering.

Mengingat resep ini untuk porsi besar, kamu bisa membuat beragam kuliner Korea lalu menyimpan sisa gochujang yang ada. (*)

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:AFoodBumbu Khas Kuliner KoreaGochujangKulinerResepTips Bikin GochujangTips Kuliner
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hai Jomblo, Berikut 5 Rekomendasi Kegiatan Asyik di Samarinda yang Cocok buat Malam Minggu
DestinasiRagam

Hai Jomblo, Berikut 5 Rekomendasi Kegiatan Asyik di Samarinda yang Cocok buat Malam Minggu

By
Fajri
Beberapa Perlengkapan Bayi Ini yang Tidak Perlu Dibeli
KesehatanRagam

Beberapa Perlengkapan Bayi Ini Tidak Perlu Dibeli

By
Suci Surya
Kesalahan dalam Pola Asuh Anak yang Tanpa Sadar Sering Dilakukan
DestinasiKesehatanRagam

Kesalahan dalam Pola Asuh Anak yang Tanpa Sadar Sering Dilakukan

By
Devi Nila Sari
BPJS Kesehatan Tegaskan Komitmen Jaminan Layanan Kesehatan Berjangka Panjang, Ini Penjelasannya
HeadlineKesehatan

BPJS Kesehatan Tegaskan Komitmen Jaminan Layanan Kesehatan Berjangka Panjang, Ini Penjelasannya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?