By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Catatan > (Refleksi Wabah Corona) Selamatkan Manusianya!
Catatan

(Refleksi Wabah Corona) Selamatkan Manusianya!

akurasi 2019
Last updated: Maret 13, 2020 7:11 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
manusianya
H Irwan SIP, MP (istimewa)
SHARE
manusianya
H Irwan SIP, MP (istimewa)

Ditulis oleh: H Irwan SIP, MP

13 Maret 2020

HANCURNYA ekonomi belum penting dibicarakan. Penyelamatan nyawa manusia yang harus diutamakan. Untuk apa ekonomi baik kalau semua manusianya meninggal dunia. Demikian nukilan tulisan Dahlan Iskan berjudul “Lukas Lock”.

Keadaan itu tampaknya mendeskripsikan penanganan pandemik wabah Corona di Indonesia. Penyelamatan ekonomi cenderung ditonjolkan. Meski kekhawatiran lain juga dirasakan.

baca juga: Solusi Tuntas Masalah Palestina

Memang, global sedang diserang persoalan serius. Perang dagang terjadi. Harga minyak alami krisis. Ditambah lagi pandemik wabah Corona.

Kini, tiga masalah itu terjadi bersamaan. Betapa krisisnya dunia. Babak belur sudah. Lantas Indonesia siap? Pemimpin yang tak selalu gagap dinanti untuk carikan solusi.

Pun juga ujian bagi pemimpin Indonesia. Di masa depan. New leader. Ke belakang jauh sebelum ingar bingar penyakit COVID-19, sudah pernah ada berbagai wabah penyakit menular yang merebak.

Sebut saja Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) pada 2002, flu burung pada 2005, flu babi (swine flu) yang menjadi pandemi pada 2009. Ada pula Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) pada 2012. Penyebaran polio bersamaan virus ebola pada 2014 pernah terjadi hanya dalam 20 tahun terakhir.

Era itu, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono berfokus pada penyelamatan rakyat. Bukan hal lain, ekonomi misalnya. Buktinya, tanggap cepat mitigasi. Hasilnya pun minim risiko penyebaran.

Soal ekonomi, ada kemiripan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Kala itu kasus wabah SARS juga melanda di tahun 2012. Dan di tahun ini hantaman wabah corona menjadi penyebab.

Tapi apa, Pak SBY waktu itu lebih memilih fokus terhadap keselamatan rakyat. Pemimpin saat ini tampaknya bertolak belakang. Hanya kampanye “Jangan Panik” yang disebarkan pemerintah tanpa berpikir mencari jalan keluar.

Kondisi langkah pemerintah saat ini, jadi teringat pernyataan pemikir terkenal Amerika Serikat Ralph Waldo Emerso. “Ketakutan sering kali terjadi karena ketidaktahuan.”

Kalau enggak takut, harus tegas. Kunci semua negara yang terjangkit Corona, tanpa terkecuali. Contoh tegas seperti di kawasan Asean sendiri. Hanya Filipina yang bertindak tegas dalam mencegah wabah Corona. Kota Manila di-“lock down” oleh Presiden Duterte.

Presiden dikenal “Jango” itu pun tanpa pikir panjang. Semua demi keselamatan rakyat Filipina dan dunia pada umumnya. Selain itu, pemerintah wajib sediakan informasi wabah Corona secara akurat.

Banyak informasi tentang virus Corona beredar. Tetapi tak banyak informasi yang memandu dan apalagi ruang komuniasi yang interaktif yang memungkinkan warga berkonsultasi.

Berita wabah ini masuk informasi publik kategori serta merta Pasal 10 UU Keterbukaan Informasi Publik, maka menjadi kewajiban pemerintah sebagai badan publik untuk menyediakan informasi yang transparan dan mudah diakses. (*)

Sekilas: H Irwan SIP, MP adalah anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kalimantan Timur. Saat ini, pria asal Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, itu kini duduk sebagai wakil rakyat di Komisi IV DPR RI.

Saat ini, Irwan, sapaan karibnya, juga menjabat sebagai pengurus DPP Partai Demokrat. Alumni Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda ini memang dikenal getol memperjuangkan berbagai persoalan pembangunan di masyarakat, baik di daerah pemilihan Kalimantan Timur yang dia wakili maupun di berbagai daerah lainnya di Indonesia.


TAGGED:catatanIrwanWabah Corona
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Catatan

Ambulans, Akreditasi dan Mobil Jenazah

By
akurasi 2019
HMI Mengecam Tindakan Represif Aparat
Catatan

HMI Mengecam Tindakan Represif Aparat

By
akurasi 2019
Menyoal Pabrik Semen di Kaltim 
Catatan

Menyoal Pabrik Semen di Kaltim 

By
akurasi 2019
Visi Politik Keummatan dan Kebangsaan
Catatan

Masa Depan Politik Kita

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?