By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Proyeksi Pendapatan di 2022 Rp1,2 Triliun, Rustam: Tidak Menutup Kemungkinan Meleset
Kabar Politik

Proyeksi Pendapatan di 2022 Rp1,2 Triliun, Rustam: Tidak Menutup Kemungkinan Meleset

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 5, 2021 7:39 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Proyeksi Pendapatan di 2022 Rp1,2 Triliun, Rustam: Tidak Menutup Kemungkinan Meleset
Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang, Rustam (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Proyeksi Pendapatan di 2022 Rp1,2 Triliun, Rustam: Tidak Menutup Kemungkinan Meleset
Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang, Rustam (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Proyeksi Pendapatan Rp1,2 Triliun di 2022, Rustam: Tidak Menutup Kemungkinan Meleset. Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan asli daerah, seperti retribusi dan pajak daerah. Lalu dari pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan transfer antar daerah.

Akurasi.id, Bontang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyampaikan proyeksi pendapatan anggaran kepada Komisi II DPRD Bontang. Diketahui, proyeksi pendapatan di 2022 sebesar Rp1,2 triliun dari berbagai jenis pemasukan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang, Rustam menyebut anggaran tersebut nantinya akan disampaikan pada Banggar DPRD untuk dilakukan pembahasan pembagian ke setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Politikus dari Partai Golkar itu, menerangkan, pendapatan tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) seperti retribusi dan pajak daerah. Lalu dari pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan transfer antar daerah.

“Kemudian ada proyeksi SILPA sebesar Rp 100 miliar, sehingga diproyeksikan total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun depan sekitar Rp1,355 triliun,” paparnya.

Namun itu semua belum termasuk dana alokasi khusus (DAK), bantuan keuangan (Bankeu), bantuan operasional sekolah (BOS), ataupun dana insentif daerah (DID).

Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan proyeksi tersebut meleset. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besaran realisasinya nanti.

[irp]

“Misalnya masa pandemi Covid-19 masih berlanjut, otomatis pendapatan dari retribusi berkurang, pajak juga berkurang,” pungkas Rustam.

Selain itu juga tergantung pada dana transfer dari pusat seperti dana bagi hasil (DBH). Di mana hasil penjualan minyak bumi dan gas (Migas) menjadi salah satu faktor naik turunnya DBH untuk daerah.

“Misalnya harga migas naik berarti DBH dari pusat juga bisa naik, tapi kalau turun DBH juga turun,” tutupnya.

Oleh karena itu, ia berharap pandemi Covid-19 segera berlalu agar tidak mengurangi pendapatan daerah. Sehingga program yang direncanakan di tahun 2022 dapat terlaksana secara maksimal.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Redaksi

TAGGED:APBDDana Bagi HasilDPRD BontangSiLPA
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mahyunadi Maju Pilkada Kutim, Posisi Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltim Diisi Nidya Listiono
BirokrasiKabar Politik

Mahyunadi Maju Pilkada Kutim, Posisi Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltim Diisi Nidya Listiyono

By
akurasi 2019
Perjalanan Utang Pemerintah di Era Jokowi: Dari 2014 hingga Jelang Lengser di 2024
HeadlineKabar Politik

Perjalanan Utang Pemerintah di Era Jokowi: Dari 2014 hingga Jelang Lengser di 2024

By
Wili Wili
Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho Daftar ke KPU Solo Malam Hari dengan Kirab Budaya 3 Kilometer
HeadlineKabar PolitikPeristiwa

Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho Daftar ke KPU Solo Malam Hari dengan Kirab Budaya 3 Kilometer

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Lawatan ke Uni Eropa, Bahas CEPA hingga Bertemu Raja Belgia
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Lawatan ke Uni Eropa, Bahas CEPA hingga Bertemu Raja Belgia

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?