By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Proyek Kilang Bontang Batal
RagamTrending

Proyek Kilang Bontang Batal

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 19, 2021 1:41 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Proyek Kilang Bontang Batal
Ilustrasi
SHARE
Proyek Kilang Bontang Batal
Ilustrasi

Masih ada beberapa masalah yang belum ditemukan solusinya disebut-sebut alasan proyek Kilang Bontang batal.

Akurasi.id,Bontang – PT Pertamina (Persero) batal membangun proyek kilang bahan bakar minyak (BBM) baru di Bontang, Kalimantan Timur. Padahal, proyek ini sudah dimasukkan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 November 2020 lalu.

Dilansir CNBC Indonesia, Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Soerjaningsih mengatakan, Pertamina sampai saat ini masih mengkaji proyek kilang ini. Pasalnya, masih ada beberapa masalah yang belum ditemukan solusinya dan juga mempertimbangkan pasokan BBM yang telah ada maupun akan meningkat dari proyek kilang lainnya.

[irp]

“Rencana pembangunan GRR (Grass Root Refinery) Kilang Botang sejak rencana kerja sama Pertamina dengan calon partner berakhir di 2019, ini masih dalam pengkajian,” ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (18/01/2021).

Selain itu, lanjutnya, adanya permasalahan mengenai keterbatasan lahan yang dimiliki pemerintah di Bontang saat ini menurutnya tidak mencukupi untuk pembangunan kilang BBM baru.

“Ini masih ada kajian khusus untuk capital expenditure (capex)-nya,” jelasnya.

Dia pun menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir dengan pasokan BBM bila kilang BBM Bontang ini tak dibangun, karena produksi BBM nantinya dari sejumlah proyek kilang yang tengah dibangun saat ini seperti peningkatan kapasitas kilang yang telah ada melalui Refinery Development Master Plan (RDMP) dan kilang baru lainnya seperti di Tuban, Jawa Timur sudah cukup besar.

Bahkan, untuk produksi avtur akan berlebih dan kemungkinan bisa diekspor.

Meski bensin kemungkinan masih akan diimpor, namun menurutnya tidak akan terlalu besar dan jauh menurun dibandingkan saat ini.

[irp]

“Gasoline (bensin) impor masih cukup tinggi, namun demikian, dengan onstream tahap 1 Kilang Balikpapan, disusul beberapa kilang, di 2020 masih ada impor. Tanpa kilang GRR Bontang, mungkin impor masih, tapi tidak terlalu besar,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengaku sudah melakukan evaluasi terhadap daftar pembangunan kilang dan memastikan Kilang Bontang batal dikerjakan.

“Kita bangun kilang dan upgrade itu kita hitung lagi. Sebelumnya, ada enam kan, empat upgrade dan dua bangun baru. Ini kita koreksi. Kita hanya bangun satu kilang baru dengan upgrade empat kilang existing. Yang baru, Tuban. Bontang kita tidak,” kata Nicke Widyawati dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Senin (29/06/2020).

Dia mengatakan, pembatalan ini disesuaikan dengan merosotnya permintaan BBM di dalam negeri. Sementara kilang-kilang lain masih bakal dikerjakan Pertamina.

Proyek Kilang Bontang batal tersebut juga merupakan konsekuensi dari tidak dilanjutkannya kerja sama dengan perusahaan migas asal Oman, yakni Oman Overseas Oil and Gas (OOG). Kendati demikian, Nicke menyebut Pertamina masih ada kerja sama lain dengan OOG.

“Dengan OOG kan juga mundur juga kan. Jadi, ini sesuai demand yang ada. Kita membangun enggak cuma kilang, tapi integrasi juga sama petrochemical,” tandasnya.

[irp]

Kilang Bontang sebelumnya adalah bagian dari enam mega proyek Pertamina yang terdiri dari empat pengembangan kilang existing yakni Refinery Development Master Plan (RDMP) serta dua kilang baru (Grass Root Refinery/ GRR) Tuban dan Bontang. (*)

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:PertaminaProyek Kilang Bontang Batal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin, Dugaan Terkait Suap
HeadlineTrending

KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin, Dugaan Terkait Suap

By
akurasi 2019
Dua Insiden ODGJ di Tol Jagorawi dan Jalur Kereta Cepat Whoosh, Begini Penanganannya
PeristiwaTrending

Dua Insiden ODGJ di Tol Jagorawi dan Jalur Kereta Cepat Whoosh, Begini Penanganannya

By
Wili Wili
Tips Hangatkan Pizza Agar Tidak Keras dan Anti Mengerut
DestinasiKesehatan

Tips Hangatkan Pizza Agar Tidak Keras dan Anti Mengerut

By
Devi Nila Sari
Gempa M 5 Guncang Bogor dan Tangerang
CorakHeadlineRagam

Gempa M 5 Guncang Bogor dan Tangerang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?