By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Data Nasabah Bank Jatim Diduga Bocor Dijual di Forum Hacker
HeadlineTrending

Data Nasabah Bank Jatim Diduga Bocor Dijual di Forum Hacker

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 22, 2021 4:35 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Data Nasabah Bank Jatim Diduga Bocor Dijual di Forum Hacker
Ilustrasi peretasan data nasabah Bank Jatim. (Foto: iStock/Chainarong Prasertthai)
SHARE
Data Nasabah Bank Jatim Diduga Bocor Dijual di Forum Hacker
Ilustrasi peretasan data nasabah Bank Jatim. (Foto: iStock/Chainarong Prasertthai)

Akurasi.id — Usai database Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bocor, kini data nasabah Bank Jatim diduga bocor dan dijual di RaidForums atau forum hacker dengan harga US$250 ribu.

Pelakunya disebut dengan akun bl4ckt0r. Oknum menawarkan data sebesar 378GB berisi 259 database yang berisi berbagai data mulai data nasabah, data karyawan, data keuangan pribadi, dan lain Bocornya data nasabah Bank Jatim ini terungkap setelah pakar keamanan siber Pratama Persadha mengecek di RaidForums ada akun bernama C77 upload (unggah) data KPAI yang dijual secara murah.

“Data tersebut diduga berisi database pelaporan masyarakat dari seluruh Indonesia sejak 2016 sampai sekarang,” kata Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC Pratama Persadha mengutip Antara, Jumat (22/10).

Ia mengungkapkan database tersebut memiliki detail lengkap tentang identitas pelapor, seperti nama, nomor identitas, kewarganegaraan, telepon, HP, agama, pekerjaan, pendidikan, alamat, email, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, provinsi, kota, usia, serta tanggal pelaporan.

Disebutkan pula bahwa dua database yang diberikan, yakni berukuran 13 megabita dengan nama file kpai_pengaduan_csv dan 25 megabita dengan nama kpai_pengaduan2_csv.

“Untuk men-download-nya, user RaidForums harus mengeluarkan 8 credits per data atau sekitar Rp35 ribu,” kata Pratama.

Selain itu, lanjut dia, juga terdapat kolom data penghasilan bulanan, ringkasan kasus, hasil mediasi, bahkan diduga ada list data identitas korban yang masih di bawah umur. Data ini sangat berbahaya karena predator daring bisa menarget dari data-data yang ada di sini.

[irp]

Ia menjelaska data tersebut sangat sensitif untuk disalahgunakan, seperti penipuan daring (online) yang belakangan ini kerap terjadi.

“Tentu ini menjadi perhatian serius pemerintah. Perlu dilakukan forensik digital untuk mengetahui celah keamanan mana yang dipakai untuk menerobos apakah dari sisi SQL (Structured Query Language) sehingga diekspos SQL Injection atau ada celah keamanan lain,” ujar Pratama.

Menurut Pratama, sebaiknya penguatan sistem dan sumber daya manusia harus ditingkatkan, adopsi teknologi utamanya untuk pengamanan data juga perlu dilakukan.

Indonesia masih dianggap rawan peretasan karena memang kesadaran keamanan siber masih rendah. Namun, lanjut Pratama, yang terpenting dibutuhkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang isinya tegas dan ketat seperti di Eropa.

[irp]

“Ini menjadi faktor utama, banyak peretasan besar di Tanah Air yang menyasar pencurian data pribadi,” tutur Pratama.

Terkait dengan kasus serupa berkali-kali terjadi di Tanah Air, Pratama menegaskan bahwa seharusnya pemerintah dan DPR bisa sepakat untuk menggolkan UU PDP.

Ia berpendapat bahwa tanpa UU PDP yang kuat, para pengelola data pribadi, baik lembaga negara maupun swasta, tidak akan bisa dimintai pertanggungjawaban lebih jauh dan tidak akan bisa memaksa mereka untuk meningkatkan teknologi, SDM, dan keamanan sistem informasinya. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:Bank JatimData BocorForum HackerHeadline
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hamdan ATT Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun: Riwayat Penyakit dan Perjuangan Sang Maestro Dangdut
PeristiwaTrending

Hamdan ATT Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun: Riwayat Penyakit dan Perjuangan Sang Maestro Dangdut

By
Wili Wili
Kronologis Kecelakaan Tunggal yang Dialami Mantan Calon Wali Kota Samarinda, Zairin Zain
Trending

Kronologis Kecelakaan Tunggal yang Dialami Mantan Calon Wali Kota Samarinda, Zairin Zain

By
Devi Nila Sari
Calon Wali Kota Bontang Wafat, Ferza: Saya Berjanji Melanjutkan Perjuangan Ayah
Trending

Calon Wali Kota Bontang Wafat, Ferza: Saya Berjanji Melanjutkan Perjuangan Ayah

By
Devi Nila Sari
Reuni 212 Digelar Sore Ini di Monas, Gubernur Pramono Imbau Peserta Jaga Ketertiban
HeadlinePeristiwa

Reuni 212 Digelar Sore Ini di Monas, Gubernur Pramono Imbau Peserta Jaga Ketertiban

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?