Birokrasi

Program Indonesia Terang Dilaunching, Bontang Dipastikan Tak Lagi Minim Cahaya

Loading

banner diskominfo

program indonesia terang
Prosesi peresmian Program Indonesia Terang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (11/03/2020). (Dokpim Bontang)

Akurasi.id, Bontang, Pemkot Bontang berupaya menyelesaikan salah satu permasalahan yang kerap mendera masyarakat di Kota Bontang, yaitu penerangan. Salah satu caranya adalah bekerjasama dengan PT Imza Rizki Jaya (IRJ) untuk meluncurkan Program Indonesia Terang (PIT). Program ini dilaunching Rabu (11/03/2020) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

baca juga: Tuntut Keterbukaan Publik, Kepala Diskominfo Bontang Evaluasi Seluruh Kinerja PPID

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengungkapkan, Kota Taman-sebutan Kota Bontang- merupakan salah satu wilayah penyumbang devisa negara yang besar. Namun begitu pembangunan di wilayah yang dipimpinnya tersebut sangatlah lamban. Berbagai problem pun kerap berulang, salah satunya masalah penerangan. Lantaran, problem minimnya pencahayaan ini kerap dikeluhkan warga. Oleh karenanya, peluncuran PIT di Bontang diharap mampu mengatasi persoalan tersebut, khususnya terkait penerangan jalan umum di pemukiman penduduk.

“Insyaallah Bontang akan lebih terang lagi,” ucapnya di sela-sela sambutannya.

Jasa SMK3 dan ISO
program indonesia terang
Penyerahan tanda mata dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniani kepada Presiden Direktur PT IRJ, Rizayanti (baju kuning). (Dokpim Bontang)

Nantinya, Bontang dan enam kabupaten di wilayah Kaltim akan dipasangi Penerangan Jalan Umum-Tenaga Surya (PJU-TS) berkekuatan 40 Watt. Secara keseluruhan, Kaltim mendapat jatah 42.800 unit. Bontang sendiri akan kebagian 7.000 unit PJU-TS. Dan 7.000 unit PJU-TS tersebut akan didatangkan bertahap. Hal ini diterangkan langsung oleh Direktur Operasional PT Ilham Putra Sejati (IPS), Irawan. PT IPS merupakan kontraktor yang membawahi PIT di Kaltim.

“Tahap awal akan didatangkan 200 unit, lalu dilanjutkan 20 berikutnya, dan berikutnya sampai tercukupi 7.000 unit,” imbuh Neni saat ditemui seusai acara. Pihaknya berharap, masyarakat Bontang dapat menjalankan puasa dengan tenang.

Terdapat beberapa titik yang bakal dipasangi penerangan, yaitu wilayah Kanaan, Telihan, taman-taman, dan kawasan mangrove. Awalnya akan dibagi menjadi 10 titik terlebih dahulu.

“Program ini telah dinantikan sejak tahun lalu. Pasalnya, jika dibangun dengan APBD, nilainya terlalu tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT IRJ, Rizayanti, menargetkan akhir tahun telah terpasang 2000-3000 unit. Dikatakannya, wabah corona membuat pengerjaan PIT tersendat, sebab sebagian besar bahan baku didatangkan dari China. Riza, sapaan akrabnya menerangkan bahwa seluruh pendanaan berasal dari dana hibah PT IRJ. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Suci Surya Dewi

Artikel Terkait

Back to top button