By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Presiden Prabowo Tegaskan Tolak Kontrak Pertahanan Yang Libatkan Keluarga Demi Cegah Korupsi dan Konflik Kepentingan
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Tegaskan Tolak Kontrak Pertahanan Yang Libatkan Keluarga Demi Cegah Korupsi dan Konflik Kepentingan

Wili Wili
Last updated: Oktober 16, 2025 2:03 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Presiden Prabowo Tegaskan Tolak Kontrak Pertahanan Yang Libatkan Keluarga Demi Cegah Korupsi dan Konflik Kepentingan
Presiden Prabowo Tegaskan Tolak Kontrak Pertahanan Yang Libatkan Keluarga Demi Cegah Korupsi dan Konflik Kepentingan. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memerangi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dengan menolak seluruh kontrak pertahanan yang melibatkan anggota keluarganya saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Langkah tersebut, kata Prabowo, merupakan bentuk nyata dari upaya mencegah konflik kepentingan dan memastikan integritas dalam tata kelola pemerintahan.

Dalam sesi dialog bersama Chairman and Editor in Chief Forbes, Steve Forbes, pada acara Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, Rabu (15/10/2025) malam, Prabowo mengibaratkan korupsi seperti kanker yang sulit disembuhkan jika sudah mencapai “stadium empat”. Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari pemimpin tertinggi.

“Ketika saya menjabat Menteri Pertahanan, malam pertama saya memanggil seluruh kerabat saya. Saya bilang kepada mereka, kalian tidak boleh menemui saya untuk urusan apa pun terkait kontrak pertahanan,” ujar Prabowo.

Namun, tiga bulan kemudian, Prabowo mengungkapkan bahwa ada keponakannya yang datang membawa usulan proyek pertahanan. Ia menolak secara tegas dengan alasan sang keponakan tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut.

“Saya bilang, ‘Come on! Kamu tidak pernah berbisnis di sektor pertahanan, kamu tidak mengerti pertahanan. Cari bisnis lain saja,’” tutur Prabowo.

Tidak hanya itu, Prabowo juga mengaku pernah menerima laporan dari bawahannya di Kementerian Pertahanan mengenai tiga perusahaan yang masuk daftar akhir seleksi kontrak pengadaan. Dua di antaranya ternyata memiliki keterlibatan anggota keluarganya. Ia langsung memerintahkan agar perusahaan-perusahaan tersebut ditolak.

“Saya menolak semua kontrak yang melibatkan keluarga saya,” tegasnya.

Keputusan tegas itu sempat membuat hubungannya dengan beberapa keponakan menjadi renggang. Prabowo mengatakan dirinya sulit bertemu dengan mereka selama beberapa bulan, namun menilai hal tersebut adalah konsekuensi dari prinsip yang harus dijaga.

“Itu tidak mudah, tapi pemimpin harus memberi contoh. Kalau kita ingin memberantas korupsi, kita harus mulai dari diri sendiri,” ujar Presiden Prabowo.

Prabowo menegaskan pemerintahannya akan terus memerangi korupsi dan mendorong budaya transparansi di seluruh lini birokrasi. Ia menilai bahwa korupsi sudah mendarah daging di Indonesia dan hanya bisa diberantas jika pemimpin berani mengambil sikap tegas tanpa pandang bulu.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:antikorupsiForbes Global CEO Conference 2025integritas pejabatKKNKonflik KepentinganMenteri PertahananPemerintahan Bersihpolitik indonesiaPrabowo SubiantoPresiden PrabowoSteve Forbes
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • binance kod berkata:
    Juni 21, 2026 pukul 10:06 am

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Reply
  • "oppna binance-konto berkata:
    Mei 12, 2026 pukul 9:36 pm

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bantah Pilot Susi Air Disandera KKB, Panglima TNI: Enggak Ada, Mereka Menyelamatkan Diri
HeadlineNewsPeristiwa

Bantah Pilot Susi Air Disandera KKB, Panglima TNI: Enggak Ada, Mereka Menyelamatkan Diri

By
Devi Nila Sari
Banyak Jalan Provinsi di Paser Kondisinya Memprihatinkan, Seno Aji: Penganggaran Berdasarkan Skala Prioritas
Kabar Politik

Banyak Jalan Provinsi di Paser Kondisinya Memprihatinkan, Seno Aji: Penganggaran Berdasarkan Skala Prioritas

By
Devi Nila Sari
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Kabinet dan Taklimat di Istana Sore Ini
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Kabinet dan Taklimat di Istana Sore Ini

By
Wili Wili
Kendaraan Pengangkut Batu Bara Masih Ngeyel Lintasi Jalan Umum, Ekti Imanuel: Pihak Berwajib Jangan Diam
Kabar Politik

Kendaraan Pengangkut Batu Bara Masih Ngeyel Lintasi Jalan Umum, Ekti Imanuel: Pihak Berwajib Jangan Diam

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?