By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Presiden Prabowo Targetkan Zero Defect Dalam Program Makan Bergizi Gratis Mulai 2026
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Targetkan Zero Defect Dalam Program Makan Bergizi Gratis Mulai 2026

Wili Wili
Last updated: Januari 7, 2026 1:40 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Targetkan Zero Defect Dalam Program Makan Bergizi Gratis Mulai 2026
Presiden Prabowo Targetkan Zero Defect Dalam Program Makan Bergizi Gratis Mulai 2026. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menerapkan standar zero defect atau tanpa cacat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memastikan pemerataan penerima manfaat mulai 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menerima laporan bahwa program MBG telah menjangkau 55 juta penerima manfaat sejak mulai diterapkan pada 6 Januari 2025.

“Kita mulai pada 6 Januari 2025, hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai hari ini, dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengintervensi persoalan gizi yang mendesak di Indonesia. Berdasarkan data awal pemerintahan, rata-rata satu dari lima anak Indonesia atau sekitar 20 persen mengalami kekurangan gizi. Bahkan di sejumlah daerah, angka tersebut mencapai 30 persen dan berdampak pada stunting serta pertumbuhan fisik yang tidak normal.

Prabowo juga membandingkan akselerasi pelaksanaan MBG di Indonesia dengan negara lain. Ia mencontohkan Brasil yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat. Sementara Indonesia mampu melampaui capaian tersebut dengan meraih 55 juta penerima hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Meski tingkat keberhasilan program secara statistik diklaim mencapai 99,99 persen, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap adanya kekurangan maupun penyimpangan di lapangan. Menurutnya, tantangan operasional dalam program kemanusiaan berskala besar merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh dimaklumi.

“Tentunya kita harapkan zero defect. Itu yang harus kita capai. Kita tidak puas dengan kekurangan 0,00 sekian persen, itu pun harus kita atasi,” tegasnya.

Presiden Prabowo menyatakan pengawasan serta langkah pengamanan akan terus diperketat agar pemerataan penerima manfaat dapat tercapai secara optimal. Ia bahkan mengaku sering merasa sedih saat berkunjung ke daerah karena masih ada anak-anak yang belum menerima manfaat MBG.

“Bahkan sekarang saya repot, saya sedih kalau saya ke daerah-daerah, anak-anak panggil saya, ‘Pak kapan kami terima MBG?’” ungkap Presiden.

Dalam taklimat tersebut, Presiden Prabowo juga mengutip filosofi Presiden pertama RI, Soekarno, yang menyatakan bahwa “perut yang lapar tidak bisa menunggu” (The hungry stomach cannot wait). Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.

Selain itu, Prabowo menyinggung skeptisisme yang sempat muncul di awal pelaksanaan program, ketika banyak pakar meragukan keberhasilan MBG. Namun, capaian saat ini menjadi bukti bahwa keraguan tersebut tidak terbukti.

“Mereka katakan MBG pasti gagal, tapi kita buktikan kepada mereka, MBG berhasil dan dinantikan oleh seluruh rakyat,” pungkas Presiden Prabowo.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:gizi anak IndonesiaHambalang BogorMBG 2026Pemerintah IndonesiaPrabowo SubiantoPresiden RIProgram Makan Bergizi GratisProgram Sosial NasionalStuntingZero Defect
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Upaya Diplomatik Jokowi: Menganalisis Implikasi Kunjungannya ke China Bagi Posisi Indonesia di Dunia
Covered StoryHeadline

Upaya Diplomatik Jokowi: Menganalisis Implikasi Kunjungannya ke China Bagi Posisi Indonesia di Dunia

By
akurasi 2019
Senam Pagi Meriahkan Retret Kepala Daerah di Magelang, Tito Karnavian Tekankan Kedisiplinan
HeadlineKabar Politik

Senam Pagi Meriahkan Retret Kepala Daerah di Magelang, Tito Karnavian Tekankan Kedisiplinan

By
Wili Wili
Partai Gerindra Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Bontang Kuala dengan Salurkan Puluhan Paket Sembako
Kabar Politik

Partai Gerindra Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Bontang Kuala dengan Salurkan Puluhan Paket Sembako

By
Devi Nila Sari
Menag Bandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing, Tuai Beragam Komentar
HeadlineTrending

Menag Bandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing, Tuai Beragam Komentar

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?