By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan Investasi Rp 75,8 Triliun
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan Investasi Rp 75,8 Triliun

Wili Wili
Last updated: Maret 20, 2025 2:10 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan Investasi Rp 75,8 Triliun
Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan Investasi Rp 75,8 Triliun. Foto: Kumparan.
SHARE

Batang, Akurasi.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang pada Kamis (20/3/2025), menandai transformasi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat investasi dan industrialisasi di Indonesia.

Contents
  • Dari KITB ke KEK Industropolis Batang
  • Strategi dan Harapan Masa Depan

Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan kawasan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, beserta jajarannya yang telah meletakkan pondasi awal bagi KITB.

“Segala persiapan telah dibangun sehingga hari ini Indonesia memiliki suatu kawasan yang kita harapkan bisa nanti menjadi Shenzhen versi Indonesia. Insyaallah,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Peresmian KEK Industropolis Batang turut dihadiri oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta sejumlah menteri lainnya, termasuk Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi.

Dari KITB ke KEK Industropolis Batang

KITB pertama kali ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) pada tahun 2020 dan merupakan anak perusahaan dari Holding Danareksa. Berlokasi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kawasan ini memiliki luas awal 4.300 hektare. Kini, setelah mendapatkan status KEK melalui Peraturan Pemerintah (PP) yang ditandatangani oleh Prabowo, luas KEK Industropolis Batang mencapai 28.886,7 hektare.

KEK Industropolis Batang diharapkan menjadi magnet investasi dengan target nilai investasi sebesar Rp 75,8 triliun dalam lima tahun ke depan. Saat ini, kawasan tersebut telah menarik 27 tenant dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Belanda, Korea Selatan, Chili, Jepang, Taiwan, dan China. Dari jumlah tersebut, tujuh tenant telah beroperasi, tujuh sedang dalam tahap konstruksi, dan 13 lainnya masih dalam persiapan konstruksi. Total investasi yang telah masuk mencapai Rp 17,95 triliun.

Strategi dan Harapan Masa Depan

Dengan status baru sebagai KEK, Industropolis Batang akan menawarkan berbagai insentif fiskal dan non-fiskal untuk menarik lebih banyak investasi, termasuk pajak yang lebih kompetitif serta fasilitas infrastruktur modern. Pemerintah berharap KEK ini dapat menjadi pusat industri manufaktur dan teknologi tinggi, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

“KEK Industropolis Batang merupakan bagian dari strategi besar Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.

Selain aspek ekonomi, KEK ini juga diharapkan menjadi pusat inovasi dan teknologi yang mampu bersaing dengan kawasan industri global. Dengan luas lahan yang besar serta dukungan penuh dari pemerintah, Industropolis Batang berpotensi menjadi pusat ekonomi baru di Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.

Peresmian KEK Industropolis Batang oleh Presiden Prabowo Subianto menandai era baru dalam pengembangan kawasan industri di Indonesia. Dengan target investasi ambisius sebesar Rp 75,8 triliun dalam lima tahun ke depan, kawasan ini diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan industri, sekaligus mewujudkan visi Indonesia untuk memiliki kawasan industri sekelas Shenzhen, China.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Batangekonomi nasionalIndustri BatangInfrastrukturInvestasi AsingInvestasi IndonesiaJawa TengahJokowiKawasan Ekonomi KhususKawasan IndustriKEK Industropolis BatangKITBPrabowo SubiantoProyek Strategis Nasional
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemerintah Batasi Satu NIK untuk 9 Nomor dan Dorong Migrasi ke eSIM Demi Cegah Kejahatan Digital
HeadlinePeristiwa

Pemerintah Batasi Satu NIK untuk 9 Nomor dan Dorong Migrasi ke eSIM Demi Cegah Kejahatan Digital

By
Wili Wili
Bolehkah Ibadah haji virtual? Menyoal program metaverse Dapat Mengunjungi Ka’bah di dunia maya
HeadlineTrending

Bolehkah Ibadah haji virtual? Menyoal program metaverse Dapat Mengunjungi Ka’bah di dunia maya

By
akurasi 2019
Indonesia Kutuk Aksi Pembakaran Al-Quran oleh Politikus Swedia
CorakHeadlineRagamTrending

Indonesia Kutuk Aksi Pembakaran Al-Quran oleh Politikus Swedia

By
Devi Nila Sari
Pengosongan Kantor Golkar Kaltim Ditenggat 27 Juli, Rudi Mas’ud Minta Perpanjangan Waktu
Kabar Politik

Pengosongan Kantor Golkar Kaltim Ditenggat 27 Juli, Rudi Mas’ud Minta Perpanjangan Waktu

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?