By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Presiden Jokowi Panggil Menkominfo dan Kepala BSSN untuk Rapat Tertutup Terkait Peretasan PDN
HeadlinePeristiwa

Presiden Jokowi Panggil Menkominfo dan Kepala BSSN untuk Rapat Tertutup Terkait Peretasan PDN

akurasi 2019
Last updated: Juni 28, 2024 5:29 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Presiden Jokowi Panggil Menkominfo dan Kepala BSSN untuk Rapat Tertutup Terkait Peretasan PDN
Presiden Jokowi Panggil Menkominfo dan Kepala BSSN untuk Rapat Tertutup Terkait Peretasan PDN. Foto: iNews.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian untuk menghadiri rapat tertutup di Istana Negara. Pertemuan ini dilakukan menyusul serangan siber ransomware yang mengakibatkan peretasan pada Pusat Data Nasional (PDN) Sementara, yang menimbulkan kekhawatiran besar mengenai keamanan data negara.

Contents
  • Serangan Ransomware dan Dampaknya
  • Desakan DPR dan Langkah Pemulihan
  • SAFEnet dan Inisiatif Masyarakat Sipil
  • Evaluasi dan Rencana Kedepan

Serangan Ransomware dan Dampaknya

Peretasan PDN Sementara telah menimbulkan dampak signifikan, mengakibatkan sejumlah data kementerian dan lembaga sulit dipulihkan. Menkominfo dan BSSN dihadapkan pada tantangan besar dalam menangani insiden ini, dengan tekanan dari berbagai pihak untuk segera menemukan dan menangkap pelaku peretasan. Dalam rapat ini, diharapkan akan dibahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat pertahanan siber nasional.

Desakan DPR dan Langkah Pemulihan

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI-P, TB Hasanuddin, mendesak Kemenkominfo dan BSSN untuk melakukan forensik digital yang mendalam guna menemukan pelaku peretasan. Menurut Hasanuddin, dari 282 instansi yang terdampak, hanya 44 instansi yang data-datanya berhasil dipulihkan meskipun tidak sepenuhnya.

“Kita harus tracking siapa pelakunya. Mereka mengunci data kita dan meminta tebusan, ini tidak bisa dibiarkan,” ujar Hasanuddin dalam rapat dengar pendapat bersama Menkominfo dan BSSN di Kompleks Parlemen, Jakarta.

SAFEnet dan Inisiatif Masyarakat Sipil

Sementara itu, Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan akibat peretasan ini. Direktur Eksekutif SAFEnet, Nenden Sekar Arum, menyatakan bahwa posko pengaduan ini adalah inisiatif untuk membantu masyarakat menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas lemahnya perlindungan data.

“Masyarakat bisa melaporkan kerugian mereka melalui laman bit.ly/AduanPDNS. Kami akan mengumpulkan data korban untuk dasar gugatan hukum terhadap negara,” kata Nenden.

Evaluasi dan Rencana Kedepan

Presiden Jokowi dalam pertemuan tertutup ini diharapkan membahas evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah diambil serta merencanakan strategi kedepan untuk meningkatkan keamanan siber di Indonesia. Menkominfo Budi Arie Setiadi mengakui bahwa pertahanan siber Indonesia masih perlu ditingkatkan, menempati peringkat ke-20 dari 20 negara dalam studi indeks pertahanan siber tahun 2022-2023 oleh MIT Technology Review Insight.

“Pertahanan siber kita masih tergolong rendah, kita harus meningkatkan upaya dan koordinasi untuk mencegah insiden serupa di masa depan,” ujar Budi Arie.

Dengan adanya rapat tertutup ini, diharapkan pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menangani peretasan PDN dan memperkuat sistem keamanan siber nasional guna melindungi data dan informasi penting negara. Masyarakat dan berbagai pihak terkait berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki sistem keamanan siber Indonesia.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:BSSNDPRJokowiKeamanan SiberMenkominfoPeretasan PDNPertahanan SiberransomwareSAFEnet
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Suasana Tegang di Depan DPR RI, Petasan dan Sorakan Warnai Aksi
HeadlinePeristiwa

Suasana Tegang di Depan DPR RI, Petasan dan Sorakan Warnai Aksi

By
Wili Wili
Sebar Video Bercinta dengan Mantan Istri, Pria di Samarinda Terancam 6 Tahun Penjara
HeadlineNews

Sebar Video Bercinta dengan Mantan Istri, Pria di Samarinda Terancam 6 Tahun Penjara

By
Devi Nila Sari
Ridwan Kamil Resmi Polisikan Lisa Mariana atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pelanggaran UU ITE
PeristiwaTrending

Ridwan Kamil Resmi Polisikan Lisa Mariana atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pelanggaran UU ITE

By
Wili Wili
“Maung Bandung” Kembali Mengaum Ditangan Luis Milla
HeadlineOlahragaRagam

“Maung Bandung” Kembali Mengaum Ditangan Luis Milla

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?