By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Presentasi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara, Isran: Saya Enggak Mau Menggombal
Trending

Presentasi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara, Isran: Saya Enggak Mau Menggombal

akurasi 2019
Last updated: Agustus 19, 2019 8:36 pm
By
akurasi 2019
Share
6 Min Read
Presentasi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara, Isran: Saya Enggak Mau Menggombal
Gubernur Kaltim Isran saat diwawancara wartawan tidak mau sesumbar meski Kaltim memiliki potensi besar sebagai kandidat ibu kota negara menggantikan Jakarta. (Yusuf Arafah)
SHARE
Presentasi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara, Isran: Saya Enggak Mau Menggombal
Gubernur Kaltim Isran saat diwawancara wartawan tidak mau sesumbar meski Kaltim memiliki potensi besar sebagai kandidat ibu kota negara menggantikan Jakarta. (Yusuf Arafah)

Akurasi.id, Samarinda – Kaltim bisa dikatakan memiliki peluang yang cukup besar menggantikan Jakarta sebagai ibu kota negara. Namun hal tidak lantas membuat Gubernur Kaltim Isran Noor mau sesumbar. Orang nomor wahid di lingkungan Pemprov Kaltim itu memilih bersikap santai dan menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Bahkan pada konsultasi regional penyusunan rencangan awal rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024 yang akan berlangsung di Hotel Novotel Balikpapan pada 21-22 Agustus 2019, Isran enggan bersikap membusung dada, kalau perjamuan itu adalah kode jika Kaltim sebagai kandidat kuat ibu kota negara.

Kegiatan yang juga membahas rencana lanjutan atas pemindahan ibu kota negara itu, diketahui akan dihadiri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro, serta gubernur, wali kota, dan bupati se-Kalimantan.

Kepada awak media, Isran berujar, presentasi kesiapan Kaltim sebagai ibu kota negara akan disampaikan sendiri olehnya. Mulai dari kesiapan masyarakat, pemerintah, lingkungan, dukungan infrastruktur, keamanan, dan ketertiban wilayah akan dipaparkan semua pada kesempatan itu.

“Semua akan saya presentasikan tanpa slide. Mulai dari rektor, tokoh masyarakat, dan ahli lingkungan juga sudah saya undang agar hadir dalam acara itu,” kata pria yang pernah menjabat Bupati Kutai Timur (Kutim) dua periode ini, Senin (19/8/19).

Agenda yang akan berlangsung di Kota Minyak –sebutan Balikpapan-, itu rencananya akan menyiapkan satu sesi khusus bagi Isran untuk memaparkan seluas-luasnya tentang kondisi Kaltim dalam beberapa tahun terakhir. Maupun proyeksi ke depannya. Namun demikian, Isran disebut tidak akan mempresentasikan peta lokasi pembangunan ibu kota negara.

“Besok (Selasa, 21/8/19) saya tidak diperkenankan membicarakan peta (lokasi ibu kota).  Saya hanya dialog teknis. Saat ini, kondisi Kaltim sangat bagus. Dalam sejarah tidak pernah ada konflik etnis dan SARA. Hampir semua suku ada di sini. Kaltim ini heterogen dan kondusif,” tuturnya.

Isran Enggan Umbar Janji

Meski menyadari Kaltim memiliki potensi yang cukup besar menjadi ibu kota negara, namun hal itu tidak membuat Isran besar kepala. Mantan ketua umum DPP Partai PKP Indonesia ini enggan mengumbar janji apalagi gombalan kepada pemerintah pusat hanya agar tanah Benua Etam –sebutan Kaltim- dipilih sebagai pusat pemerintahan Indonesia.

Menurut dia, jika memang Kaltim yang ditunjuk sebagai ibu kota negara, maka biarkan itu sebagai hasil kajian dan telaah yang sudah dilakukan Kementerian PPN/Bappenas. Dengan demikian, tidak ada kecemburuan sosial dari daerah lain yang tidak terpilih sebagai ibu kota negara nantinya.

“Saya enggak perlu mempresentasikan sesuatu yang membuat memikat. Itu gombal. Enggak bagus. Saya akan sampaikan (apa adanya) bahwa Kaltim memang siap. Misalnya, masalah dukungan dan kesiapan masyarakat,” katanya.

Namun demikian, Isran yakin Kaltim memiliki semua yang dibutuhkan menjadi ibu kota negara. Misalnya, dari sisi lingkungan, Kaltim bisa dibilang cukup bagus. Begitu juga dengan masalah ketersediaan lahan, Benua Etam memiliki lahan yang cukup representatif.

Begitu pula ketika berbicara soal bencana, Kaltim bisa dikatakan sangat aman dari potensi bencana. Baik itu bencana kebakaran hutan dan lahan hingga bencana gempa bumi. Dari sisi keamanan misalnya, Kaltim sampai sejauh ini cukup kondusif dan hampir tidak pernah terjadi konflik sosial.

“Kalau (bicara) soal gempa, itu sudah pasti enggak ada (di Kaltim). Kaltim ring of fire. Kalau bicara keamanan, kita juga cukup bagus. Kita tidak berbatasan dengan negara lain dan menjadi poros tengah bagi Indonesia. Dukungan infrastruktur sudah bagus. Ada dua kota dengan bandara bertaraf internasional. Juga dihubungkan dengan jalan tol,” jelasnya.

Kendati demikian, Isran menegaskan, kalau dirinya enggan memaksa atau melobi pemerintah pusat hanya untuk menjadikan Kaltim sebagai ibu kota negara. Jika nantinya Kaltim tidak terpilih, maka Pemprov Kaltim akan legawa dan siap memberikan dukungan kepada provinsi yang terpilih.

“Kalau misalnya itu menjadi keputusan politik, dan (Kaltim) dianggap tidak siap, ya enggak masalah juga. Di mana pun mau ditetapkan, mau enggak mau, (ibu kota negara) itu harus dibangun. Mau di Kalteng, Kalsel, Kalbar, dan Kaltara, itu merupakan sebuah kebutuhan infrastruktur bagi pemerintahan,” cakap dia.

Isran Tidak Persoalkan Ibu Kota Negara Bukan di Bukit Soeharto

Kendati usulan pembangunan ibu kota negara di kawasan Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara (Kukar) tidak dimasukkan pemerintah pusat, namun hal itu tidak membuat Isran lantas kecewa. Bagi suami Norbaiti tersebut, di mana pun lokasi ibu kota dibangun jika Kaltim terpilih, tidak menjadi soal.

Kepada awak media, Isran berujar, kalau pembangunan ibu kota negara memang tidak akan langsung dilakukan di kawasan Bukit Soeharto. Tetapi usulan pembangunan ibu kota negara bisa dilakukan di kawasan barat atau timur daerah tersebut.

“Bukit Soeharto itu adalah penyangga dan akan dilakukan revitalisasi. (Tapi yang harus di ketahui) Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto itu bukan hutan lindung. Itu hutan produksi. Perusahaan yang menggarap itu adalah PT Kayu Mahakam dan Inhu Tani. Hutan lindung ada di selatan-nya. Di Bukit Bengkirai. Itu memang hutan lindung. Enggak akan kena,” beber dia. (*)

Penulis/Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Ibu Kota NegaraIsran NoorKaltim Siap Jadi Ibu Kota NegaraPemindahan Ibu Kota NegaraPresentasi Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sheila Dara Setia Dampingi Vidi Aldiano yang Idap Kanker, Orang Tua Vidi Ungkap Rasa Syukur
SelebritisTrending

Sheila Dara Setia Dampingi Vidi Aldiano yang Idap Kanker, Orang Tua Vidi Ungkap Rasa Syukur

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Hari Ini 1 Maret 2026 Stabil di Rp3.085.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini 1 Maret 2026 Stabil di Rp3.085.000 per Gram

By
Wili Wili
Demo Ojol di Jakarta Hari Ini: Tuntut Penurunan Potongan Aplikasi dan Penghapusan Skema Promo Merugikan
PeristiwaTrending

Demo Ojol di Jakarta Hari Ini: Tuntut Penurunan Potongan Aplikasi dan Penghapusan Skema Promo Merugikan

By
Wili Wili
Alasan Putra Megawati Tidak Hadir di Rakernas V PDIP Sejak Kemarin
Kabar PolitikTrending

Alasan Putra Megawati Tidak Hadir di Rakernas V PDIP Sejak Kemarin

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?