By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Polisi Ungkap Fakta Baru Hasil Visum dan Autopsi Kasus Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe di Berau
Hukum & KriminalNews

Polisi Ungkap Fakta Baru Hasil Visum dan Autopsi Kasus Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe di Berau

akurasi 2019
Last updated: November 4, 2020 9:06 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
Polisi Ungkap Fakta Baru Hasil Visum dan Autopsi Kasus Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe di Berau
Ricky Ashary (32) dan Fransisca (25) yang merupakan pelaku dan korban kasus pembunuhan yang terjadi di Berau. (Istimewa)
SHARE
Polisi Ungkap Fakta Baru Hasil Visum dan Autopsi Kasus Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe di Berau
Ricky Ashary (32) dan Fransisca (25) yang merupakan pelaku dan korban kasus pembunuhan yang terjadi di Berau. (Istimewa)

Polisi Ungkap Fakta Baru Hasil Visum dan Autopsi Kasus Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe di Berau. Di antara fakta baru yang didapatkan pihak Kepolisian Berau dalam kasus itu terkait dugaan kehamilan korban sebagaimana pengakuan pelaku.

Akurasi.id, Samarinda – Polisi Ungkap Fakta Baru, Polisi secara intensif terus melakukan pengembangan terkait kasus pembunuhan Fransisca (25), seorang perempuan yang ditemukan tewas di penangkaran buaya Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Berau, Kaltim beberapa waktu lalu.

Baca juga :Api Asmara Diduga Jadi Dalang Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe di Berau, Pelaku: Dia Bilang Sedang Hamil

Selangkah demi selangkah, motif pembunuhan yang dilakukan tersangka Ricky Ashary (32), terhadap teman wanitanya Fransisca, berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Berau. Seperti diberitakan sebelumnya, Ricky Ashary memang telah berniat menghabisi nyawa perempuan 25 tahun itu.

Musababnya, karena pelaku takut akan ancaman Fransisca, yang mengatakan tak segan untuk mengadukan semua perbuatan Ricky Ashary ke keluarganya yang telah menjalin kasih dengannya, apabila tak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.

Ya, kepada Ricky Ashary, Fransisca belakangan mengaku tengah mengandung jabang bayi hasil dari hubungan gelap keduanya. Sementara diketahui mereka sama-sama saling memiliki pasangan.

Karena sudah berulang kali mendapatkan ancaman itu, Ricky pun gelap mata. Bermodalkan tali dan lakban yang telah disiapkan, Fransisca seketika tewas di tangan Ricky. Jasad perempuan itu pun dibuang ke penangkaran buaya dan ditemukan warga.

Diketahui bahwa Ricky Ashary mengenal Fransisca sejak dua bulan belakangan. Kendati berapa kali berhubungan badan, namun keduanya tidak memiliki hubungan lebih seperti berpacaran.

Usai digelandang Satreskrim Polres Berau dari tempat pelariannya di Kalimantan Tengah (Kalteng), kepada polisi Ricky Ashary mengungkapkan semuanya, mulai dari kronologis hingga motif di balik tindak pembunuhan berencana itu.

Teranyar polisi menemukan sejumlah fakta baru setelah menerima hasil visum Fransisca dari Tim Forensik Polda Kaltim. Disebutkan bahwa Fransisca sebenarnya tidak mengandung. Seperti apa yang diakui korban kepada Ricky Ashary.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly ketika dikonfirmasi awak media pada Rabu sore (4/11/2020). Rido sapaan karibnya mengatakan, dari hasil visum dan autopsi secara kasat mata tidak ada ditemukan embrio di tubuh Fransisca.

“Kalau kelihatan fisik dan kasat mata, hasil pemeriksaan itu tidak ada embrio. Itu hasil dari autopsi ya. Nah tapi kami perlu memastikan lagi, untuk melakukan pengecekan lewat DNA,” ungkapnya.

Lanjut Rido menjelaskan, tim forensik selain melakukan pemeriksaan terkait penyebab kematian, memang tengah fokus mengungkap kehamilan yang diakui Fransisca kepada tersangka. Hal itu dilakukan, lantaran motif pembunuhan berawal dari pengakuan itu.

“Keterangan hamil itu dari tersangka atas penyampaian si korban, kalau dia sedang hamil sehingga dia mengancam mau melaporkan ke keluarganya tersangka. Itulah yang membuat tersangka gelap mata,” terangnya.

Atas dasar pemeriksaan sementara, melalui bukti visum dan autopsi, Fransisca diduga tidak hamil. Polisi masih harus kembali memecahkan teka-teki terkait motif di balik pengakuan Fransisca.

“Dengan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga tidak hamil, jadi belum tahu lagi motifnya. Tapi yang jelas itu keterangan dari tersangka hasil penyampaian korban,” katanya.

Rido mengatakan, setelah melalui proses cukup panjang, hasil visum dan autopsi sudah keluar dan kini menjadi barang bukti penyerta terhadap perkara tersangka.

“Terkait kendala, tidak ada. Selama ini lancar saja penyelidikan. Hanya saja memang berlangsung lama, karena kami menghadirkan tim forensik harus dari Polda Kaltim,” ucapnya.

Sementara itu, disinggung terkait keterangan baru dari tersangka, lanjut Rido, sejauh ini belum ada. Disebutnya bahwa tersangka telah memberikan keterangan mulai dari motif hingga kronologis seluruhnya.

“Tersangka mengatakan dengan jujur, bahwa memang dia telah menghabisi korban. Berawal dari janjian, kemudian bertemu dan pergi ke sebuah tempat karaoke, setelahnya mereka ada berhubungan. Kemudian lanjut lagi, tersangka membeli tali, kemudian ada berhubungan lagi, lalu korban dibunuh dan dibuang ke kolam buaya itu,” paparnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Berau#Hasil Visum dan Autopsi#Kasus Pembunuhan#Pembunuhan Wanita di Berau#Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe#Polisi Ungkap Fakta Baru#Polres BerauMayat di Kandang Buaya
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hormati Proses Hukum
HeadlinePeristiwa

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hormati Proses Hukum

By
Wili Wili
Menteri UMKM Maman Abdurrahman Klarifikasi Perjalanan Istri ke Eropa, Tegaskan Tak Pakai Uang Negara
HeadlinePeristiwa

Menteri UMKM Maman Abdurrahman Klarifikasi Perjalanan Istri ke Eropa, Tegaskan Tak Pakai Uang Negara

By
Wili Wili
Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik di Pegadaian, Simak Daftar Lengkap Hari Ini, 9 Desember 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik di Pegadaian, Simak Daftar Lengkap Hari Ini, 9 Desember 2025

By
Wili Wili
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia, Jakarta Waspada Sore Hari
PeristiwaTrending

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia, Jakarta Waspada Sore Hari

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?